Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
42. Lolos.


__ADS_3

Saya usahakan tetap Up, walaupun masih sibuk merevisi Novel sebelah. karena merevisi setiap Bab, memakan waktu panjang.


Yang Novel ini masih tetap Up, jagan lupa ya Like setiap membaca setiap Bab nya. kasih komen yang membangun supaya karyaku lebih bagus lagi.


Selamat membaca.


Di sinilah seorang Bunda menangis karena dia merasa gagal mendidik dan membesarkan putra semata wayangnya. karena dia hanya terfokus pada kesalahannya di masa lalu dan mengabaikan putra nya juga terluka dan sampai trauma kejadian di masa lalu, dan saat ini dia baru menyadari dialah yang salah.


"Langit!..... t" teriak Bunda melihat putranya tidur memeluk gadis sambil telanjang dada. Bundanya berteriak Langit masih belum bangun karena merasa nyaman memeluk si gadis yang tak lain gadis itu adalah si Bintang.


" Langit bangun apa yang kamu lakukan Nak Bunda tidak pernah mengajari kamu seperti ini Bunda kecewa ".Bunda mendekat menjewer telinganya baru Langit menggeliatkan badannya. betapa kagetnya Langit, melihat Bunda nya awalnya Langit kira hanya mimpi melihat amarah Bunda nya ternyata kamarnya sudah penuh dengan banyak orang. dan pengawalnya juga banyak yang lebam dan mereka menunduk melihat tatapan Bosnya.


" Bun Bunda kenapa kalian di sini Bun! " kaget dan teriak Langit melihat tatapan Bunda nya yang sembab seperti habis menangis marah dan kecewa. pasti Bunda mikirnya aneh aneh, pasti ini ulah papi yang memberi tahunya hufft.Semoga mereka tidak tau kalau gadis ini adalah Bintang.


Senja mau membuka bad cover langsung di halangi oleh Langit. dan menepis tangan Senja takut kalaumereka melihat yang tidur di pelukannya adalah Bintang.


" Jagan kurang ajar! , ini privasi abang, Senja!!..dan kamu jagan lancar...ng Senja!!...tetiak marah Langit pada Adik sepupunya.sontak membuat kaget semua orang, karena Lang, begitu sayang ke Senja dan ini dia sampai emosi membentak Senja.


" Langit kenapa kamu bentak Senja" tegur Bunda pada putranya.


" Maaf Bang" Senja sambil menangis karena baru ini di Bentak Abangnya yang selama ini menyayanginya dan tidak pernah marah padanya.


" Maafkan Abang Nja, Abang sepontan Dia masih tidur jagan di ganggu kata Lang datar.


" Bun!... Langit minta tolong ajak semuanya keluar...!


Setelah ini Langit susul di ruang tamu Bun, sambil tatapan memohon ke Bundanya. dan di anggukan oleh Bunda nya dan mungkin mereka butuh privasi, untuk berbenah.


Sedangkan Di dalam selimut Bintang sudah bangun sangat kaget ternyata ada keluarga Langit, Abangnya dan sahabatnya. Bintang sudah ketakutan setengah mati,untung Senja tidak jadi menyibak selimutnya tadi. kalau mereka tau pasti kecewa.

__ADS_1


Bintang membisiki langit, bahwa semua orang di suruh pergi dari kamar. kalau gadisnya tidak mau karena malu. dan dia takut kalau sampai ketahuan.


" Ternyata Gema dan Genta merasa curiga dan kepo terhadap gadis yang di dalam Selimut.


"Langit! siapa cewek ini , bukanya kamu alergi Cew ucap Gema sambil menunjuk gadis yang di dalam dekapan lagit.


" Bukan urusan kalian kalian pergi dari kamarku ucap Langit Sinis pada siapa saja.


..." Bun tolong" ucap Langit sekali lagi,...


memohon.


" Oke Bunda" tunggu di ruang keluarga walau setengah kecewa akhirnya Bundanya melangkah pergi dan di ikuti oleh semuanya Setelah Bunda pergi Lang berlari kepintu untuk menguncinya. lalu dia menghampiri Bintang di kasur.


"Bintang sudah aman mereka semua sudah keluar". kata Lang sambil dia mencari kaosnya untuk di pakai.


" Gimana ini Bang sekarang, pasti mereka mikirnya macam macam. apalagi Abang tidak pakai baju" wajah Bintang penuh ketakutan. apalagi dia mengintip dari selimut ada sahabatnya dan juga Bang Irfan, pasti sangat kecewa, padahal sebenarnya tidak melakukan apapun, tapi kalau mereka tidak tau mikirnya pasti sudah itu semalam karena melihat posisi mereka pasti mikirnya kesitu.


Lang akhirnya membisikan sesuatu Ke Bintang. Bintang menganguk setelah itu Lang menghubungi pengawalnya.


"Aku tinggal keluar ya Bintang menyelesaikan masalah di bawah ingat pesanku nurut sama pengawalku ya kalau sudah sampai hubungi aku akan mengulur waktu sebelum Bunda mengeledah setiap ruangan " kata Langit sambil mengelus kepala Bintang. Entah apa yang di pikirkan oleh Langit saat ini.


" iya Bang" jawab Bintang. sambil tersenyum ke Langit.


Setelah Langit pergi beberpa pengawal langit datang ke kamar Bintang. Entah apa yang mereka diskusikan, Bintang hanya mengangguk dan menurut saja yang mereka lakukan.


" Lama sekali kamu turunnya Lang, mana pacar kamu tidak di ajak turun tante mau tau siapa dia anak orang mana tinggal di mana? " kata Tante Mell. tatapanya penuh curiga dan terus menatap gerak gerik Langit.


" Bun ada apa? kenapa menerobos kesini? Bun tanya Langit, sambil mengulur waktu sampai rencana nya Lancar menyelamatkan Bintang. dari para biang kerok dan super kepo ini.

__ADS_1


" Dasar anak Nakal! Beraninya main wanita, kamu kira kamu lahir dari apa, Bunda juga wanita Lang! harusnya kamu menghargai wanita malah menidurinya sebelum halal " jengah Bunda yang penuh emosi Bunda mengumpat anaknya, sambil menangis karena kecewa.


" Maaf Bunda, kata Bunda aku di suruh belajar dekat dengan perempuan , ini aku mencoba dekat Bunda, Bunda malah menganggu acara, membawa pasukan segala Bun" ucap Lang.


" Kan tidak harus di ajak tidur dulu, bisa kenalan dulu Pdkt, terus di ajak kencan, main , di kenalkan keluarga, keponakan tante tersayang " omel Tante Rempongnya.


" Mana cewek kamu Lang kata Genta sambil mengoda Langit, dan juga penasaran.


" Kalian kepo" sambil memandang Genta dan Gema.


" Lang kenalkan ini Abangnya Bintang sambil tunjuk Bunda pada Irfan. Mereka berjabat tangan.


"Maaf Bun belum waktunya Bunda kenal dengan cewek Langit" kata Langit.


" Maksudnya apa sich Lang, tanya Bunda.


" Ini yang mau di jodohkan sama Bintang? kalau kelakuanya kayak gini ya saya harus memikirkan ulang untuk merestui " kata Bang Irfan dengan tatapan mata tajam ke Langit, dan laggit Gelagagapan oleh ucapan Bang Irfan.


" Dia sudah aku suruh pergi Bun, sudah tidak ada di kamar, dia sudah kembali ke jakarta Bun" jawab Lang. membuat semuanya murka betapa liciknya Lang, menggulur wktunya.


" Aneh kamu Lang kata Genta.yang semakin curiga pada Lang.


" Masih pendekatan aku gak mau kalian recoki karna dia pemalu, beda sama gadis lain. jawab Lang. berusaha tenang dengan tatapan membunuh mereka.


" Kalian cek di atas kamar Lang ya, setiap sudut ruangan pastikan gadis yang di tiduri Lang ketemu kata Bunda ke pengawalnya.


" Siap nyonya Besar" jawab pengawalnya.


" Silahkan saja Bun, dia sudah sampai jakarta Mungkin sekarang Bunda Minta bantuan papi saja Bun kata Lang. mengejek Bunda nya.

__ADS_1


" Aku kira Bintang yang kamu bawa Bro kata Genta keceplosan.


"Maksudnya apa? Bin Bintang Lang terlihat Gugup, tapi yang bisa merasakan Bunda, kalau Lang menyembunyikan sesuatu darinya.


__ADS_2