Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
43.Bandung


__ADS_3

Marhaban Ya Ramadan 1443 H. Seiring dengan datangnya bulan suci penuh ampunan ini, kita bisa lebih memperbanyak ibadah, mendapat kelancaran puasa, dan bisa berkumpul dengan keluarga.


Tetap jaga kesehatan di masa Covid-19. dan jaga jarak tidak lupa memakai masker.


Alangkah bahagianya menyambut bulan puasa Ramadan. Bulan yang penuh kemuliaan, keutamaan, dan berkah. Semoga Allah senantiasa membebaskan kita dari panasnya api neraka.Kami mengucapkanMohon Maaf lahir batin, semoga dengan hati yang bersih ibadah Ramadan kita diterima oleh Allah, diampunkan dari dosa yang lalu, dan mendapatkan limpahan rahmatNya, aamiin.


Kita lanjutkan membaca Novelnya.


SELAMAT MEMBACA.


Kembali ke Bandung.


Tepatnya di Rumah Baru Bintang, karena sudah kembali ke rumahnya sudah di antar oleh anak buah Langit.


Bintang sudah tidak habis fikir seandainya ketahuan kemarin bukan hanya malu tapi juga mengecewakan banyak orang. walau sebenarnya tidak terjadi apapun antara dia dan Langit, tapi melihat posisi mereka yang satu tempat tidur saling memeluk dan Langit bertelanjang dada pasti mereka memikirkan yang aneh aneh.


Beruntung Anak buah Langit, bergerak cepat membawa Bintang kabur dan mengembalikan lagi ke Bandung.


Hp Bintang yang baru di belikan Langit berbunyi sangat nyaring.


"Hallo ini siapa? "setelah 10x berbunyi baru Bintang berani mengangkat teleponnya.


" Love ..! ini Aku Langit. kenapa? aku telepon gak Di angkat angkat dari tadi "tanya Langit di ujung telepon kamu sudah sampai di jakarta kan tanya Langit menegaskan Jakarta berarti ada yang mendengarkan percakapan mereka. Bintang merubah suaranya lebih serak biar tidak ketahuan


" Iya Bie ini sudah sampai dan aku mau istirahat capek, Oh ya Bie semua gara-gara aku ya, jadi kamu kena marah sama bunda kamu, sampaikan maafku ya Bie aku tutup dulu" kata Bintang menutup teleponnya.


Huuft semoga tidak ada yang mengenali suaraku taadi kata Bintang.


Ya Allah aku terpaksa bohong, demi kebaikan semuanya, tapi siapa ya yang menculikku apa Linda atau siapa tega banget mereka, seandainya Bang Langit, tidak datang mungkin aku sudah kehilangan mahkota berhargaku".tangis Bintang...


Di tempat Lain.


"BaBagaimana bisa Lolos penjagaan ketat seperti ini " kata Bos yang menyuruh mereka.


" Maafkan kami Bos kita kalah banyak orang yang di bawa pria itu orang kuat kuat dan banyak sekali jadi kita kalah telak, penjelasan orang suruhannya.


" Oke kamu Awasi terus, dan cari tau dia di mana? sekarang kalau ada kesempatan langsung culik dia, pastikan kali ini tidak akan lolos, aku sudah menginginkannya kata Si Bosnya dan sahabatku juga menginginkan kehancurannya. " sambil tersenyum menghisap rokoknya.


" Siap Bos Kita akan menyebar untuk mencarinya dan kita pastikan akan menemukanya. sambil melangkah pergi ruangan si Bos.

__ADS_1


Aku harus menghubungi nya kalau Si Bintang lolos. pasti dia kesal kalau tak Bintang lolos.


Orang tua Arya yang tau kalau Bintang di culik sangat panik karena dia sudah mengangab Bintang adalah Putrinya Sendiri. apalagi pesan dari Almarhum Arya. untuk menjaga Bintang. Mereka menunggu kabar dari irfan dan Reno tentang keberadaan Bintang.


" Pi coba telepon Irfan lagi bagaimana Bintang sudah ketemu belum Pi, Mami hawatir pada Bintang Pi " meneteskan air matanya saking khawatir nya.


" Iya ini aku Hub mereka semoga dapat kabar baik Mi " jawab suaminya.


" Amin ya Pi " mereka berharap Bintang baik baik saja.


" Mami...! ini kata Irfan Bintang belum ketemu dan mereka sekarang kembali ke Bandung kata orang suruhan Irfan Bintang di bawa ke Bandung kita coba cek ke kosnya saja Mi ini alamatnya di kasih temannya Bintang kata Papi Arya.


" Ayo papi siap siap, semoga Bintang sudah kembali ya pih " mami sibuk dadan dan papi menunggu mami akn segera mendatangi rumah Bintang yang alamatnya di berikan oleh Irfan.


Setelah perjalanan hampir satu jam penuh akhirnya mereka sampai juga di tempat Bintang.


Mami bersyukur Bintang sekarang tidak kekurangan seperti yang mereka tuduhkan pada Bintang. Dia tidak akan Terima kalau sekarang ada yang menghina Bintang. sama halnya dengan menghinanya.


"Papi katanya Irfan rumahnya yang warna apa? papi tanya saja Pi, takut salah ketuk rumah orang " ucap Mami ya heran rumah kok warna WarniWarni " tanya Mami.


"Katanya yang warna unggu Mami " jawab Papi.



" Ayo Mi ketuk pintunya siapa tau Bintang sudah kembali kerumahnya.


Tok


Tok


Tok...


Belum juga Ada jawaban dari dalam.


" Atau Bintang belum pulang ya Papi


Kalau ada ndak mungkin belum di buka dari tadi Papi " kata Mami panik.


Setelah Mami papi telepon Irfan dan memutuskan untuk pergi, Pintu terbuka dan tampaklah Bintang yang memakai daster dan kelihatan bangun tidur. Mami Arya dan papi Arya langsung memeluk Bintang sangat Erat.

__ADS_1


" Ya Allah sayang, akhirnya kamu baik baik saja semua orang menghawatirjan kamu nak, ini kenapa kening dan tangan kamu penuh luka apa mereka mwnyiksa kamu, Papi cepat hubungi Irfan kalau Bintang sudah ketemu dan Bilang suruh mencari penjahatnya sampai ketemu, karena sudah menyakiti Bintang" cerocos mami sampai tidak ada titik koma.


" Sudah Mi ngomongnya , Bintang sampai tidak bisa berbicara karena ulah mami " sindir papi, Bintang membawa Mami papi Arya masuk kerumahnya.



"Bin kamu suka warna Unggu, dari depan semua unggu, sampai mami sakit mata ini silau " goda Mami.


" Iya Mi unggu dan Pink, lantai bawah ini dapur kamar Bintang juga unggu semua Mi, motor Bintang warna Unggu, mobil Bintang saja putih itu pemberian mas Arya, jadi Bintang tidak mau ganti" kata Bintang Sedih saat ingat Arya.


" Maafkan Mami sayang Buat kamu sedih lagi Ingat Arya, saat kamu Moveon sayang, kata Irfan kamu di jodohkan sama Langit ? apa benar tanya Mami mebuat Bintang tersedak uhuk uhuk..


" Hah, cepet banget bang Irfan infonya Mi, canda Bintang.


" Bintang bagai mana kamu bisa Bebas dari penculik itu nak? tanya Papi.


" Ceritanya panjang Pi, nanti saja sekalian nunggu semuanya biar tidak ada siaran ulang. Mami dan papi istirahat saja di ruang tamu, Bintang mau mandi sebentar" kata Bintang.




Bintang mengantar mereka istirahat dan Bintang ke kamarnya untuk mandi sebelum semuanya datang kerumahnya dan Bintang sudah pesan juga banyak makanan buat semuanya.


Hape Bintang berbunyi dan ternyata Langit yang telepon.


Bintang masih mandi, tidak mendengar kalau ada telepon karena dia sangat menikmati mandinya.


Setelah mandi baru Bintang mengangkatnya.


" Hallo ada Apa tanyan Bintang di telepon.


" Love kamu dari mana saja sich di telepon tidak di angkat angkat kata Langit setengah panik.


"Bersambung.


Maaf sebenarnya sudah dari Awal puasa mau di kirim, cuma karena saya lagi sakit jadi tidak sempat.


Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2