
"MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU
UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN, YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 Bab.
Nanti Daddy yang akan menghukum mereka,karena Dadd melihat mereka sepertinya sudah melakukan hal yang lebih " ucapan Dadd mebuat Semua melotot.
" Jagan seperti Cenayang Dad,Anakku tidak akan melakukan hal seperti itu, mungkin cuma ciuman, Jagan menuduh aku yang melahirkan Awan " Emosi Mom meledak anaknya di tuduh tidak terima.
" Nah itu mereka datang kita langsung tanya saja pada mereka" ucap Nana.
" Senja ikut Mom ke kamar Daddy urus anakmu, Jagan sampai Mom yang menghukum nya" Berteriak sambil membawa Senja ke kamar.
" Mom, Abang mohon ya, yang salah semua Awan, Senja tidak pernah tau, aku yang membawanya Kabur Mom, Tolong hukum Awan saja" Kalau urusan Samà Mom, percuma tapi tetap usaha.
" Percuma kalau sama Mom, sekarang Abang jelaskan, kenpa melakukan lebih dari rencana Awal, dan kalian tidur satu kamar " pertanyaan Angkasa Membuat Daddy melotot.
Awan mengaruk kepalanya yang tidak gatal, aduh bagaimana kalau Mom tau ulahku, mampus aku.
" Jawab atau Daddy, akan memberitahu Frans, kalau kamu yang mwnculik putrinya, kamu pasti tau kan jawabannya nanti pilih jujur atau bohong" ancam Daddy.
" Emm anu Daddy, Yang atas iya, gak sampai buka segel kok " Awan menjawab sembari mengaruk kepalanya.
" Sekarang kamu tinggal menunggu macan betina ngamuk kamu hadapi resikonya, berani berbuat berani menanggung akibatnya " nasehat Daddy.
" Iya Daddy, aku cuma takut, Senja di ambil orang, apalagi Surya mepet terus Dadd " Jawaban Awan, membuat semuanya tertawa.
" Kamu termakan omanganmu Bang" ejek Angkasa.
" Hais kamu dek Jagan jadi kompor buat Mom end Dad " Omel Angkasa.
" Sekarang Awan ikut Mom, Mom mau bicara dengan kalian berdua, Ayo Daddy iku Masuk kamar, kalian tunggu di sini, Jagan kepo " Ancam Mom.
" Kalau sudah seperti ini gawat, Abang di apakan ya sama Mom " Tebak Angkasa.
" Mungkin di nikahkan dadakan Kak " ucap Bintang.
__ADS_1
" Kalau itu bukan hukuman sayang, malah kesenangan abang Awan, aku takutnya mereka di pisahkan, kalau Mom sudah kejam haduuuh ampun dech" ucap Angkasa.
'' Idih Abang nakut nakuti Adek saja sich aku ngeri bang " Bintang dan sahabatnya.
" Aku kira Abang sam si Widi atau Embun, aku orang paling pertama menentang mereka " Jawab Bintang.
" Tapi bang, kasihan Senja kalau sampai Embun tau kalau Abang memilih Senja, Aku takut di celakai nanti, seperti adik dulu " Cerita Bintang.
" Senja akan tinggal di sini, yang keluar rumah sepertinya Abang, Tebakan kakak si dek " jawab Angkasa.
" Kapan kita dapat kesempatan bicara Sama Senja kalau begini " celetuk Niken.
" Sabar,tapi ini sudah satu jam lebih mereka belum juga keluar, kasihan Senja pasti ke takutan " Ujar Nana.
" Gak taulah, Lihat nanti saja " jawab Lena, supaya mereka tidak berfikir aneh-aneh.
Senja di izinkan keluar dengan mata sembab seperti habis menagis lama, Senja langsung di sambut sahabatnya saat keluar dari kamar sang Mom.
" Senja....! kamu kenapa? apa dimarahi sama Mom, ayo ikut aku kekamar saja ya, Jagan menagis lagi " Senja terus menagis.
" Ini minum dulu Senja supaya kamu lebih tenang" ucap Nana.
Tiba-tiba pintu di buka dengan keras dan Awan langsung memeluk Senja.
" Sayang Maafkan Aku, aku akan tangung jawab semua perbuatanku, aku akan menemui kedua orang tua mu, dan aku akan menjelaskan semuanya ya, Habis ini Om Frans datang, kamu di sini dulu ya" sambil memeluk Senja.
" Bang, kamu apakan sahabat Adik sampai Senja yang biasanya kuat menjadi lemah begini Bang" marah Bintang.
" Maafkan Abang dek, Abang tidak akan menyakiti Senja, Abang sangat mencintai Senja dari dulu cuma gengsi saja, dek " ucap Awan.
" Oke Bang kalau begitu perjuangkan Senja,kita bantu dengan doa ucap Bintang.
" Titip Senja ya, Sayang kamu Jagan menagis lagi ya, aku akan berjuang buat kita " hibur Awan pada Senja dan mendapat angukan dari Senja, membuat Awan sedikit Lega.
Setelah kepergian Awan mereka menenangkan Senja, supaya Jagan cemas.
Awan beserta Adik dan kedua orang tuanya menunggu kedatangan Keluarga Senja. Sambil membahas masalah Senja.
Sedangkan di rumah Embun uring-uringan tidak Terima Kalau Awan punya gadis Lain, dan dia akan mencari tau siapa sebenarnya calon Awan.
__ADS_1
" Sayang kamu kenapa kenapa berantakan kamar kamu, dan kamu kenapa Embun sayang " terikan Mell mengundang seisi rumah mereka.
" Ada apa Mom, adapalagi dengan Embun, kenapa dia membuat masalah lagi " teriak Frans.
" Ayo cepat Ma, AL menunggu kita kabar tentang Senja, atau nanti mama menyusul setelah Embun tenang ya " solusi terbaik untuk mereka karena sama sama anak mereka.
" Iya pa aku setuju, aku juga gak mau keduanya kecewa dengan kita " ucap Mell membiarkan Frans pergi duluan.
" Embun kamu kenapa nak, kenapa marah-marah seperti ini, kalau ada masalah di bicarakan baik-baik ya " ucap Mell.
" Aku gak mau, kehilangan Awan Ma, Awan milikku, akan aku singkirkan siapapun yang mwnghalagi keinginanku, aku tidak perduli " ucap Embun mwrancau berbicara ngawur.
Ya Allah apakah ini sifat, anakku, aku harus bagaimana ini, menghadapi nya batin Mell.
" Nyonya ada dokter Budi datang" teriak Artnya.
" Antar langsung kesini Bik, ini lagi nanagin Embun " jawab Mama Mell dari kamar Atas.
" Silahkan di periksa dokter " Dikter ini yang menangani kejiwaan Embun, karena mama Mell tidak mau menarug Embun di RSJ. asal Embu tidak menyakiti orang Mama masih mau merawatnya di rumah.
" Saran saya, seperti Awal nyonya sebaiknya di taruh di RSj, sangat berbahaya kalau dia sedang kambuh, atau rasa kebencian menguasai dirinya, dia bisa melakukan kejahatan " ucap Sang Dokter.
" Oke nanti saya bicarakan lagi dengan suami saya dokter " ucap mana Mell.
Setelah Dokter pergi, Embun di berikan injeksi obat penenag, supaya tidak menganggu. orang lain supaya tidak berisik " ucap Mell.
" Akhirnya bisa di tinggl pergi,Bibik mang karso Jagan di bukakan ya pintunya kalau minta di buka dan teriak, Jagan di buka sampai aku datang dapat mengamuk tanti ' ucap Mell.
Asalamualaikum ucap Frans.
" Waalaikum salam jawab AL da semua yang ada di ruang keluarga.
ENTAH APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA TENTANG EMBUN DAN APAKAH MEREKA BISA MEMBUJUK EMBUN KMBLI,
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏
-
__ADS_1