
...Selamat menjalankan sholat tarawih untuk melengkapi Ramadan dengan ketaatan kepada Allah SWT. untuk sahabat. Semoga mendapatkan limpahan berkah di bulan suci ini...
...yang bisa didapatkan bagi umat Muslim yang mengamalkan salat tarawih menjadi salah satu amalan baik yang dapat membuka pintu maaf dan pengampunan dari Allah...
...Selamat Membaca....
...Nana membawa kunci Cadangan rumah Bintang dan Langsung membuka Pintu rumah Bintang....
Beda dengan Senja dia fokus melihat Mobil yang terparkir dekat dengan mobil milik Bintang, seperti pernah melihat dan plat Mobilnya B, seperti ach gak mungkin masa orangnya di sini semalam masih teleponan tepis Senja dengan pikiranya yang aneh aneh.
" Ada apa Nja kok kamu Lihat mobil itu terus melamun dan geleng geleng kamu kenal pemiliknya? mungkin mobil orang sebelah numpang "
kata Nana. melihat Senja Aneh. dan seperti memikirkan sesuatu.
" Ayo masuk dulu nanti bicaranya di dalam " kata Niken karena dia sudah tidak kuat menahan Lapar perutnya.
Niken langsung memindahkan semua nasi padang beserta lauk pauk dan sayur ke mangkuk dan piring di dapur Bintang, Tapi berbeda dengan Senja dan Nana mereka memangil Bintang tapi tidak ada jawaban memutari rumah Bintang juga tidak ada.
" Apa Bintang pergi ya, Nana" kata Senja.
" Kita cari di kamarnya saja di atas kata Nana dan di iyakan sama Senja, panggil dulu si ratu makan itu.
" Niken....! " panggil mereka pada Niken, padahl baru 2 siap Niken makan susah si panggil pangil.
" Ada apa sich ini baru dia suap aku makan lapar tau ngak sih!. ujar Niken sambil cemberut.
" di kamar bawah Aku nemu sepatu Laki laki kata Niken tapi lupa tadi mau Bilang gara-gara kelaparan " cerita Niken.
" Ayo cari Bintang sepertinya ada yang tidak beres kata Nana.
" Na aku ingat mobil yang aku lihat tadi seperti Mobil Bang Lang kata Senja dan membuat Nana dan Niken kaget, mereka takut Bang Lang apa apain Bintang akibat penolakan Bintang.
" Ayo Buruan kita Naik ke kamar Bintang "kata Nana dan di ikuti Senja dan Niken.
Mereka berlari menaiki tangga dan Langsung masuk kamar Bintang.
Mereka bertiga berteriak Sangat kencang, karena melihat mereka Bintang dan Lang berpelukan dan Bang Lang telanjang dada entah apa yang terjadi dengan mereka semalam sampai jam segini belum bangun.
" Bintang.....! " teriak Nana dan Niken.
__ADS_1
Sedangkan Senja sibuk memfoto kelakuan Abangnya.
Mereka berdua bangun dan berapa terkejutnya Bintang dia tidur memeluk Langit yang telanjang dada, sedangkan dia hanya mengunakan baju tipis.
Apalagi Langit, sangat terkejut niatnya mau mengerjai Bintang malah ketangkap basah seperti ini. pasti sebentar lagi Bundanya marah datang dan menikahkan mereka gila ini. aku harus menghentikan Senja.
" Senja tolong Jagan kasih tau dulu Bunda ya, aku bisa jelaskan kasihan Bintang" gimana ini Langit kebingungan.
" Kita Tunggu di ruang tamu, aku Lapar kata Niken dan di ikuti Nana.
" Bang Buruan pakai Baju atau mandi besar dulu nyusul ke bawa dan juga kamu Bin buruan rapi rapi, kalian berdua mandi besar kata " Senja sambil membanting pintu kasar.
" Love Bisa aku jelaskan, Jagan nangis ya plis Langit mau menghapus air mata Bintang tetapi di tepis oleh Bintang, dan langsung berlari ke kamar mandi.
Setelah Bintang Mandi baru, Lang juga Mandi. Lang keluar hanya pakai handuk , membuat Bintang menelan Ludahnya. jantungnya Deg deg deg.
" Bang kenapa cuma pakai Handuk, mereka pasti semakin mikir yang aneh aneh- aneh marah Bintang sambil memberikan kaos yang ukuran jumbo buat Lang.
" Makasih nanti aku susul ke bawah. " kata Lang.
" Inget ya Bang aku belum siap menikah " ancam Bintang pada Lang dan Lang pasrah.
Apalagi melihat Rambut Bintang basah, dan dari atas Lang juga rambutnya basah.
Setelah Langit dan Bintang duduk, seperti terdakwa.
mereka juga ikut duduk sambil melihat Bintang dan Langit tanpa Berkedip.
" Siapa yang mau menjelaskan, apa yang kita Lihat tadi " tegas Nana pada sahabatnya.
" Tolong Jagan ada kebohongan lagi di antara kalian kata Senja. memandang penuh curiga pada mereka berdua.
" Abang yang akan jelaskan, kata Lang sambil meminta izin Bintang dan mendapat persetujuan dari Bintang.
Cerita Langit.
Semalam Abang datang ke sini kemlamam numpang tidur, maksa sich Bintang sudah nyuruh pergi tapi abang maksa Dek.
dan yang kalian Lihat tadi, Bintang tidak tau kalau abang tidur masuk selimutnya niat abang mau mengerjain Bintang, biar ketahuan dan dia mau menikah sama abang malah kalian duluan yang datang sebelum Bintang bangun, jadi gatot. rencana abang cerita Langit, jadi tidak terjadi apa apa, malah Bintang meluk abang, abang nyaman malah ikut tidur kata Langit.
__ADS_1
Mereka menatap mata Langit seperti tidak ada kebohongan.
"Benar kok, sebenarnya dia tidur di kamar tamu, malah ngelunjak tidur di atas" kata Bintang sewot
" Maaf sekarang aku tanya kenapa kamu nolak Lamaran Bunda kata Lang, menatap Mata Bintang dan Bintang gugup.
" Karena yang melamar bukan Bang Langit sendiri " celetuk Niken sambil mengunyah Makanan.
" Serius seperti itu Love, kenapa Bunda dan Senja tidak Bilang, oke aku suruh semua persiapkan melamar kamu senang Langit. muka Bintang sudah seperti kepiting rebus.
" Yang Bilang Niken Bukan aku, aku mau ke kafe Bintang berlari ke kamarnya menahan debaran hatinya dan malu banget kalau ketahuan isi hatinya pada Langit.
"Bin belum di jawab tadi seru Langit" tapi tidak di hiraukan oleh Bintang.
😂😂😂Hahahaha mereka bertiga menertawakan Langit.
" Kalian bukanya Bantu abang malah menertawakan kata Langit. Bete
Senja membisiki Abangnya dan di iyakan oleh abangnya.
Bagaimana Abang setuju kalau iya berikan kartu abang kita yang atur.
Sama Bintang abang kurang romantis kata Niken. Langit menyerah kan 1 kartunya untuk Adik tersayangnya yang suka menghabiskan uangnya.
"Terus aku Harus bagaimana? tanya" Langit.
"Abang temui Bunda kalau Abang tidak menyerah di tolak akan berjuang kata Senja dan di setujui ke 2 temannya.
" Abis ini kalau Bintang turun Abang bilang kalau mau Balik jakarta, kita lihat reaksi Bintang. kata Nana.
Bintang turun siap berangkat kerja.
" Bintang, Abang mau pamit balik Jakarta, maaf ya kejadian tadi malam, Senja juga sudah janji tidak menyebar foto kita, kamu berangkatnya hati hati ya. kata Langit membuat Bintang diam gundah, kenapa kamu nyerah Bang tidak berjuang, Bintang berkaca kaca tapi mengalihkan pandangannya, tapi ketangkap ketiga sahabatnya.
" Oke hati hati ya Bang " Bintang berlari ke mobilnya dan menangis sejadi-jadinya. nyesek dan menyesal sudah menolak Langit dan Bunda.
Yang masih mau Lanjut cerita Bintang. bantu Boom Like, vote komentarnya supaya Authornya lebih semangat buat menulis.
Terimakasih.
__ADS_1