Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
32. Senyum Sinis.


__ADS_3

Selamat Pagi Pembaca setia karyaku.


Kita Mulai membaca


" Kalian saling kenal ya " Tanya Senja penuh tanda tanya ke mereka Berdua.


" Tidak" jawab keduanya saling membuang muka.


" Duch kompak banget sich!.mungkin kalian berjodoh" ceplos Senja sambil menutup mulutnya dengan tangan takut di sentil Abangnya.


" Aku tidak kenal Senja, dengan gadis ceroboh macam Dia!.. sambil menunjuk Bintang di depannya, dengan muka datarnya.


Bos membuka nya sendiri di depan Non Senja,lupa atau gimana dengan jiwa kepo Non senja.


gadis ceroboh seolah tau kebiasaan Bintang wkwkw rasanya mau guling guling aku, tunggu habis ini kamu bos, pasti nyonya besar langsung datang ke sini, untuk menemui calon menantunya sambil tertawa dalam hatinya.


Diam kamu Jagan menertawakan aku, atau potong gaji kamu bukan depan, ucap Lang pada sang Asisten.


" Kapan aku menertawakan mu Bos jawab Sang Asisten berusaha mengelak.


" Ayo Bintang katanya mau ketemu Paman kamu cepat masuk , selama ada Abang aku di sini, tidak ada yang bisa melarangnya, teriak dengan suara keras Senja supaya di dengar oleh Bibi dan sepupunya Bintang.


" Iya senja terimakasih" Bintang berucap sambil berdiri dari duduknya mau menuju ke arah kamar mau tidak mau harus melewati Lang, dan saat Bintang lewat Lang memikirkan sesuatu ke telinga Bintang dan membuat Bintang melotot, tapi demi Pamannya dia membiarkannya.


'Nana! " Niken menolel lengan Nana dan membisikan " Sepertinya mereka saling mengenal aku melihat Lang tadi membisikan sesuatu ke Bintang dan sampai Bintang melotot tau gak Aku curiga kata Niken.


" Yang penting sekarang Bintang Bisa masuk dulu Nik, masalah mereka urusan nanti saja, kata Nana.


" Iya benar kamu". terus mengikuti langkah Senja dan Bintang di ikuti pengawalnya dan tak lupa juga pak Joko.


Sampai di pintu Bintang malah berhenti, ada rasa takut yang mendalam, dia takut akan kehilangan Pamannya, seperti ke dua orang tuanya.


" Kenapa berhenti ckck malah menangis, dasar cewek semuanya menyusahkan" geram Lang yang melihat Bintang menangis.


" Ayu Beb kenapa berhenti Pamanmu pasti baik baik saja, melihat kedatangan mu.kata Nana menyemangati Bintang yang sedang ragu masuk.


" Tadi nangis bagus minta tolong supaya bisa masuk ini malah tidak mau masuk, menangis lagi, membuang waktuku saja seru Lang langsung di pelototi Senja sepupunya.


" Sejak Kapan Kak Lang cerewet seperti ini kak Dav, tanya Senja pada Sang Asisten, membuat Lang langsung bungkam, menahan geram, karena ulah sepupunya.

__ADS_1


" Sejak hari ini Nona, ketemu Nona ceroboh jawab Dav. takut takut melihat Bosnya seperti mau menerimanya hidup hidup.


" Ayo Bin kita masuk saja, kita semua menemani kamu, kamu tidak sendirian ucap Niken sambil mengandeng tangan Bintang.


Pecah air mata Bintang saat melihat Paman yang dia sayangi pengganti ke dua orang tuanya, dalam keadaan koma. Tumpah air mata Bintang.


dan juga mereka yang ada di ruangan itu.


"Paman cepat bangun, ini Bintang sudah ada di sini, Jagan tinggalkan Bintang, seperti Papa dan mama, Bintang sudah tidak punya siapapun keluarga Bintang selain Paman, Bangun ya Paman sambil menangis memegang terus tangan Pamannya.


" Maafkan Bintang yang membuat Paman banyak pikiran karena terus memikirkan Bintang, ucap Bintang. sambil terus berbicara panjang lebar pada pamannya dia yakin pamannya bisa mendengarnya.


" Maaf Nona waktu berkunjung habis pasien harus istirahat'. kata sang dokter yang akhir nya di setujui oleh Bintang.


"Ayo Bin kita ke hotel saja tadi aku menginap di hotel yang dekat dengan RS ini kok, jadi besok bisa berkunjung lagi, rayu Niken pada Bintang.


" Kenapa kalian tidur di hotel, menginap saja di rumah aku, rumah aku tidak jauh dari sini kok, ucap Senja.


"Besok saja kita main ketempat mu Senja jawab Nana yang di angguk I oleh Niken dan Bintang.


" Terimakasih Om Lang jawab Bintang sambil berlalu, dan reaksi Lang hanya diam mematung.


"Ayo Bang kenapa berhenti, Sudahlah mungkin itu panggilan sayang dari Bintang goda Senja, kepada kakak sepupunya.


" Bicara apa kamu ini" sambil meninggalkan Senja menuju mobil, menghantar Senja langsung lanjut ke pertemuan.


"Cepat masuk aku ada meeting " muka datarnya datang lagi.


" Tadi saja cerewet, kumat datang lagi datarnya gerutu Senja, dan di senyum oleh Sang Asisten.


sampai di rumah


Senja berlari menghampiri Mamanya yang tidak tau kalau anaknya pulang tidak memberitahunya.


" Lah Ada Tante di sini, kapan datang tante, Senja kangen banget sama tante. sambil melepas kangen dengan tantenya.


" Apalagi tante, kemarin tante ke Kota B tapi tidak tau kamu tinggal Dimana? sambil meluk dan menciumi keponakan tersayangnya.


" Bau acem ini anak mama belum mandi ya ceplos mamanya, yang membuat Senja Cemberut.

__ADS_1


Di hotel


Setelah mandi Mereka kelelahan dan terlelap. tanpa mereka makan dulu.


Keesokan Hari Bintang bangun terlebih dahulu mandi dan bersih bersih.


" Ayo bangun kita sarapan" kata Bintang membangunkan kedua sahabatnya, yang masih terlelap, padahal jam sudah menunjukan jam 7 pagi.


" Masih ngantuk Beb, jawab Nana. sambil menggosok matanya yang masih mengantuk.


" Ayo bangun Niken setelah ini Senja menjemput kita katanya, mau di ajak jalan, boleh besok ya sore kata Bintang. sambil menarik selimut Niken.


" Iya Bin. hooooam kata Niken menguap. masih merasa ngantuk.


Setelah mereka mandi dan sarapan langsung menuju Lobby karena di jemput Senja. Sedangkan pengawal mereka membawa Mobil sendiri mengikuti dari belakang mereka mau ke Mall MKG mereka berusaha menghibur Bintang. sedangkan pak Joko ke RS menemani Bibi siapa tau membutuhkannya Supaya tidak larut dalam kesedihan dan juga sembari menunggu jam besuk di RS.


Mereka semua membelikan yang Bintang sukai, Apalagi Senja sangat bahagia mempunyai teman baru seperti Senja yang apa adanya.


Setelah capek berbelanja dan Nonton.


Mereka Makan di salah satu Resto yanga da di Mall itu juga.


May Itu seperti Senja ya, sama teman temanya Aku kita hampiri kata Mommy nya Senja.


" Kamu ke sana dulu ya, Aku toilet dulu. sambil menuju Toilet.


"Senja Sayang sapa Mommy nya Senja. Sambil menghampiri Senja.


"Mommy.... ".Kenalkan Teman Senja, ini Nana Niken dan yang Cantik ini Namanya Bintang, kata Senja sambil tersenyum.


" Bintang... kamu mirip dengan teman Mommy waktu muda, sangat mirip, sambil terus melihat Bintang.


" Salam kenal tante, sudah dua orang yang bilang kalau saya mirip dengan temannya. kata Bintang.


" Wajah kamu pasaran berarti Bin ucap Niken sambil Noel Pipi Bintang.


Dari jauh tampak Tante nya Senja berjalan kearah meja mereka dan betapa terkejutnya gadis yang di peluk keponakan adalah gadis yang di carinya. di kota B. ternyata tidak ketemu karena dia di sini


" Nak Sekar... wanita Itu memangil nama Bintang. dan langsung menghampiri Bintang dan memeluknya.

__ADS_1


Sudah dulu ya, nanti di sambung lagi.


__ADS_2