Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
188.Kebahagian Langit Dan Bintang.


__ADS_3

Sayang aku merindukanmu aku ingin meminta hak ku yank" sudah tidak tahan ucap Langit berbisik di telinga Bintang.


" Mas kamu gak jijik aku bekas orang loh mas " jawab Bintang.


" Aku akan menghilangkan semua bekas orang itu ya sayang " Ucapan Langit membuat Bintang senang dan bahagia.


Bintang mengangukan kepalanya, yang artinya setuju.


"Jagan menyesal ya Mas, nanti kamu menyesal "


" Tidak akan sayang aku cinta sama kamu tulus, kalau tidak percaya belahlah dadaku pasti hanya ada namamu seorang " ucap Langit mengoda Bintang dan alhasil Bintang tertawa lagi, Langit sangat bahagia.


"Sayang Ilove you ❤ " Bisikan Langit membuat Bintang panas Dingin dan bahagia sekali.


" Makasih mas Lang, masih mau menerima aku apa adanya dan Mau mencintai ku tulus, tidak perlu di belah aku sudah percaya Ilove you To love❤ jawaban Bintang membuat Langit melanjutkan Aksinya " Membuka satu persatu baju Bintang.


Bintang yang sudah Terlentang dan bagian atas sudah terbuka sempurna, Langit merangkak naik di atasnya. Nafas mereka memburu. karena ulah Langit.


Langit melawan bibir Bintang dengan sangat rakus dan berlanjut ke leher jenjang Bintang dan meninggalkan banyak kecupan di sana.


Setelah puas dia berganti. Du tempat yang dia inginkan.


Langit langsung menyesap salah satu dua buah yang mengodanya, Awan terus menyesap bergantian seolah dia sedang kehausan. Sedangkan Bintang hanya bisa mendes@h menikmati kenakalan Lapngit . Mendengar suara des@han Bintang. membuat tangan Langit semakin nakal menjelajahi tubuh mulus Senja. Tangan Awan terus bergerilya , Setelah tidak sabar Awan melepas semua baju miliknya tanpa tersisa di tubuhnya.


Tangan Awan menyentuh sesuatu yang sangat lembut di balik pakaian bawah Bintang membuat Bintang mengerang Nikmat. Akibat tangan Langit. Bintang mengerang penuh kenikmatan


" Auuuh amm" Bintang merasakan tangan Langit terus bergerak di daerah intinya dan dengan Nakal. Tanpa menunggu lama Langit langsung menarik semua yang melekat di tubuh bawah Bintang. karena Langit sudah di bakar gairah yang membara.


Dia membuka kedua kaki Bintang, menengelamkan kepalanya di sela kedua kaki Bintang.


Langit menciumi dan menyes@pnya membuat Bintang tidak tahan lagi Bintang semakin mengila karena his@pan Langit pada intinya.


Mendegar suara Bintang, Langit semakin bersemangat menyesapnya. membuat Bintang. Semakin mengila dan menarik turunkan badanya seperti tidak kuat menahan sesuatu.

__ADS_1


" Aach Mas....! "Suara parau Bintang, Melihat Bintang yang sudah mendapatkan pelep@sannya dan basah.


Langit Segera berdiri dan melepas kan segitiga pengamanya yang melekat di badannya, dia juga sudah tidak tahan dengan tubuh p*l*s sang istri yang terus mengoda.


Langit langsung menindih dan tangannya memberikan sentuhan ke Senja supaya tetap ON dan dia bertanya.


" Sayang apakah kamu sudah siap kalau Mad melakukanya " Tanya Langit pada istrinya dengan tidak sabar.


" Iya...! " Jawab Bintang Pelan dan nafas memburu karena masih terbakar gairah Membuat Langit semakin mengila dan sangat bahagia.


" Tenanglah Mas akan pelan-pelan karena ini pertama buat kamu kan sayang" ucapan Langit membuat Bintang kaget dan ingin bertanya tapi nafasnya sudah tidak bisa di atur.


Langit memposisikan tubuhnya supaya tidak menyakiti Bintang.


Langit mencium Bibir Bintang dan ********** supaya tidak tegang.


Bintang begitu tegang saat ada yang mencoba masuk di area intinya sesuatu yang bergerak terus masuk ke area intinya. yang Awalnya susah mencari sarangnya karena ternyata Bintang masih Virgin,Saat benda itu berhasil masuk setelah susah tidak bisa masuk akhirnya.


" Arrggghtt " Seketika Senja berteriak menjerit dan tanpa sadar mencakar punggung Awan akibat tidak kuat menahan rasa sakit yang sangat dahsyat.


Langit sebenarnya tidak tega melihat Bintang menagis dan pasrah, Langit berusaha tidak perduli melihat Bintang menangis dan kesakitan tapi, dia tidak bisa menahan karena juga, tadi susah masuk penuh perjuangan setelah masuk tidak mungkin di cabut.


" Sayang tahan ya, Mas akan pelan- pelan ya " Langit membersihkan Lelehan Air mata Bintang dan dia sengaja memberikan Jeda, supaya Bintang tidak tegang dan lebih nyaman.


Setelah melihat Bintang nyaman, Awan melanjutkan aksinya dengan pelan-pelan.


Akhirnya terdengar Suara lekuhan Bintang,Membuat Langit tersenyum.


" Maafkan aku sayang, aku tidak bisa berhenti " Ucap Langit pada Bintang.


" Lakukan lah Mas lagian aku sudah tidak perawan lagi " Ucapan Bintang membuat Langit tersenyum.


" Aku mencintaimu Langit " Ucap Bintang.

__ADS_1


" Aku lebih mencintai mu Bintang " Ucap Langit sedikit kencang gerakannya.


Langit mencium Bintang kembali, lalu menghujam kembali sembari ngengoyangkan pingulnya. dengat sangat kencang.


Membuat Bintang hanya merem melek.


Bintang yang merasakan hujaman senjata Langit yang terus keluar masuk tanpa henti yang semakin lama semakin kencang membuat Bintang meringis, tapi tidak di pungkiri selain sakit perih, Bintang juga merasakan kenikmatan tiada tara, dia hanya bisa mendesah merasakan Senjata Langit yang terus keluar masuk.


Sedangakan Langit semakin bernafsu dan terus menghujam di area inti Bintang.


" Acch Mas " rintihan Bintang


" Yach Sayang kamu sangat nikmat yang, Mas akan lebih kencang sayang " Bintang hanya mengangukan kepalanya.


Lamgit semakin kencang mempmpa Bintang.


Mereka sudah mencapai puncak Bintang dan Langit Mengerang bersama.


" Arrrgghhh " teriak mereka berdua. Medapatkan pelepasan dan kenikmatan tiada tara, pengalaman pertama Bintang.


Nafas keduanya memburu dan Langit ambruk dia atas Bintang, dan setelah itu Langit mencium Bintang dengan sangat lembut.


" Ternyata aku yang pertama sayang, seandainya tidak pun aku tetap mencintai kamu " bisikan Langit membuat Bintang senang, karena kekelahan Bintang langsung tertidur.


Sedangkan Langit bangun untuk membersihkan diri dan dia rencana mau menemui Diki, untuk memberi tahu apa yang sudah terjadi supaya Diki tidak merasa sangat bersalah, dan Langit juga tau, ternyata semua adalah jebakan Putra petir, karena dia masih sakit hari orang tuanya di buat lumpuh dan Buta, dan tidak bisa di obati.


" Mas aku mencintaimu maafkan aku kalau aku menyakitimu " Bintang ? Mengigau dalam mimpinya, masih teringat kejadian itu.


" Sayang kembali tidur, semua baik-baik saja ya sayang " ucap Langit, dia tidak jadi keluar, Langsung memeluk Bintang, dia sangat bahagia, karena dia sudah menyatu dengan Bintang.


" I love u sayang " Ucap Langit yang ikut terbang ke mimpi juga.


KALAU KALIAN MASIH BELUM VOTE SEGERA VOTE YA, HANYA BANTUAN KALIAN SEMUA YANG MEMBUAT AKU SELALU SEMANGAT MENULIS, WALAU RATING STATISTIK AKU TURUN TERUS TIDAK MEMBUAT AKU BERHENTI MENULIS KARENA NIAT AWAL HANYA MENYALURKAN HOBI MASALAH UANG TERGANTUNG REJEKI.

__ADS_1


BAntu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak. 🙏💕


__ADS_2