Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
83.Penguntit.


__ADS_3

Maaf ya hari ini sibuk sekali di dunia nyata Hari ini satu Bab saja ya, InsyaAllah besok balik 2 Bab Lagi.


Kalau sudah urusan anak dll, gak sempat pegang HP dan sosmed.


Beginilah Ibu ibu tugasnya tiada akhir ada saja di rumah yang di kerjakan yang tak terlihat dari bangun tidur sampai mau tidur ada saja yang di kerjakan.


Maaf ya sedikit curhat.....


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Kalau Author senang nya sich kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tingalkan jejak setiap Bab.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Lanjut membaca


Masih di RS tempat di mana Andra di rawat dan masih keadaan koma.


Semua dokter berlari ke kamar Andra, mengundang perhatian Linda dan orang tua mereka mami Andra dan Linda melihat Bintang Sinis banget dan terlihat sangat membenci Bintang.


Bintang sangat merasa bersalah kalau sampai Andra tidak selamat dari maut, karen dia seperti ini karena menyelamatkannya.


Ya Allah tolong selamatkan Andra, istrinya sedang mengandung, aku tidak mau merasa bersalah untuk kedua kalinya ya Allah, aku harus bagaimana? kenapa semua menimpaku, kenapa banyak yang membenciku, bayak orang yang mengginkan kematianku ya Allah batin Bintang menjerit.


" Bintang.... "


" Bintang sayang... Bintang...." Mom mengguncang bahu Bintang, baru tersadar dari lamunannya.


" Eeeh iyaa Mom ada apa? " kaget Bintang gelagapan menjawab pangilan Mommy nya.


" Kamu kenapa? sayang, kamu memikirkan dia, kamu tenang ya semua akan baik baik saja " Hibur Momnya yang menatap ruangan Andra.


" Kenapa? lama sekali ya Mom, aku sungguh takut Mom, aku takut Andra kenapa napa napa " ucap Bintang, membuat orang yang di belakangnya mengeram dan ingin marah tapi di tahan.


Jadi Andra mantannya yang menyelamatkan Bintang, kenapa? Bintang tidak Bilang sama aku, Bintang tampak sangat khawatir, apakah masih ada ras cinta Bintang sama Andra Batin Lagit bergejolak mendegar setiap kata yang di ucapkan oleh Bintang tetapi dia tidak akan mengulang kejadian dimana rasa cemburu butanya menguasainya lagi.


Lagit yang tiba-tiba muncul mengaetkan semuanya apalagi Bintang.


Aduh apakah Bang Langit mendengar perkataan nya atau tidak! batin Bintang.

__ADS_1


" Maaf Bintang aku nyusul kemari kebetulan ada pertemuan di dekat RS jadi sekalian Mampir ketemu kamu dan menemani kamu " pura-pura tidak tau, dia ingin Bintang yang cerita sendiri tidak mau gara-gara cemburunya dia akan kehilangan Bintang untuk ke2 kalinya.


" Sayang nak kamu kapan datang " tanya Bunda, Bunda merasa gelisah kalau anaknya tau pria yang di dalam yang di cemaskan oleh mereka.


" Baru Bun kagen sama Bintang dari kemarin belum sempat berduaan, boleh pinjam Bintang kan Mom mau Langit ajak makan siang di suatu tempat yang sudah Langit pesan " Tetapi yang di ajak Bingung di antara mau pergi sama tunangannya atau menunggu kabar Andra.


" Sayang Ayo kita pergi " kata Langit, sambil menggenggam tangan Bintang.


" Langit kan ini masih pagi makan siangnya kan masih nanti " kata Bunda, Dia tau menantunya sedang Bingung dengan keadaan sekarang.


Sebaiknya aku pergi saja dari pada nanti bang Langit tau malah salah paham lagi.


" Ayo bang mau ajak aku kemana sich bilang aja mau kencan "manja Bintang menutupi kegelisahanya.


" Mom Bun dan semuanya aku pergi dulu ya, nanti kabari aku ya " kode Bintang pada semuanya.


" Iya sayang lepas kangennya biar gak galau terus itu Langit " Goda Bunda pada putranya yang lagi sensian.


" Bunda terusin aja sich "kata Langit malu.Langit dan Bintang pamitan dan mencium tangan Bunda dan Momnya.


Kepergian mereka berdua membuat sepasang mata meradang penuh amarah dan kebencian.


" Iich Abang gak ya bikin malu aja bisa jalan sendiri Abang aja yang jalannya kecepatan " jawab Bintang mereka berjalan beriringan menuju mobil Langit yang terparkir di depan RS. Langit langsung membukakan Pintu mobil dan memasangkan sabuk pengaman buat Bintang.


" Membuat orang yang membuntuti mereka berdua semakin geram.


" Makasih Bang " Tersenyum manis pada Langit, setelah itu mereka menuju tempat yang Langit inginkan.


" Bang jauh banget sich tempatnya " komentar Bintang karena dari tadi suasana mobil hening.


" Iya agak jauh sayang cari tempat yang nyaman buat melepas kangen sama kamu hampir 3 bulan kamu ninggalin aku yank " kata kata Langit membuat Bintang tersindir.


" Mangkanya Abang itu Jagan bikin hati aku luka , sembuhnya lama " Jawab Bintang sambil melihat keluar mobil.


" Yang kok lihat keluar terus sich kamu gak kangen sama aku " Tanya Langit sepertinya Bintang tidak baik baik saja.


" Abis pemandangan bagus Bang ijo ijo " Bintang mengalihkan pembicaraan.


" Nah sampai yank " Langit turun dari mobil langsung menuju pintu Bintang dan membukakan pintu buat Bintang.

__ADS_1


" Waah bagus banget tempatnya adem dan pemandangan bagus banget " Bintang lupa dengan kegelisahan memikirkan Andra di RS.


Bintang meminta Langit memfotonya dan membuat story di sosmed nya.


Setelah itu mereka makan kesukaan Bintang dan kesukaan Langit.


" Suka tempat nya yank hemm, ayo tadi belum foto berdua minta Langit pada Bintang. Hah serius bukanya Dia paling anti foto kata Senja.


" Serius Bang...! sejak kapan punya sosmed Bang " pertanyaan Bintang penuh selidik.


" Sejak Bucin sama kamu yank! apalagi kalau kamu foto seksi rasanya abang pingin karungin kamu bawa secepatnya ke KUA " ucapan Langit membuat Bintang terbelalak sejak kapan Bang Langit pintar mengobal dan Lebay.


" Sejak kapan Abang pintar mengombal dan pintar merayu " Tatapan Bintang penuh curiga pada kekasihnya itu.


" Sejak kamu kabur dari Abang yang datar dan tidak peka yank " Jawaban Langit membuat Bintang tertawa terbahak-bahak.


" Jahat banget sich Abang di ketawain " Langit mecubit pipi Bintang dan meciumnya, membuat Bintang Shok melihat 180° perubahan Langit.


" Abang main cium saja anak orang iish belum halal Bang" Bintang cemberut karena Langit nekat banget sekarang.


" Ayo kapan Abang halallin yank " jawab Langit dengan wajah bahagia.


" Bilang dong sama Daddy end Mom kalau mau halallin aku Bang " Goda Bintang pada Langit, dan Langit menggapi serius.


" Oke besok Abang lamar kamu ya sayang tunggu Abang kasih waktu sehari " jawab Langit sangat bahagia.


Bintang gelagapan niat mengoda Langit malah terjebak dengan ucpanya sendiri.aduh gimana ini aku melum siap menikah batin Bintang.


Tetapi tidak mungkin aku menolak Bang Langit aku tidak mau mengecewakanya seperti Mas Arya.


Tiba tiba HP Bintang bergetar dan dibuka ternyata WA dari para sahabatnya.


Banyak banget Bintang mendapatkan WA dari para sahabatnya...


Apa ya isi dari WA para sahabat Bintang??????......


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕

__ADS_1


__ADS_2