
Alhamdulillah hari ini bisa Tiga Episode buat pembaca setia.
Batu Author ya supaya semakin semangat.
Semoga dengan cerita baru kalian lebih suka cuma itu yang ingin aku sampaikan Terimakasih 🙏💕.
BANTU DUKUNGAN YA SUPAYA DAPAT PERFORMA BAGUS YA.
LEWAT.
VOTE
LIKE
FAVORITE
KOMENTAR.
SELAMAT MEMBACA
Aku sebenarnya marah sama kamu, Om aku sampai jijik lihat tubuh aku, aku benar-benar menjadi perempuan kotor sekarang, tapi di sisi lain aku tidak mungkin membiarkan kamu terluka, dan setelah tau semua adalah jebakan tapi aku yakin keluarga ku tidak akan percaya apalagi saat kamu menciumi tubuhku, mereka mendapatkan video dan fotonya.
Apakah Mas Lang masih mau sama aku atau tidak, aku pasrah sekarang,aku sudah kotor dan hina, aku tidak bisa menjaganya buat kamu Mas, maafkan aku, ucpan Lirih Bintang masih terdengar Diki.
" Kamu tau Om, aku rasanya ingin menenggelamkan tubuh aku yang penuh noda, kd laut lepas, supaya menjadi santapan ikan, silupaya dosaku berkurang, apalagi saat nanti suamiku menatap aku hina, aku sudah tidak tau lagi " Ucapan Bintang membuat Diki sangat hancur.
" Apa yang bisa aku lakukan untuk semuanya princes, aku harus apa, akan kau lakukan, aku siap " jawab Diki.
" Semua sudah terlambat Om, semua sudah kejadian,kejadian ini sangat membekas di batin aku Om, sakit sekali, kamu orang yang aku percaya
Bintang mengikuti asisten Diki, sedangkan Diki hanya mengekor mereka berdua, entah apa yang dia pikirkan sekarang rasa bersalah yang mendalam. Membuat Diki malu di depan Bintang.
Om kenapa jalannya seperti siput, cepat dong aku ingin bertemu degan dia yang sudah membuat Om, berlaku bejat padaku " Omel Bintang pada Diki, sedangkan Diki, hanya menarik nafas panjang.
Setelah berjalan melewati taman Bunga dan kolam mereka sampai juga di pintu Rahasia, tempat Diki menyekap dan menyiksa tawanan mereka, mereka menuju ruang paling ujung di mana penghianat itu berada dan banyak suara teriakan rintihan dari mereka yang menjalankan hukuman mereka.
__ADS_1
" bagaimana sudah mau mengaku atau masih bungkam mereka " Tanya ALdo pada anak buahnya.
" Masih saya paksa Tuan, dan ini saya temukan di sakunya racun, mungkin kalau dia akan tertangkap akan dia minum, tapi keduluan saya ambil, " ceritanya Aldo.
" Jadi orang itu masih hidup tidak mau mengaku biarkan aku masuk kedalam aku yang akan bertanya padanya " ucap Bintang, Aldo melihat Tuannya dan ternyata Diki menggeleng.
" Kenapa aku tidak boleh masuk HaH!, atau kamu takut aku akan gagal " ucapan Bintang membuat Diki kaget tidak biasa nya Bintang kasar.
" Cepat...!. BUKA PINTUNYA!! " teriak Bintang pada penjaga.
" Bukalah, kalau itu kemauan Princess, kalian tetaplah berjaga-jaga ya, ucap Diki.
" Siap Tuan " Jawab semua penjaga.
" Ooh jadi kamu orangnya, yang kemarin memberikan aku minuman, baik sekali kamu ya, eemm ngomong kamu mau bebas dari sini, akan aku bantu, tapi dengan satu syarat menjadi budak ku kamu mau, aku akan balas dendam pada pria bajingan itu yang sudah menodai ku, dan kamu menjadi kambing hitamnya.
Kita tidak bisa keluar kalau kita tidak ada yang membantu, apakah kamu ada saran" bisik Bintang pada pria itu.
" Oh lupa kamu sedang di bekap, tapi nanti kamu Jagan bersuara, pelan saja banyak penjaga, di luar sana " ucap Bintang Lirih.
" Aku tidak bisa membantu Nona, kamu lihatlah aku di rantai dan di pasung seperti ini " ucap orang di depan Bintang.
" Sayang sekali, padahal kita bisa pergi bersama karena,mereka sedang keluar hanya tinggal pengawalnya saja, dan aku sudah mengalihkan mereka semua " ucapan Bintang mendapat sedikit respon.
" Sedangkan keluargaku belum ada yang bisa menemukan tempat ini, jadi aku tidak bisa keluar dari sini " ucap Bintang.
" Nona tolong ambilkan sesuatu di balik sepatuku ada alat,bawalah pergi Nona pencet alat itu, nona pasti akan ada yang menolong di luar sana, beritahu kan aku sedang di sekap, kamu bisa minta tolong dengannya, sekarang waktu yang tepat karena mereka sedang pergi " ucap sorang di depan.
Bintang tersenyum setelah berbalik dari orang itu, Orang itu meminta Bintang mengikat mulutnya Lagi.
Sampai di luar Bintang menemui Aldo dan Diki yang sedang cemas menunggunya. Bintang hanya tersenyum mengejek pada mereka semua.
" Ini mudah kan aku mendapatkannya, kalian hanya mengandalkan otot saja" enek Bintang.
Dengan senyum mengejek ke mereka.
__ADS_1
" Ayo kita sergap mereka, dengan senyum kemenagan.
" Kamu mendapatkan ini princess dari orang itu kita mencarinya tidak ketemu "setelah Mendapatkan barang yang dia cari Diki mengepalkan Tangannya.
" Kalian kurang teliti mencarinya, mangkanya tidak ketemu, coba kalian tebak aku mendapatkan dimana? " Bintang memberikan pertanyaan buat mereka.
" Aku menyerah princess, karena aku sudah mencarinya tidak ketemu sampai pakaian dalamnya " ucap Aldo yang mendapatkan toyoran dari Tuannya.
" Tuan kenapa selalu saja marah, memang saya bicara apa adanya Tuan " Tetap kekeh kalau dia benar.
" Di balik telapak kakinya dia pasang perekat, kalian tertipu kan, ternyata mereka lebih pintar dari kalian " ejek Bintang.
Membuat Diki, diam seribu bahasa, dia benar-benar sudah di rendahkan Princess serendah-rendahnya.
" Maaf Bos, aku yang banyak salah disini sampai kelolosan memasukan mata-mata, dan penyusup karena keamanan sudah lemah dan Nona Bintang , karena yang membuka peluang mereka bisa masuk pulau juga Nona Bintang " Ucapan Aldo membuat Bintang kaget.
" Maksudnya apa kenapa aku yang kamu bilang membuka celah buat mereka " tanya Bintang.
" Boleh saya pinjam anting Nona yang sebelah kanan " permintaan Aldo membuat Bintang heran.
Bintang melepas satu antingnya dan di berikan pada Aldo.
saat Aldo menekankan ternyata anting Binatang menyala dan ada suara di sana ternyata adalah Awan.
Seketika Aldo langsung menekan dan mematikannya .
" Itu yang menyebabkan sensor kita tercemar Nona, jadi mereka bisa masuk, padahal saya sudah peringatan kepada Tuan Jagan membawa apapun dari luar ini akibatnya Nona, tidak bisa menyalahkan Tuan saya sepenuhnya atas apa yang menimpa Nona" Ucapan Aldo ada benar nya, bukan salah Diki sepenuhnya.
" Baiklah aku salah, tapi sungguh aku tidak tau, kalau ada alat ini, mungkin niat abang baik ingin menjagaku, kalian juga tidak menjelaskan " ucap Bintang.
" Saya cuma minta Nona membantu Tuan saya dari keluarga Nona, apalagi kalau Queen sudah marah dan Prince, saya harus bagaimana Nona? menghadapi mereka" Pertanyaan Aldo ada benar nya.
" Solusinya kita tangkap Penjahat itu, kita bawa kehadapan mereka, supaya ada bukti mereka pasti mengerti kalau ada bukti, masalah lain nanti jadi urusanku, kalian cepatlah bergerak sebelum mereka datang, aku akan mengobati lukaku dulu "ucapan Bintang ada benar nya.
KITA LANJUTKAN NANTI LAGI YA, DI EPISODE SELANJUTNYA.
__ADS_1