
YANG MASIH PENASARAN DENGAN KISAH INI IKUTIN TERUS YA.
Mereka semua menunggu kedatangan orang tua Widi, karena mereka sengaja di pertemukan.supaya masalah mereka cepat selesai dan kasihan juga Widi selama ini korban dari orang tua angkatnya, dan ya g jadi pertanyaannya siapa orang tua Widi, katanya tidak di ambil dari panti asuhan.
" Berliana Jagan Jagan Widi itu Bintang karena waktu hilang di culik di Bandung " ucap Maya. dan mendapat gelengan dari dari sahabat nya Berliana.
" Bukan aku tidak ada seperti ikatan dengan Widi saat melihatnya kata Berliana" memperjelas.
" Kok aku jadi kasihan ya melihat keadaan Widi tadi hatiku terenyuh dan ada perasaan sakit melihatnya coba kalau Embun masih Hidup pasti sebesar dia " ucap Mell yang sedih mengenang anaknya meninggal saat habis melahirkan.
" Sudahlah Dik Jagan sedih lagi Embun sudah tenang di sana kan masih ada Senja ucap Maya " mengingatkan Mell.
" Iya Aku fokus ke Senja supaya cepat jodohnya dan cepat punya cucu jadi rame dech rumah.
" Mangkanya Ayo kita dekatkan Awan dan Senja kalau gak ada campur tangan kita si kaku itu selamanya Jomblo terus sejak ditinggalkan sama Ceweknya yang matre itu " Cerita Berliana.
" Tapi aku gak mau ya cerita Anak kesayanganku seperti cerita kamu masa muda di jodohkan, awalnya tidak di cintai dan sakit hati
Tawa mereka pecah mengingat kisah percintaan sahabatnya yang penuh lika liku kehidupan.
" KaliaƱ masih ingat saja zaman dahulu kala hahahaha.
__ADS_1
" Aku korban perjodohan kalian jawab Agung, tetapi aku bahagia " Ucapa Agung.
" Nah itu mereka datang seperti tidak asing ya sama yang perempuan aku pernah bertemu di mana ya kata Mell sambil berfikir dan mengingat tapi belum juga ketemu.
" Kenapa Mell seperti ada masalah " Tanya Ayu pada sahabatnya.
" Aku pernah bertemu dengan perempua itu tetapi lupa di mana? wajahnya sangat tidak asing" .Mell terus berfikir.
" Yank aku pernah melihat perempuan itu orang tua Widi, tapi aku lupa di mana? kamu ingat gak? tanya Mell pada Suaminya Frans.
" Seperti tidak asing juga Yank, ini juga aku masih ingat ingat kapan aku bertemu kata Frans.
" Ayo yank kita ikut saja kesana siapa tau dengan mendengar ceritanya kita ingat orang itu " ucap Mell. mengajak suaminya untuk ikut masuk keruangan.
Maaf ya ini hanya kehaluan Author tentang RS. dan semuanya.
Kita beralih ke kamar rawat Widi yang sudah siuman, dan di sana ada Awan Angkasa Reno Irfan kedua orang tua Irfan Reno, Berliana AL dan Kedua orang tua Widi.
Widi menatap Benci pada kedua orang tuanya dia memalingkan mukanya menghadap Lain. saat kedua orang tuanya mendekat sakit hatinya saat dia butuh perlindungan, dia di usir dan dia bilang aku bukan anaknya dan masih tergiang semua ucapanya, aku sampai berani mekukai Bintang juga karena tekanan dari mereka, aku benar-benar bodoh selama ini di peralat mereka, semua sudah menjadi bubur aku harus bertangung jawab walau harus masuk penjara perih memang perih.Rintihan hati Widi.
" Untuk apa kalian kesini, Jagan sok sedih Jagan sok empati dengan apa yang menimpaku, bukankah ini yang kalian mau dan aku pun siap masuk penjara untuk bertangung jawab atas apa yang aku pernah perbuat, mungkin ini lebih baik, supaya kalian tidak bisa memperalat ku lagi, sejak aku tau aku bukan anak kalian aku, menyesal selama ini mengikuti perintah kalian, kalau waktu bisa di ulang lebih baik aku di buang di panti asuhan oleh kedua orang tuaku, dari pada kalian rawat tapi menyuruh dan mendidik ku menjadi wanita serakah dan ambisi " ucap Widi penuh emosi. itu membuat mamanya terdulut emosi pdahal sudah di tahan suaminya untuk diam tetapi tidak bisa. Dia menpar Widi sangat keras.
__ADS_1
" Dasar anak tak tau di untung, selama ini yang kamu nikmati kemewahan dari mana? kalau bukan dari mamamu ini dasar anak tak tau diri, mungkin orang tua kamu juga seperti itu sampai dia membuangmu harus dulu aku tidak mengambilmu " Sinis mama Widi dan mendapat tatapan Horor dari semuanya karena dia menampar Widi tadi.
'' Kenapa berhenti? kenapa tidak kamu bunuh saja aku " tantang Widi dan membuat Mamanya semakin geram. ingin menmpar tapi tangannya di tahan Berliana.
" Anda ini seorang perempuan tetapi kasar seperti Iblis perempuan, mangkanya anda tidak di beri momongan karena anda punya hati culas dan kejam, anda ambil Widi dari mana? " tanya Berliana seperti mencurigai sesuatu? tentang perempuan di depannya.
" Kamu siapa kenapa berbicara seperti itu, Jagan sok tau tentang hidup aku, dan satu lagi semua yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengan kamu entah aku mau nampar atau mau lakukan apapun itu urusankku " ucapnya pada Berliana sambil berteriak, dan itu menyingung harimau jantan karena istri tercintanya di bentak orang di depannya.
" Heii kamu Jagan bentak Istriku atau kalian akan aku hancurkan jadi debu " ucapan AL mebuat papa Widi gemetaran, karena sebagai pengusaha dia tau Siapa AL dalam dunia Bisnis.
" Sudahlah ma, Jagan memperkeruh suasana kita kesini tujuanya apa? meminta maaf mama malah jadi tidak terkendali seperti ini jadi makin runyam " Hadik suaminya karena dia tau sekarang berhadapan dengan siapa, dia melawan hanya akan hancur seperti ucpanya hancur menjadi debu.
" Apasich papa, ini diam saja kalau tidak tau urusanya, biarkan saja di penjara kamu pikir enak di penjara sudah aku bilang pergi Keluar Negri atau kemana malah mau mencari Bintang minta Maaf ke anak sialan itu yang menganggu dan menghambatku menjalankanrencana mendapatkan harta Arya dan si anak Bodoh ini dan kacau semua " keceplosan mama Widi tapi terdengar Berliana dan sangat murka Berliana mendengar semuanya.
" Ooh jadi kamu otak dari semua yang menimpa Bintang " suara Lantang Berliana mengemma di ruangan itu.
" Karena kamu mengusikku aku kan beberkan siapa kamu sebenarnya aku barusan mendapatkan info siapa jadi diri Widi sebenarnya dan kedua orang tua Widi masih hidup dan hidup mereka berkecukupan, kalau bukan karena ulahmu mungkin Widi sudah Bahagia degan keluarga kandungnya. kamu mau mengaku atau aku yang sebutkan " tantang Berliana? membuat semua orang saling bertanya?.
" Benarkah tante orang tua kandungku tidak membuangku? dan mereka mau menerimaku tanya Widi dengan deraian air mata?..
" Tentu sayang, sebenarnya kamu anak baik, tetapi otakmu saja di cuci orang jahat ini " Jawab Berliana.
__ADS_1
BERSAMBUNG.
Kalau mau Bonus Up komentar ya .