
Mohon Maaf kalau jarang Up karena banyak kesibukan di dunia nyata, bantu dukungan ya, biarpun sibuk kalau banyak yang minat membaca dan banyak yang berkomentar minta Lanjut, mungkin akan lebih semangat walau banyak kesibukan di dunia nyata.
Bantu Like, Vote, favorit, Rete, dan komentar, terimakasih 🙏💕.
Kita Lanjut membaca supaya tidak penasaran.
Semua datang ke pemakaman Langit, Bunda Maya dan Bintang Senja semuanya histeris dan Pingsan berkali , mereka tidak rela di tinggalkan Langit, apalagi Bintang akan menikah dengan Langit satu minggu lagi. Membuat Bintang Shok dan sangat kehilangan sosok kekasihnya, dia mengingat kebersamaan dengan Langit sebelum Langit pergi. Dari awal pertemuannya dan sampai menjalin kasih.
" Bang maafkan Senja, kalau Senja sering jahat sama Abang " hiks hiks hiks tangis Senja di pemakaman Langit.
" Senja sering tidak nurut sama Abang, Senja bandel sama Abang, kenapa Bang kenapa? Ninggalin Senja dengaan begitu cepat bukanya Abang akan menikah dengan Bintang huhuhu tangis Senja.
" Ayo kita pulang ya nak biar abang istirahat dengan tenang nak "ajak mama Mell.
Sedangkan Bunda sudah di bawa pulang kerumah.karena pingsan berkali-kali dan juga Bintang sudah Lemas dan di bawa Angkasa sesuai permintaan Bintang di bawa ke kediaman Langit.
Sampai rumah duka,masih penuh dengan keluarga dan teman temannya Langit semua datang untuk melayat dan ikut berduka cita.
Bintang menangis sesengukan karena Langit meninggalkanya begitu cepat apalagi melihat Bunda yang berkali kali pingsan hati Bintang sangat sakit.
" Semua gara-gara kamu Bintang...! pembawa sial Buat Langit, karena kamu Langit celaka karena kamu... kamu membuat Langit pergi " teriak Gisel histeris.
" Mau apa? kamu hah, Jagan sentuh adikku ya atau kamu akan habis" ancam Angkasa pada Gisel.
" Semua berduka Jagan asal menyalahkan orang di sini Bintang lebih bersedih dia kekasih dan calon istri Langit dan mereka harusnya menikah dalam minggu ini,kamu itu siapa? Gisel ulat bulu ngaca dong "ejek Senja pada Gisel. dan Gisel menahan amarah karena ada papi dan mami ya yang taunya Gisel anak naik lembut dan penurut.
__ADS_1
" Mom aku mau kekamar Bunda saja di sini panas ada orang sok mengaku tunangan dan pacar Hiss " kata Bintang mengejek,dia mengajak Senja masuk ke kamar Bunda.
" Kok aku belum tau Bang, kalau adikku mau menikah sama Langit minggu ini kalau tau aku amankan Langit mungkin kejadian ini tidak akan terjadi dan Bintang tidak akan sedih " sangkah Angkasa.
" Semua sudah takdir Dek hanya aku masih ingat pesan Langit, untuk menjaga Bintang dia akan pergi katanya ke Jakarta, tapi nyata nya dia pergi selamanya " Cerita Langit.
" Aku tidak Terima Bang, aku akan mencari tau siapa dalangnya dan akan aku habisi dengan tanganku sendiri " sakit hati Angkasa.
Bintang dan Senja kembali ke ruang tamu karena Bunda masih tertidur karena sama dokter di kasih obat penenang.
Senja kembali Histeris , karena Melihat semuanya menagis lagi.
" Senja iklaskan Bang Langit ya, semoga tenang di sana, kamu yang sabar ya Nja semua akan baik baik saja" hibur Nana pada sahabatnya.
" Apanya yang baik baik saja, Lang sudah pergi gak bisa balik lagi, kamu bilang baik baik saja kamu sama halnya dengan sahabatmu itu , pembawa sial itu, kalau bukan karena dia pasti Lang masih hidup sampai sekarang " teriak Gisel seolah hanya dia yang kehilangan, dia lepas kontrol karena emosi, tidak bisa mendapatkan Langit.
" Sudah dong Sel, gak usah drama di sini, yang kehilangan bukan hanya kamu, dan aku heran kamu menyalahkan orang, dan bilang Bintang pembawa sial, terus kamu ini siapanya Langit? hah, kamu siapa? " sindir Genta membuat Gisel geram, ingin membalas tetapi maminya memeloti Gisel.
" Harusnya yang marah dan kehilangan itu kan Bintang tunangan dan kekasihnya? lah kamu itu siapa? dan harusnya kamu tidak di sini " Sindir Genta, sudah gatal melihat Gisel.
" Om Leon, aku turut berduka cita ya, Om coba Lang kemarin ikut aku ke LA pasti dia baik baik saja " mencari pembelaan pada papi Leon.
" Semua sudah takdir Gosel, sudah Jagan menyalahkan orang lain kita iklaskan saja Langit biar terang jalannya semua sedih tapi Jagan saling menyalahkan" potong papa Leon.
" Bintang sini nak? Kamu sudah makan belum, Senja kamu aja Bintang dan yang lainnya makan ya dan Bunda juga tadi Om sudah menyuruh para Bibi masak kok " mengelus kepala Bintang sayang membuat Gisel meradang, kenapa aktifnya yang kehilangan tidak mempan.
__ADS_1
" Om kenapa masih sayang ke Bintang? padahal semua ini karena Bintang Om, kalau bukan karena Bintang Lang masih hidup Om " Terus memaksa papa Leon untuk membenci Bintang karena dia selalu kalah dari Bintang.
" Om heran sama kamu, kamu kok yakin banget semua karena Bintang? apa kamu tau yang mencelakai Lang Gisel '' ucapan Frans membuat Gisel terdiam.
" Tidak begitu Om Frans karena, kalau Langit kemarin ikut mengantarkan Deddyku ke LA pasti kecelakan ini tidak akan menimpa Lagit Om " jawab Gisel.
" Terus kamu mau nyalahin sahabat aku gitu ulat Bulu,sudah di tolak masih saja tak tau malu mengejar ngejar Abang aku, sekali lagi semua bukan salah Bintang " Sangah Senja menahan emosi pada Gisel.
" Maaf dari tadi saya perhatikan kalian semua, seperti merendahkan Gisel terus? apa salah anakku? kata orang tua Gisel tidak Terima.
" Anda tanyakan saja pada putri anda tuan dan nyonya jawab Angkasa sinis.
" Gisel sebenarnya apa? papi tidak mengerti mereka dari tadi menghinamu, apa? kamu berbuat salah? " pertanyaan papinya membuat Gisel muak.
" Mereka itu Pi, dari dulu tidak suka melihat Gisel dekat dengan Lang, dan mereka selalu menjauhkan Lang dari Gisel " sangkal Gisel di depan orang tuanya.
" Dasar Wanita Iblis, memputar balikkan fakta, Langit mana mau perempuan yang suka gonta ganti teman tidur " ejek Genta
" Dan satu lagi Om, Langit, sangat mencintai adik saya dan mereka saling mencintai berencana menikah bulan ini, tetapi ada yang jahat mencelekai mereka " ucap Awan yang muncul tiba-tiba.
" Hah Gisel apa itu benar, jadi kamu membohongi mami dan papi dong Gisel? jawab " teriak Papinya yang malu dengan semua orang
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕
__ADS_1