Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
174.Cemas.


__ADS_3

SEDANG MENUNGGU


DOBEL HARI INI.


TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.


Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.


Sedikit cerita Diki memang membuatkan pulau kayangan ini untuk Bintang, saat besar, atau saat Bintang menjadi miliknya, karena kejadian Bintang hilang jadi Lepas dari pantauanya Bintang mendapat kan Jodoh orang lain.


Sekarang Diki, harus melepaskan Princes kecil nya yang dia jaga mulai dalam perut Momnya sekarang tumbuh menjelma me jadi seorang Bidadari.


Tempat yang cocok untuk princes tapi bukan dengannya tapi dengan Orang lain.


" Om aku sangat bahagia, ayo dong bahagia sehari ini bersama aku " ucap Bintang.


" Boleh sehari ini saja om menyayangimu princes menjadi pasangan setelah besok kembalih pada Langit dia yang berhak atas kamu, tapi aku mohon sehari ini saja jagan panggil Om, setelah hari ini kembalilah seperti biasanya " Ucapan Diki membuat Bintang kaget dan takut.


Bintang sangat takut dan bingung, karena di sini tidak ada pengawal dan HP pun tidak ada, aku harus bagaimana? pandangan Om Diki sangat Aneh dan menyeramkan.


APA YANG TERJADI DENGAN BINTANG.


" Maksudnya Om apa aku tidak paham dan kenapa berbicara seperti ini Om " Ucap Bintang menyembunyikan rasa takutnya.


" Kamu pasti sudah paham maksud aku princes sayang " Tangan Diki membelai wajah Bintang sambil tersenyum.


" Jagan seperti ini ya Om kita duduk saja cerita-cerita masa kecil Aku " Bintang berusaha mengalihkan pembicaraan nya .


" Oke Sayang ucap Om Diki dan duduk dan langsung memeluk Bintang dan dengan merani mencium rambut panjang Bintang.


Aku harus bersikap biasa selama dia tidak sampai melakukan lebih aku harus bersikap sebiasa mungkin batin Bintang.


" Kenapa kamu sayang Heem,Sini balas peluk dong kita hari ini sepasang kekasih kan " ucapn Diki membuat Bintang Ambigu.

__ADS_1


Aku harus menjawab apa? Aku harus bagaimana gak mungkin aku tolak bisa-bisa aku tidak akan bisa keluar dari pulau ini batin Bintang.


" Om peluk sih peluk, kalau kencang banget engap dong" ucapan Bintang membuat Diki melepaskan pelukannya.


" Maaf sayang, maafkan aku ya, I love u Princes, aku sangat mencintai kamu " Memandang Bintang dengan Sangat tajam dan mendamba.


Kita tinggalkan dulu Bintang dan Diki di pulau Kayangan.


Sekarang kembali di tempat Berliana. yang sedang marah besar dengan Abigail dan Laddy. Karena membiarkan Bintang pergi dengan Diki berdua dan apa yang akan putrinya alami nanti, padahal dia mau bulan madu dengan Langit pria yang sangat di cintai Bintang.


Sekarang pergi dengan Mario Diki wijaya adalah orang yang sangat mencintai Bintang. Berliana takut Diki berbuat nekat untuk memiliki Bintang, dan Berliana tidak bisa berfikir jernih.


" Aku tidak bisa berfikir jernih, apa yang yang akan menimpa putriku nanti dan aku harus bertangung jawab dengan semuanya" Ucapan Berliana sangat menyayat hati kedua asistennya.


" Maafkan kami nyonya kami akan terus mencari letak pulau itu, semoga belum terlambat Ucap Abigail.


" Lakukan saja semoga Allah, memberikan jalan pada kita, karena usaha kita "ucap Berliana.


" Semoga Hati tuan Diki sedang baik jadi Nona Bintang,aman tidak di terkam" Ucap Ladi yang ceplas Ceplos.Mendapat toyoran dari Abigail.


Di mension Langit yang saat ini tidak tenang karena Izin Bintang mau pergi dengan Mr Diki, yang mereka tau siapa beliau dan punya perasaan lebih ke Bintang.


" Dudulkah Bro, percaya saja sama princess, aku yakin dia bisa menjaga Dirinya " ucap Awan.


" Aku sih percaya sama istriku, Tapi tidak denganya, dengan tatapan nya ke Bintang saja aku sudah panas apalagi mereka pergi ke suatu tempat yang tidak ada yang tau, ini mom aku tanya mereka pergi bersama siapa saja belum di balas " Langit sangat panik.


Mereka heran dengan Angkasa yang hanya diam biasanya dia yang paling serba tau.


Sedangkan Awan, setelah melihat raut wajah adiknya sepertinya Bintang tidak baiik- baik baik saja, membuat dia terdiam, entah apalagi setelah ini batin Awan.


" Tenanglah percaya sama Allah dia baik baik saja, belajarlah seperti Bintang, di saat semua orang menyerah dan mengiklaskanmu dia tetap percaya bahwa kamu masih hidup dan kembali, tunggu sampai besok seperti Izin Bintang kepadamu


" Ucapan Angkasa membuat Langit langsung terdiam.

__ADS_1


" Iya benar kata Angkasa Nak percayalah padanya Bintang, jadikanlah pelajaran apa yang mertuamu lakukan dulu, tidak percaya pada istrinya mengakibatkan kehancuran " Sindiran Maya Pada AL membuat semuanya Diam.


" Iya Lang, benar kata Bundamu, Jagan seperti Om yang mudah termasuk dan gampang psrcaya sama gambar rekayasa tanpa menyelidiki keaslianya dan hanya mementingkan Ego kecemburuan Jagan sampai seperti


itu " Ucapan AL membuat Hati Berliana yang baru saja datang dengan Abigail dan Laddy.


" Benar itu Lang, Mom sengaja gak angkat telepon kamu WA kalian, karena Mom ingin secara langsung menyampaikan pada kalian kalau Bintang di bawa Diki kepulau kayangan " Ucapan Berliana membuat semua tertegun.


"Dimana itu tempatnya Mom apakah tempatnya sangat bagus apakah benaran seperti pulau kayangan" tanya Senja dengan bersemangat.


" Tidak ada yang tau tempatnya selain Diki dan Asistenya, tempat itu adalah tempat dimana Angkasa dan Bintang di lahirkan tempat di mana penderitan Mom yang hamil tampa suami " sindiran Berliana.


" Mom Minta bersabarlah Mom dan semuanya juga sedang mencari di mana titik keberadaan pulau itu " ucap Berliana.


" Kita tunggu sampai besok Mom, pesan Bintang sebelum pergi hargailah keputusan Bintang " ucap Awan.


" Mom capek butuh istirahat, aku mau bicara padamu " ucap Berliana sinis pada suaminya.


AL tetap tersenyum walau ucapan Berliana Dingin, tapi tetap mau bicara padanya.


Mereka berdua pergi ke kamarnya dan mendiskusikanaslah ini dan AL juga pasrah, karena kehilangan Berliana saja dia juga tidak menemukannya apalagi sekarang yang peralatan Lebih cangih.


" Hanya Doa Mom yang bisa kita lakukan yang terpenting kita susah usaha, kalau besok bumi kembali baru kita bertindak " ucap AL.


" Ya aku setuju, aku mau mandi capek aku " ucap Berliana dingin pada Suaminya.


Istirahatlah aku mau makan dari tadi belum sempat makan rencananya menuju kamu Mom, tapi kamu capek makan sendiri kamu sudah makan belum tanya AL pada Berliana.


" Ambilkan saja aku makan di kamar nanti "ucapan Berliana.


" Oke aku ambilkan " ucap AL.


" Setelah kamu makan baru abilkan tidak sekarang ucap Berliana.

__ADS_1


" Oke "


__ADS_2