
Selamat Malam.
MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU
UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI INi LEBIH DARI SATU BAB YA LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN, YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.
"Tolong ya kak, Aku ingin tau siapa Chandra karena dia aneh menurutku, kalau ada orang itu manis sopan tapi kalau semua orang tidak ada mulai bertungkah cari perhatian, sering menyuruh anak buah datang ke Kafe, aku belum cerita ke Abang atau kakak, setelah semua aku sambungkan seperti nya ada hub dengan WA itu " ucap Bintang.
"Semua seperti anak rantai, ada yang mengingatkan ada bahaaya di dekatku dan sepertinya Abang dan kakak harus berkerja keras " kata Bintang lagi.
" Iya Dek akan Kakak cari dan kakak harus berkerja keras untuk ini, untuk kalian hindari keluar rumah, sementara Untuk Senja dan Bintang dalam bahaya " ucap Angkasa.
" Iya kak, belum ada acara keluar, lagian belum ada yang tau, kalau Aku sudah ketemu, kak tolong Jagan biarkan kak embun masuk kerumah ini aku takut " Ucap Senja.
" Kalian tenang lah semua, susah aman penjagaan sudah aku rangkap dan ada juga sistem sensor jadi tidak akan kelolosan lagi " ucap Angaksa yang sudah mentiapak segala sesuatu.
"Nana Lena dan Niken , kalian mau ke kafe atau ke kampus " Tanya Angkasa pada mereka bertiga.
" Kakak mau,mau bertemu seseorang untuk membahas Chandra, karena belakang ini juga mendekati kakak dan Abang " Cerita Angkasa.
Seminggu berlalu,Semua masih aman, belum ada pergerakan dari mereka, tetapi Angkasa tidak mau lengah, seperti Air yang tenang tapi menghanyutkan, Angkasa sudah di bantu Om Diki untuk mengungkap semuanya dan Angkasa semakin curiga Om Diki sudah tau orangnya cuma Om Diki masih memikirkan caranya untuk menjebak mereka.
" Chandra aku pernah bertemu dengannya,Bang tapi aku tidak ingat dimana ketemunya tapi bukan di Indo heem entahlah "sambil mengusap mukanya.
" Semoga kamu cepat mengingatnya Dek, aku semakin yakin kalau dia ada andil di balik kematian Langit, dan kita harus secepatnya mengurus masalah ini, aku capek melihatnya " kata Awan.
"Ayo kita ke Kafe Bintang sudah seminggu tidak bertemu dengannya" kata Angkasa.
__ADS_1
" Oke kita kesana pasti dia sudah kangen dengan kita " ucap Awan.
" Pastinya Bang, dia sudah merindukan kita yang ganteng ini " Narsis Angkasa.
Mereka menuju ke arah kafe,mengunakan mobil Masing-masing, mereka lebih suka beda mobil dengan saudaranya.
Sesampainya di Kafe dia sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya, sepeti mimpi tapi bukan mimpi dan nyata, bukan hanya Angkasa yang melonggo tapi juga Awan sampai tidak sadar dia mencengkram Angkasa,ternyata Angkasa kesakitan yang Artinya itu nyata bukan mimpi.
Sedangkan Bintang Senja Nana Niken dan Lena sedang menanyai orang di depanya.
" Bintang dan Senja kalian menyembunyikan ini dari kita, kalian main rahasia sama kita" Marah Niken dan Lena ngambek.
" Kamu juga tau Beb masalah ini " Niken mulai curiga Nana juga tau masalah ini.
" Iya Ken, aku Senja dan Bintang " jawab Nana pelan.
"Maaf aku kesini, mewakili Ayah, kalau kalian berantem belum selesai aku akan pergi urusanku dengan Bintang sudah selesai " ucap Alam sedikit risi, dengan para wanita kalau sudah beradu mulut.
" Apasih kalian... " Bentak Alam.
" Eeeh mau kemana " Lena menahan Alam.
" Bintang.... Suruh temanmu berhenti " teriak Alam pada Bintang, membuat sang Kakak meradang, karena, tidak akan membiarkan Adiknya di bentak.
Tapi Awan menahan Angkasa supaya Jagan mendekat dulu, masih belum tau akar masalahnya.
" Iya Mas Alam maafkan semua sahabatku mereka belum tau, dan juga mungkin kaget, tolong di mengerti ya dan aku mohon kalau keluar pakailah masker, kalau mereka mengira kamu Langit pasti nyawamu dalam bahaya Mas, dan aku tidak mau kamu jadi korban selanjutnya " ucapan Bintang, membuat Amarah Alam mereda dan dia kembali duduk.
" Aku bukan Langit namaku Alam, maaf kalau aku tadi sempat membentak Bintang, karena aku risih dan marah kalian mengataiku tadi " Cerita Alam.
"Alam ini yang mengurus Peternakan di Lembang saat aku Nana dan Senja di sana dan banyak sekali kejadian, aku sengaja merahasiakan ini semua karena aku ada Misi sebenar nya, dan aku butuh bantuan kamu Mas Alam " Bintang ingin meminta bantuan Alam.
__ADS_1
Bintang menatap Alam begitu dalam dan sebaliknya Alam juga menatap Bintang dengan tatapan penuh arti.
" Eheem apakah sudah selesai saling menganggumi adikku, dan kamu " tunjuk Angkasa.
" Maaf " tiba- tiba Alam grogi di depan Angkasa dan Awan.
" Tidak apa-apa Bro santai saja, kalau suka, Jagan di pendam Bro, mumpung adikku ini lagi jomblo " Sindir Angkasa.
" Iscch kakak apaan sich, aku gak jomblo, Mas Lang pasti kembali, aku masih menuggu saja kedatangannya" omel Bintang.
" Kalau kalian semua mau bicara serius Jagan di sini, Bro ikutlah kami sebentar, kalau di sini bahaya kalau serius " ucap Awan.
" Oke Sob aku ikut" jawaban Alam, membuat Awan memicingkan matanya katanya bukan Langit, kok manggilnya sama Batin Awan.
Sebagian ikut Angkasa dan sebagian sama Awan mereka menuju Apartement Om Diki.
Karena hanya Om Diki yang bisa membantunya menyusun rencana ini, ide Bintang pasti bagus apalagi nanti di bantu Om Diki.
Mereka semua sudah sampai juga di Hotel dan sudah di tunggu pengawal Diki, jejak mereka sudah di beredkan oleh Asisten Dikki, Mobil mereka di tinggal di parkiran Hotel seolah mereka menginap di situ,mereka pindah ke Mobil yang di siapkan Diki ke Apartemen t nya.
" Waah ini sangat keren Bintang " ceplos Niken.
" Huss diem Bab jaga jaga mulutmu kalau ketemu Mr Diki awas kamu di terkam " Goda Nana pada Niken.
" Kalian cepatlah Jagan bisik bisik, ketinggalan mereka sudah masuk " teriak pengawal Om Dikki.
" Maaf Om, abis kita kagum " ucap Niken, langsung mengikuti pengawal untuk masuk kedalam.
Mereka masuk kedalam dan di sambut Om Diki dan Asistenya.
" Masuklah kalian, Hai anak muda kita bertemu lagi " sapa Om Diki pada Alam membuat Bintang dan yang lainnya pada bertanya-tanya, heran dech tau aja ada yang mirip Langit, menurut Angkasa dia datang pada orang yang tepat. semoga mereka berhasil mengungkap semuanya.
__ADS_1
SIMAK TERUS YA CERITA TENTANG MEREKA.