
"SELAMAT MALAM.
AKU KASIH BONUS YA, SEMOGA SUKA.
"Papa sekarang kita harus lapor polisi, pa, ini sudah 1x24 pa kita wajib lapor, supaya cepat di ketahui posisi Senja di mana? " Mama Mell sangat khawatir Selama Embun tidak ada Hanya Senja yang dia punya Ucapan Bintang seolah menyadarkan Mell berapa pentingnya Senja.
"Hiks Hisk" tangis mama Mel saat polisi masih mengusut kasus ini, belum ada titik terang tentang Senja, terakhir Hanya Angkasa yang bisa melacaknya, posisi di Kalimantan. sekarang sudah tidak ada.
" Pa kita harus bagaimana ini pa, kasihan Senja pa, kalau terjadi apa-apa dengan Senja bagaimana? aku tidak mau Pa, aku ingin Senja baik-baik saja Pa, Mama pulang ya di temani Embun papa mau ke AL siapa tau dia punya solusi masalah ini Hanya dia yang bisa bantu dan Angkasa " Ucap Frans.
" Mama ikut pa, mama mau tau sendiri bagaimana keadaan Senja " Hanya Angukan dari Frans.
" Tapi mama tenang ya ma, apapun yang terjadi kita harus kuat " Ucap Frans.
" Iya pa ayo kita kerumah Berliana " Ajak Mel pada suaminya.
Setelah mereka sampai ternyata mereka bertemu dengan Henny Laras dan lainya.
Sedangkan di Kafe.
Bintang Nana dan Niken ada di ruangan Bintang, sedang membahas apa yang terjadi selanjutnya, Hanya Lena yang tidak ikut karena mendapat tugas dari Bintang, mencari pegawai baru, karena bayak cabang harus banyak pegawai.
" Bintang kasihan Lena bolak-balik luar kota, apa kamu sudah menambah pegawai untuk membantu Lena kasihan saja" ucap Nana dan Niken.
" Tenang saja, ini Lena bolak balik mengurus ini, kalau semuanya sudah pada pintar Lena tinggal santai " ucap Bintang.
" Okelah kalau begitu Bintang " ucao Niken sambil meminum just pesananya.
" Kita ikuti saja Drama selanjutnya, semoga semua terbaik buat Senja, karena Aku juga gak suka sama Embun atau lebih cocok jadi Widi saja, kalau nama Embun gak cocok harusnya nama Embun itu lebut baik hati, eeh ini, jahat, licik, berdarah dingindingin " Nana merasa sangat kesal.
" Ayo kita pulang, kalian ke mansion kan karena Kampus libur 1 minggu " kata Bintang.
" Iya Bintang kita ke tempatmu, karena Mami dan Papi juga ke mansion semua, katanya reoni kecil kecilan gitu " Ucap Nana.
__ADS_1
" Sebentar aku pamit mereka kalau kita pulang duluan, Lena aku suruh nyusul ke mansion langsung " kata Bintang pada semua sahabatnya.
" Okeh kita tunggu di mobil saja ya, mobilku aku tinggal di sini saja aku ikut mobil kamu saja Bin " ucap Niken.
" Okeh kalian tunggu di mobil " ucap Bintang.
Setelah mereka berpamitan dan mau berangkat, mereka di kagetkan oleh kedatangan Embun dan temanya.
" Hei kalian, dimana Senja, kalian pasti tau kan Senja,atau kalian menyembunyikan Senja, karena aku mencurigai kalian semua" Ucapan Embun.
" Jiah Keluar juga taringnya, kalau depan tante Mell saja alus kaya putri, kalau tidak ada keluar dech sifat aslinya hahaha" Sindir Nana.
" Hais sok tau kamu buruan kasih tau di mana Senja atau aku akan... " ucapan Embun di potong Bintang.
"Atau apa heem, mau mengancamku seperti dulu, menyakiti aku seperti dulu, sekarang sebelum kalian menyentuhku, kalian akan hancur lebih dulu sana pergi Jagan halanggi, cepat mingirin mobilmu, sebelum para Bodyguard ku marah" Nana dan Niken suka dengan Bintang sekarang, jadi pemberani dan tangguh.
" Dasar orang tidak tau malu, bermuka dua, hais kapan dapat azabnya " Sindir Niken.
Temen Embun tidak Terima temannya di hina.
" Kalian Jagan bentak bentak teman aku, kalian tidak tau siapa Widi sekarang dia anak pengusaha terkenal hati-hati kalian mengina teman aku " oceh teman Widi yang tidak tau Bintang anak siapa.
"Hahaha Ya jelas tau dong siapa mereka, beliau adalah sahabat orang tua kami " jawab Nana.
" Hati-hati kamu berteman sama Embun atau Widi, dia bermuka dua, ibarat ular dia kepala nya 2 hati-hati, adik kandungnya saja disingkirkan apalagi cuma teman " Ucapan Bintang membuat Embun sangat marah.
" Tutup mulutmu, kalau kamu bukan adiknya Awan sudah aku tampar kamu mulutmu hais " Marah Embun menuju mobil di ikuti temannya langsung meninggal kan kafe Bintang.
" Keren kamu sekarang Bintang, kita suka banget " ucap Nana.
" Ini juga berkat kalian semua kok" Bintang masuk kemobil dibikuti temannya pulang ke mansion.
Sampai di mansion Bintang melihat banya mobil terparkir di halaman samping mansion.
__ADS_1
" Sepertinya ada tamu penting Bintang atau ada apa ya " kata Niken.
" ya sudah ayo kita masuk saja, supaya kita tau apa yang terjadi di dalam " Bintang mengajak mereka berdua masuk.
Sampai di ruang keluarga Mereka melihat ada banyak orang yang datang dan bercakap-cakap dengan Mom end Daddynya.
" Sayang kalian sudah pada pulang, ayo sini sayang kenalkan ini namanya Om romero papinya Surya " Waduh gimana kalau Om ini kan Inspektur polisi, Tenang Bintang Jagan tunjukan kegugupanmu batin Bintang.
" Hallo Om salam kenal,namaku Bintang ini Nana dan Niken" Bintang pun mengenalkan kedua sahabatnya.
" Iyav princees salam kenal Balik, kamu sangat cantik, Surya sudah kenal kamu belum siapa tau kalian berjodoh " ucapan Romero membuat semua kaget.
" Apasih Papi, yang aku sukai itu Senja Pi, yang sekarang di culik " omel Surya pada papinya.
" Iya kamu yang suka, tapi dianya tidak, cari yang saling menyukai dan menyintai ya, Jagan ulangi kesalah Papi nak mencintai tanpa di cintai sakit tau gak " ucap Romero mwmbuat orang di sebelahnya geram.
" Hais kamu bahas masalalu aku tendang kamu dari mansion ku " ucap AL kesal pada sahabatnya Romero yang cinta mati sama istrinya.
" Hahaha AL AL itukan dulu, cintaku hanya untuk Henny sekarang " goda Romero.
" Maaf Om Bintang masih menggunakan seseorang yang Bintang cintai " Langsung pergi meninggalkan mereka semua, mereka semua melonggo melihat tindakan yang tidak biasa tentang Bintang.
" Bintang kalau lagi marah menang seperti itu Tan gpp kok biar kita saja yang menyusul dan menyenangkan ya. ucap Nana dan Niken.
Sepeninggal Nana dan Niken mereka menuju kamar Bintang.
Mereka melanjutkan obrolan mereka, tentang Senja yang Hilang, Mell hanya Bisa menagis di pelukan Frans.
" Iya aku kesini mau minta bantuan sama kamu AL, untuk mencari Senja, aku binggung harus mencari kemana? polisi saja belum memberi kepastian, dimana Senja kami " terus bercarita tentang Senja sedangkan Mell hanya bisa menagis.
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏
__ADS_1