Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
60. Kesombongan.


__ADS_3

Aku kasih Bonus ya ini sebagai ucapan terimakasih buat yang selalu setia membaca nopel ku ini yang banyak kekurangan.


Walau masih belum sebuh total, aku usahakan buat dia Bab hari ini.


Kembali ke RS di ruangan berbeda tetapi RS yang sama.


Andra masuk ruangan Papinya ternyata sudah ada Linda dan keluarganya, melihat Linda emosi Andra semakin memuncak dan sekali di sulut pasti langsung terbakar.


Haduh melihat Linda kenapa? aku ingin sekali membunuhnya karena dia selalu menyakiti Bintang kalau tidak ada hukum di dunia dan akhirat Batin Andra. Muak melihat Linda yang sok manis dan sok baik.


" Sayang kamu lama sekali ambil obatnya papi nungguin dari tadi " kata Linda sok perhatianperhatian kepada Andra dikira Andra suka semakin muak.


" Antri " jawab Andra ketus dan tanpa melihat muka Linda.


" Linda!..yang sabar ya sayang menghadapi Andra, kalau lagi badmood memang seperti itu mungkin banyak pekerjaan di kantor " hibur mami Andra pada calon mantunya.


" Linda Bunda dan Ayah mau nengokin Bintang ya sayang katanya di rawat disini, kasih an habis di culik sekarang di serang dan di tusuk , dia juga tidak ada orang tua, dan sekarang masih koma kamu ikut ya " ujar Bundanya Linda.


" Iya Bunda dan Ayah saja, aku Ogah, aku do'ain Aja biar terang jalannya dan di Terima di sisinya" ujar Linda dan membuat Ayahnya murka untung Andra di kamar mandi kalau tidak bisa di campakkan beneran.


" Jaga ucapanmu nak, Jagan suka mendoakan yang jelek jelek pada orang lain Bintang masih hidup. " Hardik Ayahnya pada putrinya sungguh dia bukan lagi Linda putri kesayangannya.


" Sudah kalau Linda tidak mau Jagan di paksa, biar di sini sama Nami " kata Mami Andra membela Linda mengajaknya ngerumpi sama-sama tidak menyukai Bintang.


Kedua orang tua Linda keluar kamar dan mencari ruangan Bintang.

__ADS_1


" Aku heran dech Yah! Linda cocok banget sama calon mertuanya sama sama jahat, apa Linda jahat terpengaruh dia ya yah? Kita jauh kan saja mereka yah " ujar Bunda Linda tidak Terima sekarang Linda jadi jahat.


" Sudahlah Bun, kita Fikirkan setelah mereka menikah nanti " jawab Ayah,yang penting anak yang di kandung Linda punya Ayah ucap Ayahnya Linda.


" Itu mereka Yah " kata Bunda sambil mwninjuk ke arah ruangan dibdepannya.


" Nana Niken bagaimana? keadaan Bintang" sambil menagis memeluk mereka berdua, Bunda dan Ayah Linda sangat baik, entah dari mana sifat Linda.


" Maafkan Linda ya, dia tidak mau ikut eeh malah ngerumpi sama calon mertua nya, Bunda gk habis fikir sama anak Bunda " sambil menangis melihat sifat anaknya yang seperti itu.


" Mereka cocok sekarang Bun, tapi kalau Bisa jauhkan Bun gk baik buat Linda " kata Niken.


" Kamu iri ya calon mantu gak jadi " goda Nana pada Niken.


" Amit-amit punya ibu mertua kyak Nenek Lampir mending gak nikah aku " jawab Niken.


Mamanya Niken memperkenalkan semuanya dan mereka berbincang Bincang, mereka bersyukur Bintang sudah melewati masa kritisnya.


Di kamar Rawat.


"Mami Aku izin keluar cari angin dan merokok " kata Andra pamit sama Mami nya, Mami nya sekarang tidak suka Andra merokok, peminum padahal dulu semuanya tidak suka.


" Sayang Awas ya mampir mampir di kamar pojok, aku akan bikin keributan Ancam Linda pada Andra, karena dia tau Andra pasti mau jenguk Bintang. dia tidak Terima.


" Apasih hal kamu melarang aku, mau kemanapun, terserah aku, aku sudah muak dengan mu Linda teriak Andra dan meninggal kan ruanganya.

__ADS_1


Hiks hiks "Itu mami Lihat Andra pasti m ew nemui Bintang mam. " Adu Linda.


Tante gimana Keadaan Bintang " tiba tiba Andra muncul " Aduh ini anak nanti kalau Linda dan maminya tau bisa bisa gaduh Andra kamu gapain kesini batin Bunda Linda.


" Ngapain kamu kesini, Andra, Nanti ibu kamu bisa marah marah gak jelas cepat pergi dari sini " teriak Niken menyuruh Andra pergi.


" Iya Susah kamu tuh di bilangin, jauhi Bintang, kamu selalu bikin susah Bintang Awas ya ada yang marah sa sahabatku lagi gara-gara kamu kesini. " ucap Nana. sangat gak suka kalau andara mendekati Bintang.


" Ya sudah Ayo mami Antar mengikuti Andra Mami juga yakin dia mau menemui perempuan udik itu, Papi aku tingal dulu ya papi istirahat ya mami mau ikut Linda,ayo Linda,mami heran dech Pi,apa coba yang di lihat Andra heran Mami " ucap mami mengikuti Linda keluar dia sangat membenci Bintang dari dulu.


Tanpa sadar Mereka ada yang mengawasi sambil mengepalkan tanganya, dan marah.


" Mami Lihatkan Dia menemui Bintang Mi, Linda harus bagaimana? Linda sudah sabar tetapi selalu Bintang yang ada di pikiran Mas Andra " Ucap Linda sambil menagis.


" Sabar sayang Jagan Nangis sayang ayo ikut Mami " Andra dan Bintangnharus di kasih pelajaran.


" Andra....! teriak Maminya Andra. kamu ya Tidak bisa di kasih tau, tidak usah mencari yang Namanya Bintang si gadis udik suka morotin kamu, dan dia itu yatim piatu anak yang tidak pernah di didik orang tuanya, tidak pantas jadi istri kamu sampai matipun aku tidak menyukainya Andra!.. " Teriak Mami Andra persis seperti orang kesurupan.


" Cukup Anda siapa? berani menghina Bintang? hah, Bintang bukan anak udik, Bintang punya segalanya, Jagan pernah menghina Bintang, mungkin Bintang Diam saat kalian sakiti, tetapi aku tidak, maaf aku harus memberi mereka pelajaran untuk tidak menghina " Bintang ucap Berliana.


" Oh jadi kamu mantan pacar Bintang? tapi kamu lebih memilih orang tua kamu, karena apa? Bintang Miskin? karena Bintang Anak yatim piatu Bintang udik? kamu tunggu dan orang tua kamu akan tau siapa? Bintang sekarang belum saatnya bawa mereka pergi dari hadapanku tujuk Berliana pada Andra. Semua yang ada di situ diam karena tau RS ini RS Berliana, bodoh yang berani melawannya.


" Tidak Tante saya sangat mencintai Bintang sampai kapanpun ucap Andra dan membuat Maminya sagat marah, Linda sudah di tarik Bunda dan Ayahnya tidak boleh berbicara kalau tidak Andra akan membenci nya, Linda nurut dan diam.


" Andra... ikut Mami , kamu dengar sendiri Bintang tidak mau dan banyak yang sudah kemakan kepolosan Bintang ayo cepat tingalkan tempat ini Biarkanlah mereka merasakan, nanti uang mereka di habiskan oleh Bintang baru tau rasa sindir Maminya Andra? tetap menghina Bintang, membuat Berliana semakin marah.

__ADS_1


" Ada apa? nyonya menelepon kami kata Dokter dan JM RS. datang dengan tergesa-gesa.


BERSAMBUNG.


__ADS_2