Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
63.Semua Rahasia terbongkar.


__ADS_3

SELAMAT BERBUKA PUASA, MAKANLAH YANG MANIS MANIS DULU SEBELUM MEMSKANBYANG BERAT BERAT. SEMOGA BESOK MASIH BISA BERPUASA LAGI DENGAN LANCAR.


KITA LANJUTKAN KISAH TAKDIR CINTA BINTANG. SEMAKIN BANYAK DUKUNGAN SEMAKIN AUTHOR SEMANGAT DALAM MENULISNYA, WALAU BANYAK KESIBUKAN DI DUNIA NYATA.


BANTU LIKE, VOTE, RETE, PAVORIT DAN JUGA KOMENTAR NYANYA .


KITA LANJUT MEMBACA


Kembali kerumah Widi.


Orang tua Widi semakin kebingungan menjawab pertanyaan, kenapa rumahnya berantakan dan banyak barang di bungkus dan seperti mau pindahan.


" Itu emm anu "Bingung mama Widi menjawab. pertanyaan. mereka dan mereka menatap penuh curiga.


" Kenapa? tante, kok kayak kebingungan " Sindir Irfan pada orang tua Widi yang kebingungan dan takut.


" Tante jawab " Irfan mulai geram pada orang di depannya yang diam.


" Biar papa saja Bang Jagan emosi " tutur Papinya, karena Irfan sudah tidak bisa membebdungnya.


" Langsung saja dech pa, gak perlu kelamaan " ucap Reno.


" Aku mau kalian jawab jujur tentang Widi dan Alasan kenapa dia menusuk Bintang. kata Papi " setelah itu melihat respon mereka kaget dan gemetaran.


" Ka..kami tidak tau soal itu "jawab mereka berdua kompak.


" Bukanya Widi minta perlindungan kalian setelah menusuk Bintang? tanya Irfan penuh emosi.


" Tidak aku tidak tau di mana? Widi dia anak nya bandel sudah aku bilang iklaskan tapi dia tidak Terima" ucapnya mrngeles.

__ADS_1


" Bener seperti itu Tante? atau sebaliknya kalian yang menyuruh Widi?... " cecar Reno.


" Benar untuk apa aku yang menyuruh Widi untuk mencelakai Bintang, tidak ada pentingnya " sergahnya.


" Untuk harta " tiba-tiba Mami yang sudah menahan emosi ikut menjawab.


"Aku sudah banyak harta buat apa? jawabnya.


" Harta dari meminta dari Almarhum Adikku kan? " Sindiran Reno membuat Kedua orang di depannya shok.


" Sudahlah aku muak berbasa-basi, kalian mau kabur kan, karena Widi sudah tertangkap dan kalian juga takut kan karena kalian secara tidak sengaja ikut membunuh Adikku dan Widi bukan anak kandung kalian, tetapi anak pungut atau anak yang kalian culik aku juga tidak tau itu urusan kalian, yang aku urus sekarang kalian melakukan tindakan pemerasan pada Adikku dan mengunakan anak angkat kalian senjata mengambil harta keluarga dengan alibi perjodohan " Jelas Reno panjang Lebar dan membuat kedua orang di depannya semakin gemetaran.


" Widi sudah ada pada kami dan aku akan membawa kalian bertemu dengan Widi kebetulan sekarang dia ada di RS karena dia banyak luka " ucap Irfan mendapat kabar Widi sempat di pukul Anak Buah Angkasa.


" Rumah dan semua yang kalian miliki adalah Milik almarhum adikku ucap Reno.


" Kalian Bawa mereka berdua dan ikuti kami Jagan sampai lepas kita ke Rumah Sakit ikuti aku dari belakang " Tutur papi mengajak semua ke RS.


" Kita kembali ke RS tempat Bintang di Rawat dan Widi di rawat.


Bintang masih betah tidur walau sudah sadar dari koma, tetapi masih juga belum mau membuka matanya. Hari ini hari minggu dan semua berkumpul di RS, kebetulan mereka mendapat kabar bahwa hari ini Widi yang menusuk Bintang juga di larikan di RS, akibat luka luka.


" Bagaimana? keadaan Bintang apakah kabar baik? karena dia sudah sadar dari koma, kenapa belum diuma? "kata Berliana menghawatirkan keadaan Bintang.


" Sabar nyonya keadaan nona sangat baik dan stabil tinggal nunggu sadar saja, luka tusukny juga sudah mulai kering " jawaban Dokter bak angin segar buat mereka semua yang ada di situ, ada yang saling berpelukan apalagi Langit, langsung memeluk Bundanya.


" Angkasa diam, karena kena marah oleh Momnya main kekerasan pada perempuan, sedangkan angkasa tidak menyuruh anak buah nya untuk memukul Widi, karena Widi menolak makan dia ingin mati saja setelah dia tau dia hanya anak pungut, kalau dia tau dia tidak akan menuruti semua keinginan orang tuanya.


Di kamar Widi masih belum sadarkan diri, karena banyak luka pukulan dan tendangan dari anak buah Angkasa.

__ADS_1


" Mom apakah Yang menusuk Bintang sudah siuman dari pingsannya " tanya Awan pada Momnya. hanya celengan dari Momnya.


" Bang aku tidak menyuruh anak buahku untuk memukulinya, aku sampai markas dia sudah babak belur karena di suruh makan dia tidak mau, dia angota baru bang mainnya kasar " cerita pada Abangnya karena dari tadi dia di cueki sama Mom, hal yang sangat menyakitkan buatnya.


" Mom Jagan diem in Angkasa kyak gini lebih baik mom marah saja ini sungguh menyakitkan Mom buatku " Hanya Lirikan yangbdi dapatkan dari Momnya.


Biar tau rasa dasar anak bandel di kasih hati minta jantung kalau sudah kayak gini merengek kayak bayi, biarin aja lumayan ada hiburan sudah lama tidak usil padanya hehe batin Berliana.


" Sabar dek, kamu rayu terus saja nanti juga luluh, apalagi kamu kesayangan Mom " Hibur Abangnya melihat Adiknya merengek kayak bayi.


" Iich Kakak malu dilihat orang dikira Mom selingkuh sama brondong kalau kamu nempel terus kayak gini tuh lihat Daddymu sudah cemberut cemburubitu" tunjuk Mommnya.


" Biarin Salahnya Mom tidak mau memaafkan aku, aku akan nempel terus kayak ini, kalau perlu ikut tidur bertiga sama Mom end Daddy " Kata Angkasa membuat Mom dan Daddy melotot dan dibketawakan orang yang ada di ruangan khusus untuk menunggu pasien.


" Mom kenapa anak bandel ini lengket terus Mom, dilihatin orang tuh Malu Mom " sambil menunjuk yang lainnya.


" Bilang aja Dad iri kan sama aku, meluk Mom kyak gini " mencium Momnya dibdepan Dad langsung cemberut tingkat Dewa, sialan bocah nakal ini bikin naik darah, dulu aku bikinnya kyak apa lupa aku, hingga menghasilkan seperti ini Batin AL.


" Kenapa Daddy, kok melamun tanya Mom pada Daddy, suaminya " dia juga sedang menertawakan suaminya yang menahan cemburu pada anak tengilnya.


" Kamu ini anak siapa sich tengil banget " ucap Dad langsung menarik istrinya di ajak duduk Biar tidak di tempelin anaknya terus dan di cium cium.


" Dad malu dong masa cemburu sama anak sendiri ingat umur " omel nya pada suami mesumnya. hanya cengiran yang di dapatkan dari suaminya.


Semua melihat keluarga Irfan datang dan menyalaminya dan bertanya tentang Widi dan keluarganya.


Irfan menceritakn semuanya yang iya tau semuanya ikut geram ada orang yang tamak harta seperti itu dan memanfaatkan anak untuk mencapai keinginannya mengusai harta orang lain, ternyata malang juga nasip gadis ini untung cuma di hajar , oleh anak buah anaknya, gak sampai di habisi. hela Berliana.


" Apakah orang tuanya di ajak kesini " tanya Maya. penasaran dengan sosok orang seperti itu.

__ADS_1


"Mereka ikut kok sebentar lagi juga sampai " kata Mami Arya.


BERSAMBUNG.


__ADS_2