
...Assalamualaikum...
...Selamat malam semua pembaca Novel ku....
..." Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya ππAmin....
...Hari Ini Akan UP lagi ceritanya. Biar Author nya tambah semangat beri dukungan ya, ya dengan memberikan....
...Like...
...Vote...
...Favorit...
...Syukur di kasih Hadiah....
...Boleh juga Komentar ya....
...Terimakasih...
"Dasar pembohong!!.....",Munafik alasan saja menolak pemberian tunangan ku. Padahal, kamu sangat menikmati pemberiannya.sambil berkacak pinggang.di depan Bintang yang sedang bersih bersih.
"Lihatlah Mobil yang kamu pakai,tempat ini juga kamu gunakan untuk membuka kafe ini. Semua punya kak Arya, Sambil geram karena hatinya di selimuti iri dan dengki, dia hanya mendapatkan Mobil saja.
Sambil jari-jari mengetuk-ngetuk meja Atau sambil melotot, Jangan-jangan kamu yang sengaja, membuat Kak Arya meninggal, biar kamu dapatkan semua warisan dan kekayaannya.sambil terus berteriak teriak mengganggu Bintang.
Bintang menahan dirinya supaya tidak terpancing emosi, akhirnya batas sabar Bintang pun habis.
"Stop Widi!!....."
"Cepat kamu pergi dari kafe ini. sambil menunjuk muka Widi. "
"Pergi kamu da da.. rii.. sini... sebelum, kamu aku hajar.. .. ucap Bintang sambil mengangkat sapu dan memukul meja dengan sangat keras karena geram sama Widi yang menghinanya. Sedari tadi."
Semua siap membantu, tapi Bintang memberi kode, untuk tidak membantunya.
Semua mata,. Melihat ke Bintang."Karena Bintang terkenal gadis yang sangat lemah lembut santun, dan penyabar hari ini mereka melihat sisi lain Bintang yang begitu pemberani, Melawan orang yang menjatuhkan harga dirinya. .
"Dan satu lagi!...Jagan pernah menghina aku lagi, Harusnya kamu berkaca siapa, yang matre, " Aku atau kamu...sambil menunjuk muka Widi dengan telunjuknya".
Yang munafik,itu "Aku atau kamu!..sambil mengebrak meja yang di depan Widi. Sebelum kamu menghakimi, Seseorang, kamu berkaca dulu, sudah benar belum kelakuan kamu!, Jadi cepat pergi dari sini dan jagan pernah, kamu menginjakkan kakimu lagi ke kafe ini lagi'.Mengerti sambil mendorong Widi pergi.
"Sialan kamu, kenapa malah menyudutkan aku, " Tunggu saja, pembalasanku sambil melangkah pergi, karena, kalah dengan Bintang, dia, tidak pernah berfikir kalau Bintang, yang sekarang begitu pemberani.umpat Widi menuju mobilnya.
Banyak dapat tepuk tangan, dari sahabat, dan para karyawan, Bintang juga merasa, dirinya aneh bisa melawan Widi sampai ketakutan, Melangkah pergi meninggalkan kafe sambil marah marah.
"Bin!, Kamu hebat.aAku bangga sama kamu!.bukan lagi Bintang yang lemah saat ditindas,dan berani melawan kalau kamu merasa benar ucap Niken sambil memeluk sahabatnya memberikan dukungan".
Aku juga Beb!., lega kalau kamu, Sudah bisa menjaga diri sendiri jadi kita tidak selalu khawatir saat aku tidak bersamamu. Mereka bertiga akhirnya saling berpelukan.
"Ini juga, Karena kalian yang selalu support aku. Aku memang harus banyak belajar dari kalian biar tidak diremehkan orang, Aku akan selalu ingat pesan Mas Arya, sambil menitikkan air matanya mengingat Arya.
Terakhir dia bilang jadilah Bintang yang selalu Bersinar, di manapun kamu berada. dan menjadi wanita Tangguh tidak gampang di tindas. itu kata mas Arya.
Semangat Beb. kamu pasti Bisa.ucap Nana
"Iya, kita selalu, bantu kamu kok tenang saja. senyum Niken dan bangga pada sahabatnya.
Mereka bertiga Berpelukan lagi.
Sebentar lagi kafe Buka, ayo semua, siap siap, seruuu Bintang menyemangati semua karyawan nya..
3 Bulan Berlalu, dan kafe 3 Dara, sangat ramai, Banyak anak muda dan juga ibu ibu arisan tidak mau kalah. Datang ke kafenya.
Bintang, kuliah dengan Nana mereka seperti saudara, selalu bersama Bintang, Pulang kuliah Bintang langsung, ke kafe, kalau Nana ke kafenya cuma sabtu dan minggu. sama dengan Niken.
Tok
Tok
Tok..
Masuk saja.
__ADS_1
Ada apa Len..
Lena.Sejak kafe 3dara di buka langsung ikut pindah Bintang, ke kafenya, dan menjadi kepala koki di kafe Bintang.
"Ada pesanan banyak banget Bin!!..., perlu bantuan kamu, di dapur semua pada pegang pesan yang di kafe,sepertinya butuh pegawai lagi dech. Kalau ada pesanan dari luar pada kalang kabut.seperti hari ini. cerita Lena.
Coba nanti aku bicarakan ya, untuk nambah pegawai lagi.
Oke, ayo... sekarang aku bantu memasak,sambil berjalan menuju dapur kafe.
Semuanya selalu kagum, sama Bintang, Walaudia termasuk salah satu pemilik kafe,kalau ada membutuhkan bantuan,di dapur,Bintang selalu turun tangan langsung membantu mereka.
Ayo kita, semangat,,, sambil memakai Appron kesayangannya, pemberian Arya. dulu.saat dia kangen Arya selalu memakainya.
Saat Bintang Asik memasak tidak menyadari kalau dari tadi ada yang memperhatikan, dan tersenyum sangat bahagia, karena Bintang sudah tidak bersedih lagi....
Akhirnya selesai juga,lelah juga ya,huft.Sudah lama tidak memasak sebanyak ini kata Bintang. Sudah selesai semua masaknya. bagian kalian tinggal menyiapkan dan mengantar,selamat berkerja, aku tinggal, sambil melangkah meninggalkan dapur Kafe.
"Iya Mbak Bintang, terimakasih sudah meringankan beban kami. seru mereka yang ada di dapur.
Iya sama-sama.. sambil melangkah pergi meninggalkan kan dapur..
Kaget... Tiba-tiba ada orang yang berdiri di depannya.
"Mami...."
Sejak kapan datang... sama Bang irfan.., kenapa tidak memanggil Bintang tadi,pasti langsung Bintang samperin kesini.kan capek berdiri di sini.
Sebenarnya Mami datang Dari tadi sayang,lihat kamu masak,Sangat lincah sekali,Mami kagum sama kamu Nak.sambil memberikan pelukan ke Bintang.
Ach mami terlalu memuji... membalas pelukan Mami Arya,
aku bau loh Mi, kena asap dapur. he he.
"Ayo Bang. Sambil berjalan ke arah meja,ayo Mi cari tempat duduk...biar gak bau sap di sini ucap Bintang."
Pantas, Kafe Abang, sepi sekarang!!..,wong chef nya cantik gini...Sambil menjahili Bintang.
"Abang Bisa saja Dekh..
Mana mungkin bisa mengalahkan Kafe besar Abang.menghina ya sambil melirik ke Abang "
"Abang Bangga bukan menghina!!."
Jagan pesimis, Abang lihat untuk pemula kafe ini sangat bagus kok "Bin, yang semangat ya,, lihatlah pendatang kafe saja ada semua kalangan masuk.ucap Abang.
"Kamu,tuh orangnya Royal sama semua orang nilai + Tuh Buat kamu, coba Abang, belum menikah pasti juga ikutan naksir kamu, wkwk...sambil mengelus kepala Bintang.
"Mami,lihat Abang Godain Bintang terus... sambil bergelayut manja mengadu ke maminya Arya.
Mami selalu Berdoa,Buat kamu sayang selalu bahagia dan mendapatkan jodoh, orang yang sayang sama kamu ya nak.. sambil berbicara dan memeluk Bintang. Tapi Jagan lupa ya nanti sama mami dan papi.kalau sudah menikah.
Itu tidak akan Mi, aku kan anak gadis Mami sambil memeluk Maminya.
Abang gak di peluk juga Nich..padahal Abang mau juga loh,Dipeluk, cewek cakep,sambil menolak Noel pipi Bintang.
"Enak saja.
Minta peluk mbak Bianca Dong sana Bang. hahahaha...
Mbak Bin, ini pesanannya. sambil menaruh makanan di meja.
Makasih ya Iis.. sambil membatu menyiapkan makanan yang di bawa pegawai nya.
Mami coba resep baru Bintang,yang Bintang,Masak tadi...cobain Mi, sambil menaruhnya di mangkuk.
Hmmm enak Banget sayang,sangat pas,rasanya,pedas mantap...sambil menyuap makanan ke mulutnya.
Namanya Apa ini?..sayang...
Oh ini Yang Lagi Viral Mami...Namanya, seblak.
Coba Abang juga.. Coba yang ini.... sambil melihat, Abangnya menyuap makanan.
__ADS_1
Waah ini sangat pas, nikmat rasanya, Waah harus di foto, kirim ke Papi... biar,Gak tenang di kantor dengan senyum liciknya.menganggu Papinya.
Kamu tuh Bang!..selalu menganggu Papi kamu.... pasti nyusul kesini!..Kita menemui anak gadisnya...tanpa memberitahunya.
he he he... ketawa Mami.
Kayaknya ada pesanan Banyak, sampai kamu turun tangan tadi Bin, kata Bang Irfan..sambil makan dan berbincang bincang.
Ya Bang, Alhamdulillah, ada pesanan, 500 Cup. sambil bercerita.
Waah Alhamdulillah... Dong. Mami ikut senang sayang, kalau butuh bantuan bilang ya, Mami atau Papi siap membantu ya...
Tiba-tiba... Waah, kalian curang,kesini menikung Papi, langsung tanpa permisi, memakan yang ada di mangkuk...di depan Istrinya.
Waahh ini enak banget....bagi pecinta pedas seperti Papi.
"Papi....seru mami,, itu punya Mami, kok, di habiskan sich.sambil cemberut, seolah mengadu ke Bintang.
ππ€£ hahaha tawa Papi, setelah menghabiskan, satu mangkok seblak Mami...
Biar Bintang Ambilkan lagi Mami,,,
Bintang, Papi, nambah lagi Bolehkan,tadi tinggal dikit punya mami yang Papi habiskan tadi ,ya Bin...
Hade.h Papi rakus, masak Minta lagi.. malu malu in...saja.
"Tunggu sebentar, Bintang masuk dapur"
Datang sambil membawa Makanan.
Ini Mami. sambil mengisi mangkok kosong mereka lagi Abang juga, ayo tambah lagi.... ucap Bintang.
Setelah kepulangan mereka, Bintang pun ikut pulang.....
Merasakan sangat lelah, banyak pesanan hari ini, dan ikut juga turun tangan memasak.
Di tengah jalan,Bintang melihat ada yang kecelakaan... menabrak pembatas.
Bintang mengetuk mengetuk pintu mobilnya orangnya seperti pingsan...semakin keras belum bangun juga, aduh gimana ini harus minta bantuan...
Sepertinya,supir dan majikan...
Pak bisa minta tolong pak, bantu saya, ada yg kecelakaan.sambil menyetop taksi untuk membantu membuka mobil dan menyelmatkan orang yang di dalam..
Non,supirnya bangun dari pingsannya akhirnya dan membuka Pintu., mobil...
Apa bapak Baik baik saja? tidak ada yang terluka?...
Tiba-tiba supir kaget dan berlari membuka pintu belakang.
Nyonya,bangun aduh gimana ini....... aku bisa di gantung sama tuan.
kalau nyonya sampai celaka..sambil bergumam.
Mbak bisa bantu saya oleskan minyak kayu putih biar nyoya sadar sepertinya,hanya pingsan.
Lain kali hati hati, pak kalau menyetir.. Jagan banyak melamun, dan kalau ngantuk sebaiknya berhenti dulu, atau apalah...sambil memberi tahu supir.
"Bu, bangun Bu,!!!....
Anda tidak apa apa kan.... sambil memberikan minyak ke hidung ibunya yang pingsan.
Ketika membuka mata Ibu itu sangat kaget, dan menutup mulutnya...
"Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UP nya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
komentar
Terimakasih ππ.
__ADS_1