Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
92. Kamu Hanya Milikku.


__ADS_3

SELAMAT MALAM.


MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU


UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.


TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.


Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tingalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.


" Daddy bagaimana? kalau Bintang di ajak kesini, biar jelas alasanya apa? hanya terobsesi atau apa atau ada orang lain lagi yang ingin mencelakai Bintang" kata Angkasa pada Daddynya, sedangkan yang di ajak bicara tidak fokus memikirkan sesuatu hal.


" Iya Om, biar semua jelas kata Gema.


" Kalau menurut aku Jagan aku takut dia menyakiti Bintang, aku tidak rela Bintang menjadi umpan " Sangah Langit, karena dia tidak mau Bintang terluka.


" Dasar Bucin, siapa yang mau Bintang terluka Bodoh apa? aku mengunpankan adik kesayanganku " Marah Angkasa pada Langit.


" Iya karena aku sangat mencintai Bintang " Hardik Langit.


" Stop stop " teriak Daddy.


" Aku setuju rencana Angkasa kita akan tau apa motifnya kalau mereka bertemu, dan dia atas kenginnan sendiri atau masih ada bosnya " ucapan Daddy membuat Langit Bungkam.


" Oke Dadd akan aku persiapkan ruangan yang aman buat Bintang " Angkasa segera melangkah pergi.


" Bagaimana Lang, apa? mau meragukan Daddy? tanya AL pada sang menantu bucin.


Jadi ingat aku dulu, sangat bucin terhadap istriku dan sekarang terjadi pada menantuku Hahahaha " Batin AL tertawa.


" Tidak Daddy aku ikut rencana Daddy saja " ucap Langit


" Jagan Khawatir aku pastikan putriku baik baik saja " sambil menepuk bahu Langit yang terlihat sangat khawatir dan mencintai putrinya.


" Terimakasih Dad "


" Sama-sama kamu bantu Angkasa mempersiapkan semuanya untuk Bintang ya " kata Daddy.


Semua mempersiapkan apa yang di perlukan di ruang Angkasa, yang biasanya di pergunakan untuk interogasi.

__ADS_1


Di Mansion Setelah mendapat kabar dari Angksa bahwa Bintang di ajak ke markas Angkasa semua terbangun, apalagi Bunda Maya terlihat sangat khawatir untung Suaminya menenangkan.


" Bunda percaya saja pada Berliana dan AL mereka pasti sudah memperhitungkan semuanya , mereka berani mengambil keputusan seperti ini " Meredam istrinya yang sedang gundah gulana.


" Mbk Maya tenang saja insyaallah putri kita akan baik baik saja, aku akan menemaninya nanti " ucapan Berliana membuat Bunda Maya sedikit lega.


" Alhamdulilah kalau dek Sari menemaninya aku takut Bintang tersakiti, aku tidak rela " sambil terisak dan memeluk Bintang.


Setelah semua memberi pesan dan berpelukan, Bintang akhirnya mengeluarkan suaranya.


" Aku janji sama kalian semua, aku akan kembali dengan selamat, kalian tidak usah kwatir ya doakan saja aku baik baik saja dan kembali dengan selamat " kata Bintang bseperti biasa selalu bilang akan baik baik saja.


" Bin...! janji kamu tidak akan terluka Kata Nana yang takut Bintang akan terluka lagi.


" Sayang aku kita berangkat karena persiapan di sana sudah selesai dan ikat tadi pesan Mom ya sayang " kata sang Mom.


" Siap Mom chayang " jawab Bintang.


"Le dan Fran Bang Edo aku titip mansion dan isinya " kata Berliana, ya g masih bisa melucu menghibur semuanya.


Bintang Awan dan Berliana berangkat di kawal bayak Bodyguard.


" Ayo sayang kita turun sudah di tunggu Dad dan Angkasa " Cerita Berliana pada Awan dan Bintang yang masih ragu untuk segera turun.


" Dek tidak usah takut ya ada Mom Daddy Abang kakak ada juga calon suami kamu " kata kata Awan membuat Bintang tersenyum manis.


" Iya Bang aku percaya pada semuanya kok " jawab Bintang.


" Sayang " Langit langsung memenuk Bintang tidak perduli pelototan mata dari sebelahnya.


" Dasar bucin tidak tau tempat " gerutu Genta.


" Biar dasar kalian jomblo " ejek Langit pada semuanya. sedangkan pasangan suami istri itu hanya tersenyum melihat tingkah mereka.


" Ayo kita masuk "ajak AL pada semuanya.


" Sayangnya Daddy tidak usah khawatir nanti di temanmu Mom saat masuk sayang " sambil mengelus rambut Bintang.


" Iya Daddy Bintang sayang Daddy " mencium pipi Daddy dan mendapat pelototan dari Langit cemburu.

__ADS_1


" kalau kamu mau tunggu halal ya " goda Mom pada Langit, dan membuat Langit tersenyum malu.


Bintang dan Mom masuk ke ruang Isolasi, menunggu mereka membawa target.


Bintang dan Mom duduk di sofa yang sudah di persiapkan oleh mereka.


" Aldi........! " teriak Bintang membuat semua orang yang ada Di balik layar terkejut kok Aldi .


" Bintang sayang, ternyata kamu masih ingat dengan aku aku kira kamu akan menduga kalau aku adalah Ando si penjahat wanita itu? " kata Aldi.


" Aldi kenalkan ini Bunda angkatku yang merawat aku dari kecil " Bintang memberitahu Bunda angkat, Berliana merubah penampilan nya.


" Hallo tan salam kenal aku teman Bintang dari SMP dan orang yang selalu menjaga Bintang " kata Aldi.


" Terimakasih Nak Aldi sudah menjadi teman Bintang aku dengar nak Aldi mencintai Bintang apa benar? kata Bintang kalian cuma berteman? maaf ya kalau tante lancang " kata Berliana.


" Maaf Bin, aku dari SMP suka sama kamu tapi aku takut kamu menolak, dan bibimu pasti melarangnya " apalagi Ando selalu saja ingin mendapatkan kamu?" sedih Aldi.


" Iya AL gpp maaf ya kalau aku ada salah selama ini kata Bintang berusaha tidak takut, karena dia ingin tau apa sebenarnya yang terjadi antara Aldi dan Ando.


" Heem Bintang, sebaiknya kamu ikut aku saja di jamin kamu aman banyak yang ingin membunuhmu mencelakaimu apalagi Ando sangat ingin memilikimu tetapi dengan cara kotornya karena wajah biadab ini aku selalu menanggung semuanya Bin, aku pastikan kamu aman Bin, aku tidak akan menyakitimu aku janji " Bin kata Aldi membujuk Bintang.


" Memangnya yang mau membunuhku itu Ando? tanya Bintang pada Aldi? " Membuat Aldi mengeleng tapi juga menganguk membuat Berliana Bingung.


" Dia bukan ingin membunuhmu tapi memilikimu Bin dia sangat terobsesi dengan kamu, beda dengan aku, aku sangat mencintai kamu Bin, aku selalu melindunggimu di kampus kalau Ando mendekatimu " kata Aldi. berusaha meyakinkan Bintang.


" Tante Boleh tanya sama kamu Ando? Berliana masih curiga di depannya Ando apa Aldi, Aldi menoleh saat di panggil Ando.


" Maaf tante salah sebut tadi, maksud tante Nak Aldi abis hampir sama, terus kalau bukan Ando siapa? yang ingin mencelekai anak tante, tante takut nak! kejadian yang lalu akan terulang untung ada mantan pacar Bintang " kata kata Berliana membuat orang di depannya marah.


" Jangan sebut nama laki-laki lemah itu, dia lebih baik mati tidak berguna syukurlah dia putus dengan Bintang " kata Aldi.


Bintang terkejut melihat raut muka Aldi???


Apa yang di lihat dari Aldi?? oleh Bintang????


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕

__ADS_1


__ADS_2