
SELAMAT MALAM SEMUANYA BAGI YANG BERPUASA SELAMAT BERPUASA YA, DAN SHOLAT TARAWIH.
MAAF UP TERLALU MALAM BUAT YANG MENUNGGU DAN SETIA DENGAN KARYA KU INI.
BUAT YANG SELALU MEMBERI LIKE, VOTE, RETE DAN KOMENTAR AKU UCAPKAN TERIMAKASIH, KARENA DUKUNGAN KALIAN SEMUA AKHIRNYA MENDPATKAN KONTRAK DARI MANGATON.
SEMOGA SELALU BISA UP SETIAP HARI, KARENA BANYAK JUGA KESIBUKAN DI DUNIA NYATA MENJELANG HARI RAYA. BIASA PEREMPUAN PASTI BIKIN KUE DAN LAIN-LAIN.
KITA LANJUTKAN MEMBACA LAGI.
Masih di RS.
Brak pintu terbuka tanpa permisi dan munculah gadis bar bar.
" Maaf apakah aku menganggu kalian? sepertinya aku datang tidak tepat waktu..!. "gadis itu menutup mulutnya. saat mendapat pelototan dari si Kaku.
" Kamu siapa? "
" Aku Senja "
" Apakah kamu salah kamar? tanya Widi pada Senja yang terlihat bingung mau menjawab apa? atas pertanyaan Widi, katanya tadi Widi tidur mangkanya Senja mau melihat diam diam tidak taunya sudah bangun dan ada si Kaku lagi gerutu Senja.
" A.... Aku Seja Maaf kalau menggangu kakak, aku pergi saja ya " ucap Senja, ketika mau melangkah si kaku bilang ke Widi.
" Dia Senja anak tante Mell dan kalau benar kamu anak tante Mell berati dia Adik kamu si bar bar ini " sambil menujuk Senja.
" Dasar kaku tumben tidak pelit bicara biasanya datar dan kaku " gerutu Senja dan di dengar oleh Awan.
" Kamu kesini Senja " panggil Widi pada Senja dan Widi langsung memeluk Senja sangat Erat, disini Widi merasakan keanehan, dia merasa sangat nyaman dan hangat saat memeluk Senja yang katanya Adiknya.
" Kakak Aku harus memanggilmu Kak Widi atau Embun? tanya Senja yang bingung.
__ADS_1
"Yang membuatmu kamu nyaman saja adikku " jawab Widi, supaya gadi cantik di depannya tidak Bingung memanggilnya.
" Kalian mau membantuku melihat keadaan Bintang, untuk meminta maaf walau semua tidak sepadan dengan yang aku lakukan dan aku siap kalau keluarga nya memasukkan ku ke penjara " Ucapan yang penuh penyesalan dan sungguh dia baru kali ini melakukan kejahatan.
" Kakak tenang dulu ya, biar kakak pulih dulu nanti saat Bintang sadar aku bantu Bicara sama Bintang dan Bang Elang " Hibur Senja pada Kakaknya supaya tidak banyak Fikiran dan cepat sembuh. sedangkan Awan memperhatikan laptop dan sesekali melihat percakapan Adik kakak itu.
" Kak kenapa? si Kaku ini kok di sini hemm, terus padahal yang lain pada makan? kenapa dia tidak ikut " Bisik Senja pada Widi dan itu sontak membuat Widi tertawa tetapi beda dengan Awan terlihat menahan marah karena berbisik tapi Awan mendengar.
" Hei..! gadis bar bar Jagan menjelekkan namaku ya " Ancam Awan pada Senja. dan hanya juluran lidah Senja mengejek Awan.
" Kalian ya entar Mommy kaminin loh kalian berdua " yang tiba-tiba muncul membawa makanan dan minuman buat awan dan siapa saja yang lagi berjaga.
" Senja bagaimana sudah ketemu kakak kamu kamu seneng tidak? " tanya Berliana.
" Seneng banget Tan, seandainya dia dan ternyata dia bukan sedarah aku tetap angab ini kakak aku Tan " sambil memeluk Widi erat dan penuh sayang karena selama ini Senja kepingin punya kakak cewek yang bisa di ajak curhat dan jalan jalan ke Mall.
" Semoga ya kalian sedarah, dan tante sangat yakin 99℅ loh kata " Berliana.
" Kamu fokus kesembuhan kamu saja ya, urusan itu nanti tante Bantu ucap Berliana punya rencana Sendiri.
" Kakak tenang saja, kalau tante Berli sudah turun tangan Aman sech kak " Hibur Senja pada kakaknya.
" Makasih ya deck Aku bahagia sekali seandainya kakak di beri kesempatan kakak mau jadi diri kakak sediri kakak tidak mau jahat sama orang dek, kakak cuma mau di sayangi dan di cintai banyak orang tidak mau selalu di bilang jahat Dek "tiba-tiba Widi bergetar hebat dan menjerit. Awan langsung mendekat dan tanpa aba aba langsung memeluk Widi. Membuat Widi sedikit tenang dan nyaman.
" Maaf Mom aduuuh tadi spontan " ucap Awan yang mendapat jeweran dari Momnya yang dia pikir modus anaknya.
" Alasan saja itu Tan, bilang aja mau modus sama kakakku hayo ngaku Kamu kaku " tunjuk Senja pada orang di depannya yang dia lihat Awan suka sama kakaknya dia mulai kepo.
Sedangkan Widi di baringkan oleh Berliana dan di bisiki bahwa semua baik baik saja.
" Kamu anak baik Embun kamu adalah Embun bukan Widi, kamu Embun anak baik cantik dari keluarga yang penuh penyayang sayang ikuti tante Aku adalah Embun terus di ulang ya " sambil Berliana ngelus kepalanya dan Widi mulai memejamkan matanya dan tertidur dengan tenang.
__ADS_1
Senja menangis sesengukan karena melihat kakaknya seperti itu.
" Tante Tolong beri pelajaran orang yang membuat kak Embun seperti ini aku sakit melihatnya Tan, ada orang sejahat itu ya Tan " Tangis Senja dalam pelukan Berliana melihat Kakaknya Depresi seperti itu.
" Sabar sayang semua pasti baik baik saja " ucap Berliana penuh kasih sayang.
" Senja sayang kenapa menagis? Apa yang terjadi Nak! " Tanya Mell yang baru datang melihat anaknya menagis di pelukan sahabatnya.
" Bagaimana? Mell apakah hasilnya sudah keluar? " Berliana memastikan kebenarannya.
" Alhamdulillah 99℅ dia anakku semua cepat karena di bantu Papa angkatnya Embun, dia ternyata juga korban sama seperti Embun, aku memaafkannya tetapi tidak dengan mantan suster itu, dia gila dia merusak mental anakku " tangis Mell menyayat hati.
" Tadi Embun sempat histeris alhamdulillah sekarang sudah baik baik saja, sepertinya sebentar lagi kita bakalan terwujud berbesanan Beb "melirik Awan dan mengoda Berliana pada Mell sahabatnya.
" Memangnya Awan mau sama Senja ini pecicilan Awan itu kalem " Tanya Mell pada sahabatnya.
" Mom Anak sediri ya di katain pecicilan kayak gitu iich nyebelin dech" Gerutu Senja pada Mamanya.
" Emang kamu kan gitu " jawab Mell.
" Kalau laki-laki tinggal dia mendingan gak merid Ma Senja " berucap sambil mengejek Awan.
" Siapa juga yang mau ma kamu gadis bar bar, kolokan " Awan membalas ucapan Senja.
Kedua emak mereka hanya tertawa melihat anaknya terus adu mulut dan Awan biasanya diam ini terpancing dengan ucapan Senja.
HAYO TEBAK SIAPA? JODOH AWAN???.....
Terimakasih yang sudah menunggu Upnya maaaf telat Up ya semoga kalian masih setia tidak berpindah ke lain ❤💞......
Selamat Malam.
__ADS_1