Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
157. Terbongkar.


__ADS_3

"Iya! Mom paham sayang, luka yang kamu alami akan sembuh dengan sendirinya nak" ucap Berliana.


" Ayo sayang ke Alam lagi, Mom sudah kirim pesan pada Dad untuk menyusul ke ruangan Alam, " ucap Mom.


" Iya Mom.. sayang! " memeluk Momnya dengan berjalan sambil memeluk, di saat dia sedih, dia sangat bersyukur ada Mom, yang selalu ada saat dia sedih terpuruk.


" Sayang ayo kok melamun, ada yang kamu fikirkan, kalau ada masalah atau apapun berbagilah pada Mom sayang ya, " ucap Berliana.


" Iya Mom, selama masih bisa Bintang atasi. Bintang berusaha melawan rasa sakit hati, berusaha iklas, kerang kan dia sudah bahagia, apalagi kalau benar Alam adalah Langit, bonus bahagia dari Allah. Dia juga harus belajar memaafkan kalau seandainya David masih hidup ataupun tidak ada karena dia juga mengorbankan nyawanya demi sang Daddy.


Sampai di ruang rawat inap Alam semua duduk dengan diam hanya ayah dan ibunya Bintang yang terus menagis msrtapi apa yang akan terjadi nanti apakah dia akan mengakui atau sebaliknya, tapi mereka berkuasa bisa melakukan apapun aku harus bagaimana dan apakah ucapan nyonya ini bisa di percaya tidak akan menjauhkan Alam dari kita lamunan ibu buyar saat tangan halus menyentuh pundaknya dan mengelusnya, karena sedari tadi dia sesengukan.


" Sudah Bu Jagan menagis terus ya, Alam pasti baik-baik saja ibu tidak usah khawatir " ucap Bintang.


" Maafkan ibu Bintang akibat ke egoisan ibu, Langit tersesat dan tidak kembali "ucapan Ibu terhenti saat Ada orang yang memeluknya.


" Sudahlah Ibu, maafkan ucapan saya kemarin karena saya kesal dan marah, setelah saya renunggi, mau dia Alam atau Langit tidak masalah, yang terpenting mereka baik-baik saja, kita rawat mereka bersama ya, Jagan menagis karena ucapan saya, tapi satu hal saya minta dan tidak ada penolakan, ibu dan keluarga tinggal di rumah saya beserta bapak, supaya Alam atau Langit tidak binggung memilih ya Bu " ucapan Bunda Maya semakin dalam. Akhirnya mereka saling berpelukan satu sama Lain.


Bintang dan Berliana sangat senang melihatnya, tidak ada perebutan dan pertengkaran, semua, karena ucapan Bintang Bunda Maya membuka hatinya tadi.


Flasback On


"Bunda boleh Bintang bicara kan? ini mengenai Ibunya Mas Lang, dan apa yang akan terjadi nantinya " Ucap Bintang.

__ADS_1


" Bun, Bintang minta tolong sama Bunda untuk memaafkan bapak dan Ibu Mas Lang mungkin mereka menyembunyikan ini pasti ada alasanya, selama satu tahun mereka bersama Bun, mereka sangat saling menyayangi, dan Ibu begitu menyayangi Mas Lang Bun, mungkin mereka takut kehilangan Mas Lang, mangkanya mereka menyembunyikan identitas Mas Lang, atau mereka takut Mas Lang di sakiti orang lagi, banyak kemungkinan yang mereka fikirkan, dan sekarang terjadi, kita menemukan Mas Lang, walau tes DNA belum keluar tapi Bintang yakin 99 ℅ Akurat, dia adalah Mas Lang, karena semua bukti mengarah ke sana.Ucapan Bintang membuat Maya sadar apa yang di lakukan yang tadi salah dan ucapanya menyinggung banyak orang.


" Maafkan Bunda sayang! kamu benar nak, Bunda Egois, dan tidak memikirkan perasaan mereka, Bunda sekarang paham, waktu, Berliana, membiarkan kamu di rumah Bunda, saat itu bunda juga Egois, tapi sekarang Bunda tidak akan lagi mengulang kesalahan yang sama " Ucap Bunda Maya.


" Iya Bun..! Bintang tau, Bunda adalah ibu terbaik dan tidak akan Egois, Kita tunggu Mas Lang sadar apa yang akan terjadi nanti ,kita kita jalani saja, nanti pelan pelan kita beritahukan Mas Lang Bun " kata pencerahan Bintang di Terima baik oleh Maya, membuat Bintang Lega.


" Ya sudah Bintang pamit ke toilet ya Bun, dekati saja Bun kasiha mereka berdua nangis terus " Pamit Bintang dan menyuruh Bunda mendekati kedua orang tua Alam Atau Langit.


Setelah dari toilet dia melihat Daddy nya bajunyberlumuran darah dan acak-acakan.


Flasback Off.


Maafkan saya nyonya, Maafkan saya, saya hanya takut berpisah dengan anak saya, saya sangat menyayanginya seperti anak saya sendiri, tolong Jagan pisahkan saya ya nyonya sambil memohon mereka berdua sujud di kaki Bunda Maya.


" Kalian tolong bangun jagan seperti ini ayo! bangun ya, aku bukan orang egois yang tidak mau berbagi dengan kalian, kalian bangun dulu, atau... aku akan membawa Langit pergi ancam " Bunda, supaya mereka mau berdiri dan bicara sambil duduk di sofa di ruang tunggu yang anak buah Berliana Siapakan.


" Terimakasih , maafkan kami ucap bapak Alam.


Bintang menyodorkan gelas berisi air putih untuk kedua mertuanya yang masih sesengukan habis menagis.


" Kalian berdua tidak perlu merasa khawatir ya , semua tidak akan berubah, kalian tetap kedua orang tua Alam, aku sebagai orang tua kandung dari Langit, berhutang budi pada kalian berdua, tidak seharusnya aku membenci kalian yang tadi hanya emosi sesaat saja, saya yang lebih muda dan saya juga minta maaf, atas ucapan saya tadi, saya sadar kalian sangat berjasa pada anak saya wau dia masih lupa ingatan " ucap Bunda.


" Iya saya juga " ucap Bapak.

__ADS_1


" Kalau boleh tau, kalian menemukan Alam di mana? Dan kondisinya seperti apa? tanya Mom Berliana yang ikut duduk dan menanyai mereka berdua.


"Cerita saja kalian aman kok RS ini milikku jadi kalian tidak usah takut " Penjelasan Berliana membuat Kedua orang tua Alam tenang.


" Iya nyonya karena saya takut, kalau saya cerita Alam dalam bahaya, tapi saya dan percaya kalau kalian menjamin, pasti kita Aman dan saya akan menceritakan semuanya.


" Iya Bapak dan Ibu tidak usah khawatir Mom dan Bunda sudah jinak, apalagi kalau sama orang baik seperti kalian berdua di jamin " Kata Bintang sedikit mencairkan suasana.


" Duch bocah satu ini ketularan kakaknya kalau sudah bicara mbk May " Omel Berliana pada Putrinya.


Hahaha, " Kalau Bintang ini cenderung perpaduan Dek sari kamu dan Bos AL, pedas bicara nya seperti Pak Bos dan baik hatinya seperti kamu dulu, gak sekarang " goda Bunda suasana yang tadi mencekam menjadi hangat dan ramai.


" Ich kamu mbk, untung gak ada mereka bisa di ledekin ini,untung belum punya cucu, malu, kalau ada cucu, nenek kakeknya Bucin " ucap Berliana.


" Ya gpp, yang penting harmonis dan bahagia rumah tangganya " Kata Ibu, akhirnya ikut bersuara.


Dari pintu ternyata Muncul Mell Senja dan Inara.


"Makanan datang, maaf telat, tadi izinnya susah, mau bagaimana lagi cari Aman " oceh Senja.


" Iya Gpp sayang ayo masuk, makan, setelah itu mendengarkan Cerita dari Ibu bapaknya " Ucapan Maya, membuat Senja sangat Senang, dan bersemangat.


BAB Selanjutnya cerita tentang Langit kenapa menjadi Alam.

__ADS_1


Bagi yang berharap Langit masih hidup, kembali ya, tokoh idola sudah kembali**.


__ADS_2