
...Walau puasa tetap aku usahakan tetep Up ya demi kalian pembaca setia ku ....
...Bantu like dan komen ya, para pembaca ....
" Bintang di dalam mobil terus menangis karena merasa keputusannya salah, dia melajukan mobilnya membelah keramaian kota Bandung dengan sangat kencang ternyata tujuanya Bukan ke kafe, melainkan ke makam Arya dan dia ,dia disana biasanya selalu curhat tentang isi hatinya pada Arya.apa yang dia rasa selalu di ceritakan pada gundukan tanah di depannya. karena Rasa bersalah pada Arya, pernah menolaknya mengikari kalau dia juga sayang sama Arya. kini terulang pada Langit.
Mas Arya apa pilihanku salah menolaknya Mas, tapi kenapa setelah menolaknya hatiku sakit mas Bintang menangis di gundukan tanah yang bertuliskan Nama Arya mantan pacarnya yang meninggal karena kesalahan orang terdekatnya. setelah puas menangis Bintang berdoa buat Arya. tanpa dia sadari dari tadi ada yang memperhatikannya dan mendekatinya kenapa gadis secantik itu kenapa? menagis apa pacar atau suaminya?.
menepuk bahu Bintang dan bertanya?
" Kenapa menangis Cantik, kamu di tinggalkan pacar atau suami kamu? belajar iklaskan biar di sana dia tenang. kamu juga belajar untuk iklas saja biar hatinya plong kata Ibu yang datang dan memeluknya. dan Bintang merasa nyaman saat memeluk ibu ini.
" Maaf tante tante ini Siapa kok ada di makam juga " tanya Bintang dan melepaskan pelukannya penasaran pada wanita yang mengunakan Hijab dan sangat cantik dengan seumuran nya tapi masih sangat cantik muda dan Modis.
" Tante sedang ziarah ke makam mertua tante Nak, setiap pulang ke Bandung pasti tante mampir ke siniintuk Ziarah karena semasa hidup beliau begitu sayang ke tante seperti putrinya sendiri,tante selama ini tinggal di London bersama Suami karena suatu Hal "katanya berlinangan air mata yang keluar dari mata cantiknya. dia merasa nyaman saat memeluk gadis cantik di depannya.
"Nama kamu siapa Cantik kalau boleh tante tau "tanya nya? sambil mengelus kepala Bintang dengan lembut dan penuh kasih sayang.
" Namaku Bintang tante "jawabnya membuat orang di depannya Shok karena namanya sama dengan anaknya yang hilang entah kemana?.
"Bintang...! ulangnya" pada kata Nama Bintang. karena persis nama putrinya yang Hilang.
" Iya Benar tan, namaku Bintang " jawab Bintang membuat tante di depannya Menangis sesengukan membuat Bintang Bingung kok jadi tante ini sekarang yang menagis.
" Nama kamu seperti Anak tante yang Hilang sayang namanya juga Bintang " katanya dan membuat Bintang ikut menangis entah perasàn apa Bintang Ikut menangis.
" Tante Jagan menangis ini Bintang ikut menagis "jadinya kata Bintang, membuat mereka berdua tertawa sambil menangis.
__ADS_1
" Boleh tidak Bintang panggil tante Mommy saja ya, Jagan tante, biar tante bisa mengenang anak tante Bintang " penuh permohonan Bintang tidak tega dan meng iyakan. permintaan tante di depannya.
" Baiklah tante, eh salah Mommy "Ralat Bintang pada pamggilanya.
" Gak Papa nanti juga terbiasa kok kamu mau ikut tante kerumah Mom Biar bisa cerita banyak " kata tante di depannya.
" Maaf ya tan eh Mom bukan Bintang menolak tapi Bintang ada janji di kafe, takut di tunggu mungkin lain kali ya Mom " kata Bintang. sambil memeluk tante di Depannya.
" Oke sayang Panggil Mommy Berliana saja ya Biar Akrab. mommy boleh minta Nomer telpon kamu kan? Biar mommy bisa hub Bintang " sambil menyodorkan HP biar Bintang menulis nomernya.
" Iya Mom kata Bintang dan Bintang merasa nyaman dekat dengan Mommy barunya.
" Kalau ada masalah bisa cerita ke mom sayang, Jagan di pendam sendiri siapa tau mom bisa bantu pasti mom bantu kata Berliana. sambil mengelus pucuk kepala Bintang dan menciumnya.
" Bintang pamit ya Mom " menciun tangan Berliana. Berliana sangat senang seperti menemukan anaknya yang hilang. pada Sosok Bintang ini.
Bintang merasa ada yang terus mengikutinya dari tadi dari tampangnya mencurigakan tidak seperti pengawal langit yang memakai seragam rapi, kala u ini seperti perampok.
Apa mereka suruhan Bang Langit, atau orang yang mau menculikku aduh aku jadi takut. apa aku telepon Bang Langit ya. orangnya serem serem aku beneran takut di culik lagi.
Telepon saja dech. aku coba dulu
Duch kok gak di angkat ya, apa belum sampai jakarta. atau masih marah sama aku gumam Bintang.
Tiba-tiba HP nya berbunyi dan Langit yang telepon balik Bintang.
" Ada apa? dengan nada dingin seperti biasanya sebelum dia kenal dekat dengan Langit.
__ADS_1
Bintang dari nada Lagit Bintang menyimpulkan Langit masih marah padanya.
" Bang apa abang menyuruh orang mengikuti aku, soalnya dari tadi ada 4 orang yang menggikutiku Bang dan wajah mereka seram seperti perampok Bintang takut Bang " ucap Bintang. memelas dan nada bergetar.
" Sebentar aku tanya mereka. kata Langit. mrmatikan telepon dan langsung menelepon anak buahnya.
Langit sangat kaget ternyata bukan anak buahnya yang mengikuti Bintang, Langit langsung memerintahkan anak buahnya karena Langit melacak keberadaan Bintang dari HP yang dia berikan pada Bintang untuk berjaga kalau terjadi sesuatu pada Bintang. Langit langsung menghubungi Bintang lagi.
" Kamu cari tempat ramai ya Bin, sekarang anak buah ku masih perjalanan ke sana, ingat Jagan panik, biar mereka tidak curiga ya dan kamu Jagan sendirian cari ketumunan kata Lang. mengarahkan Devita. karena Langit sejujurnya khawatir mau menyusul tapi di larang Senja karena Bintang taunya Langit sudah balik ke Jakarta.
" Iya Bang " Jawab Bintsng dengan nada bergetar karena ketakutan.
Kenap semua memburuku, apa salahku pada mereka,apa yang aku lakukan sama mereka kata Bintang
Tiba-tiba," Nona Bintang tanya 5 orang yang berpakaian seperti Bodyguard tetapi tidak seram dan Rapi.
" Kami di utus tuan Langit untuk mengantarkan Nona ke kafe katanya" tetapi Bintang ragu, dan akhirnya mereka menelepon Langit dan memberiikan HP Mereka pada Bintang.
" woke aku ikut kalian" kata Bintang ternyata Langit masih perduli walau sudah di tolak dan masih melindunginya. membuat Bintang semakin menyesal menolak Langit.
" Nona Mobil Nona biar di bawa anak buah saya, Nona ikut mobil kami saja" kata mereka dan di iyakan oleh Bintang. karena orang tadi masih mengikutinya sampai parkiran Mobil.
Benar mereka Langsung kabur saat tau Bintang sama mereka , mereka lapor pada Bosnya karena belum bisa membawa Bintang.
Laporan itu membuat Bosnya Murka semakin ingin menghancurkan Bintang. karena dia semakin iri dengan keberhasilan Bintang yang memiliki kafe yang sangat ramai rumah mewah dan kehidupan memah. yang seharusnya menjadi miliknya.
Hayo siapa coba tebak???
__ADS_1