Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
45.Permintaan Bunda.


__ADS_3

Setelah telepon dengan langit panjang Lebar Di tutup oleh Bunda. Bunda meminta Izin pada mereka semua yang berkumpul di rumah Bintang Bunda ingin membicarakan sesuatu tentang Bintang dan Langit.karena Bunda tidak mau keduluan orang lain dia tidak mau kehilangan Bintang.


" Maaf sebelumnya kalau saya lancang tetapi saya tidak mau keduluan orang lain. saya mau minta Izin kebetulan ada orang tua angkat Bintang pak Agung dan ayu kebetulan saya mengenalnya, kalau keluarga almarhum nak Arya kebetulan saya baru bertemu, saya mau melamar Bintang, untuk anak saya Langit dan kata Nak Irfan saya di suruh minta Langsung pada bapak ibu seperti amanat Almarhum, karena saat ini paman Bintang sedang koma" kata Bunda panjang lebar.dan sejak pertemuan pertama kali dengan Bintang saya sudah menyukainya dan saya juga berterima kasih ada gadis baik murah hati menolong saya saat saya kecelakaan dulu kata Bunda.


" Kalau dari pihak saya setuju saja jawab mami Arya, yang penting Bintang dapat kasih sayang,kalau melihat Ibu menyayangi Bintang tulus saya merasa tenang pasti Bintang bisa disayang tetapi apa Langit setuju" tanya Papi Arya.


Saya tidak mau Langit terpaksa terus Bintang di buat menderita karena seperti di novel novel karena perjodohan" kata Mami Arya, ternyata pengemar Novel juga.


" Langit pasti setuju jawab Bunda " tegas, karena dia yakin Langit dan Bintang punya hubungan khusus.


" Kalau dari kalian bagaimana? Ayu dan Agung apa kalian setuju tanya Mell pada mereka berdua selalu orang tua angkat Bintang.


" Kalau aku terserah yang menjLankan, aku tidak mau Bintang, terpaksa atau pun anak kamu mbk May, karena yang aku inginkan cuma kebahagiaan Bintang" Ayu begitu menyYangi Bintang seprti putrinya Nana.


" Panggil saja Bintang kesini kata Irfan dan Reno biar semua jelas" karena mereka tidak akan memekasa Bintang" semua keputusan ada pada Bintang.


" Nana dan Niken memanggil Bintang ke kamarnya.


Sedangkan di kamar Bintang sedang menerima telepon dari Langit.


" Ada Pa Bang? dari tadi telepon kata Bintang menanyakan pada Langit siapa tau ada yang penting.


" Love bisa ganti ke Video Call ? Saja ya" kata langit pada Bintang sebenernya Langit sangat merindukan Bintang tetapi gengsi kalau ketahuan Bintang dia kangen.


" Sudah Bang ada apa ? Bang, aku belum mandi ini, Bintang malu malu di lihat Langit masih berantakan dan berkeringat karena abis membersihkan dapur tadi. wajah kusam dan lelah.

__ADS_1


" Kenapa kok sampai kayak gitu abis ngapain saja kamu Love? terus kenapa ada bekas sabun di pipi kamu kata Langit, dan langsung membuat Bintang malu, dan langsung berkaca ternyata benar banyak sabun yang menempel di pipinya.


" Tadi abis cuci piring dan bersih bersih Bang , mau mandi abang telepon. cerewet Bintang dan membuat Langit tertawa lucu melihat Bintang capeknya hilang. padahal tadi sangat kalut akibat pertemuan nya dengan investor banyak kendala tetapi melihat senyuman Bintang mengalihkan Dunia.


" Love besok aku ke Bandung kamu mau aku bawakan apa? terus kamu sudah di tanya tanya belum tadi sama mereka Apalagi Bunda dan tante Mell " kesel banget tantenya ya super kepoo menurut Langit.


" Belum Bang tadi abis makan aku bantuin Bunda Bersih bersih terus di suruh mandi tapi gak mandi mandi pasti mereka nungguin aku Bang" mengasih kode biar teleponnya cepet selesai.


" Woiii besok mau aku bawakan apa? tanya ulang Langit karena Belum di jawab oleh Bintang.


" Hmm gak usah repot repot Bang kata Bintang.


" Tidak ada yang repot tinggal kamu sebutkan saja pasti aku bawakan" kata Langit berharap Bintang meminta apa saja.


"Terserah Abang saja dech aku Terima kok jawab Bintang.


" Hah..!. Abang Isch." kata Bintang Mengkruvucutkan Bibirnya. jadi tambah seksi menurut Langit.


" Kenapa Bibir nya itu di manyunnin, mau aku Gigit? goda Langit.


" Bunda tadi sibuk apa sampai aku telepon kok di abaikan tadi Love? tanya Langit.


" Di bilanggi tadi lagi beres beres di bantu Bunda tanya lagi " kesal Bintang, itu hiburan tersendiri buat Lang.


" Cieh yang akur sama calon mertua goda Langit membuat Bintang merah padam malu campur bahagia.

__ADS_1


" Sudah ya Bang Binta g mau mandi takut si tunggu semuanya ya", mohon Bintang pada Lang supaya Lang segera mengakhiri pangilannya.


" Heem ya sudah, mandi yang bersih wanggi ya Love kata Lang menutup teleponnya.


Huft, ya Allah kenapa jamtungku deg deg deg an ya.


Tok


Tok


Bunyi ketukan dari luar, " Bin Bintang Buruan di tunggu semuanya, Bintang bergegas mematikan HPnya dari Lang dan menyimpanya, takut ketahuan, lalu membuka pintu kamarnya.


" Ya Allah Bin! kamu belum mandi dari tadi kata Nana dan Niken padahl kita nungguin sampai jamuaran Buruan mandi " teriak Nana.


" Iya Ini mau mandi ya Nana sayang" .Bintang Langsung bergegas masuk kamar mandi dari pada Nana bwrteriak teriak bikin heboh.


Bintang Mandi dan Nana kembali ke ruang tamu menyampaikan kalau Bintang baru mau mandi.


Setelah Mandi turunlah Bintang dan di sambut oleh mereka.


" Akhirnya yang punya rumah muncul juga goda Senja. pada Bintang.


" Maaf tadi Bintang kelelahan dan ketiduran jawab Bintang.


" Bintang ada yang ingin kita bicarakan dan tanyakan apa kamu sudah siap nak " tanya Papi Agung.

__ADS_1


Membuat Bintang grogi karena harus berbohong dan mengarang cerita batin Bintang.


__ADS_2