Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
87.Teringat Masa Lalu.


__ADS_3

SELAMAT PAGI🌄🙋


MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU


UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.


TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.


Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tingalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Nana apa benar yang di bilang adikku tadi " Angkasa menahan tangan Nana untuk tau jawabanya.


" Itu... ituuu Kak Aku sudah ngantuk ya selamat malam " Nana berlari meninggal kan Angkasa malu campur grogi. apa yang mereka lakukan tidak lepas dari sepasang mata cantik.


Bodoh banget sich Kakak,masak ada cewek nembak duluan. amuk orang yang berdiri di balik pilar tak Lain adalah Bintang.


Setelah Kakaknya lewat Bintang mendengus kesal pada kakaknya, nyebelin orang satu ini omel Bintang.


" Bin kamu dari mana? aku cariin tadi kata Bintang Nana.


" Aku tadi aus Na, ambil di depan mau cari yang seger seger " cerita Bintang.


" Ooh aku kira kamu kemana? Bin, aku cariin kamu tadi gerutu Nana yang tampak curiga ulah Bintang.


" Ayo tidur sudah malam "


" Besok bangun pagi " kata Bintang mengajak Nana tidur.


Keesokan harinya 🌄🙋pagi yang cerah bunyi burung bersahutan di pepohonan Mansion membangunkan penghuni mansion yang sedang terlelap.


Hoamm Bintang terbangun, karena dari kecil selalu bangun pagi memasak untuk Bibi dan pamannya dan sholat subuh. Bintang teringat dengan semua masa pahitnya dan sekarang menikmati buah manisnya kesabarannya dulu.


" Aku kangen Mami dan papi apa boleh ya aku kesana? dan sekalian ke makam mas Arya sudah lama aku tidak ke makam nya.bintang berbicara sendiri.


" Bin...! Kamu kenapa? kok menagis pagi pagi sudah mandi? sudah sholat subuh tanya Nana yang tau kebiasaan sahabatnya kalau tidak bangun tengah malam, ya bangun pagi masak, atau sholat subuh.


" Kamu sudah bangun calon kakak iparku " goda Bintang mengalihkan pembicaraan.


" Bin! aku serius ya kamu kenapa? " cecar Nana.


" Aku ggp Kakak iparku" jawab Bintang.


" Iich kamu ya awas ada yang dengar nanti " melempar bantal ke arah Bintang.


Hahahaha tawa Bintang seru mengoda sahabatnya.


" Kamu kenapa? kalau gak aku bilang Mom ya Ancam Nana.

__ADS_1


" Iich kamu ya! "


" Abisnya kamu main Rahasia " jawab Nana.


" Aku cuma teringat masa lalu saja, yang berbanding balik dengan sekarang, sekarang aku memiliki segalanya dan kehormatan semua aku miliki, banyak orang yang sayang sama aku tetapi banyak juga yang mengincar nyawaku " Curhat Bintang.


" Ini semua Buah manis kesabaranmu Bin, jadi kamu nikmati saja dan selalu bersyukur dengan apa yang kamu miliki sekarang ini " ujar Nana.


" Wiiih...! calon kakak iparku Bijak sekali " Goda Bintang.


" Kamu ya..! awas di dengar Senja, di kira serius" Elak Nana.


" Serius Na. aku juga setuju apalagi Mom, sangat setuju.


" Sudah ya Bintang permata putri Samudera yang cantik sejagat Raya " kesal Nana Pada Bintang.


" Waah kamu masih ingat nama baruku hahahha" tawa Bintang.


" Ingatlah"


"Ayo buruan Mandi terus sholat Ajak Nana pada Bintang.


" Iya kakak iparku " jawab Bintang.


" Terserah kamu Bintang " kesal Nana.


Di Tempat Lain, kenapa selalu gagal menculikmu Bintang, kamu tidak aman sama mereka, banyak yang ingin menyakitimu, Ku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu kalau sama aku pasti aman sayang aku akan terus mencari Celah.sambil menciumi Foto Bintang.


Mereka semua sedang sarapan pagi bersama. Nana selalu tersipu saat mata cantiknya tanpa sengaja berpapasan dengan Mata Angkasa. Sedangkan di sudut meja ada sepasang mata yang tidak lepas mengawasi gerak gerik kedua insan yang sedang kasmaran.


"Ehemmm. Nana sayang Mom boleh tanya gak?" tanya Berliana sambil memakan salat buah.


" Boleh Mom kata Nana sedikit terkejut deheman Mom Berli.


" Kamu sudah punya pacar atau gebetan istilah kerennya " Angkasa sudah senang pasti dia mau di jodohkan dengan Nana.


" Belum Mom " jawab Nana malumalu.


" Kalau Belum Mom mau menjodohkanmu dengan keponakan kembar Mom " Membuat Nana dan Angkasa kesedak bersamaan.


Tawa pecah Bintang dan Berliana melihat Angkasa dan Nana dan yang lain yang tidak tau, kenapa? Mom dan adiknya tertawa padahal anaknya sedang tersedak membuat semua heran.


" Mom kenapa tertawa Anaknya tersedak dan kamu juga Dik? " tanya Awan.


" Tanya saja sama Kakak Bang, kenapa Bintang tertawa.


Angkasa yang menahan malu langsung mau meninggalkan meja, tetapi belum sempat berdiri mendengar suara Momnya kembali duduk.


" Mau kemana? kakak, apa salah Mom mau menjodohkan Nana? atau kamu mau juga Mom jodohkan dengan Nana? " membuat Angkasa diam seribu bahasa yang biasanya mulutnya ngoceh sekarang bungkam, membuat Awan mengerti sekarang.

__ADS_1


Hahaha tawa Awan pecah baru memahami yang adik dan Mom lakukan mengerjai anak tengilnya yang sedang jatuh cinta.


" Abang kok tumben tertawa " goda Bintang.


" Sumpah Abang cakep pakai banget kalau tertawa.


" Abang seneng saja akhirnya sang Casanova menemukan Cinta " goda Awan.


" Apaan sich kalian semua " sambil tidak kuat menahan merah di mukanya karena Malu, bukan hanya Angkasa tetapi juga Nana.


" Nana kamu suka sama Angkasa " Ceplos mami Ayu yang blak blakan, membuat tawa di meja pecah dan Nana semakin malu, ulah mamanya ya.


" Ayu kamu membuat anakmu malu lihat itu mukanya seperti kepiting rebus ucap Maya.


" Sudah kalian Lanjutkan makan, Gaspoll kak Jagan sampai keduluan orang " Goda Berlian pada putra tengilnya.


" Mom "


" Mom aku ada urusan aku pergi dulu ya " mencium tangan Momnya dan semua yang ada di sana.


Saat melewati Nana Angkasa berbisik


" Jangan dengarkan mereka " ucap Angkasa langsung melangkah pergi.


" Mom Bintang boleh izin gak? Bintang mau ke rumah mami Mas Arya sekalian mau ziarah ke makam Mas Arya " izin Bintang.


" Dek sementara Jagan keluar mansion dulu ya, sampai kakakmu Angkasa menyatakan Aman buat kamu? yang menjawab Awan.


"Hmmm " jawab Bintang sedikit kecewa tetapi berusaha memahami tidak ingin egois.


" Maafkan Abang sayang " ucapan Awan karena melihat adiknya kecewa.


" Aku paham Abang " sambil tersenyum.


" Tunggu Dad pulang nanti mom dan Dad yang akan menemani ya " ucap Berliana menyenangkan putrinya.


" Makasih Mom dan Abang " ucap Bintang.


" Kalau kamu Bosan hubungi teman sahabat kamu kesini ajak main di taman belakang mansion kamu belum pernah kesana kan Abang jamin kamu pasti suka " menghibur adiknya.


" Boleh kan Mom mereka aku undang kesini " tanya Bintang.


" Asal kamu bahagia Mom juga bahagia sayang " Jawaban Berliana.


" Nana Senja hubungi semuanya" kata Bintang.


Siapa? yan terobsesi dengan Bintang??.....


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.

__ADS_1


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕


__ADS_2