
Mohon Maaf kalau jarang Up karena banyak kesibukan di dunia nyata, bantu dukungan ya, biarpun sibuk kalau banyak yang minat membaca dan banyak yang berkomentar minta Lanjut, mungkin akan lebih semangat walau banyak kesibukan di dunia nyata.
Bantu Like, Vote, favorit, Rete, dan komentar, terimakasih 🙏💕.
Kita Lanjut membaca supaya tidak penasaran.
" Icch kenapa sich dia pakai datang segala, harusnya tidak perlu datang segala bikin ricuh aja " ucap kata Senja.
" Ayo Na kita kasih tau Niken dan Bintang,waah bener bener nich " ucap Senja.
" Gak tau dech Senja, pastinya aku yakin mau bikin ulah bukan acara berbela sungkawa buruan Senja.... " teriak Nana keduanya berjalan terburu buru menuju rumah memberitahu semuanya untuk menjaga Bintang, dari perempuan jahat dan iblis.
Setelah sampai dalam Nana menceritakan pada semua sahabatnya untuk selalu mendampingi Bintang dan bilang sama Mom dan Bunda supaya tidak jauh dari Bintang, karena semua yakin Perempuan ular pasti Bikin ulah.
" Oke kita siap jaga Bntang tenang saja " Jawab semuanya.
" Selamat pagi maaf ya kita datang terlambat dan turut berdukacita ya, semoga ini yang terakhir menimpa pria pria akibat kena Sial" ucapnya sinis mencemooh.
" Jaga ya bicaramu perempuan Ular licik dan tampangmu tidak sesuai prilakumu " ucap Nana penuh emosi pada orang di depannya.
" Lebih baik kamu dan pengikutmu tidak datang kalau datang tapi bikin gara-gara, dan di saat sahabat kita berduka, kamu malah menghinanya " ucap Niken.
" Kalau sudah cepat lah pergi Dra kamu ajak istrimu pergi Dech dari pada semakin menyakiti Bintang, aku tidak akan tinggal diam kalau ada yang menyakiti Bintang " ucap Nana.
" Maaf ya Aku akan ajak Linda pulang, dia yang ngeyel mau nyelawat tadi, aku sudah bilang lewat WA aja tapi, kalian tau sendiri, susah di bilangin ya, aku akan ajak mertuaku pulang juga aku pamit ya " ucap Andra, merasa tidak enak pada Bintang dan semuanya.
Sementara Orang tua Linda , mendatangi semuanya mengucapkan bela sungkawa, medapatkan bisikan dari Andra, langsung ,mereka bergegas menuju ke tempat Bintang yang sedang bertemu Linda.
__ADS_1
" Ayo Ndra Buruan, pasti Linda Bikin ulah, ya Allah, kapan anak itu berubah kasihan Bintang " Kata Ibunya Linda, yang tau karakter Bintang.
Mom Berliana pun tidak tinggal diam saat mendengar Andra memanggil mertuanya tadi.
" Sayang Bintang di mana " tanya Mom pada salah satu teman Bintang.
" Ooh tadi aku lihat, ada tamu Mom di taman samping Mom " ucap Teman Bintang.
" Oke terimakasih Infonya " setelah mendapatkan Info langsung berjalan cepat kea arah taman samping rumah Langit.
" Semoga masih belum terlambat aku datangnya ' kata Berliana.
" Tante apa Kabarnya" sapa Bintang pada Mamanya Andra ya g menatap Bintang sinis sama seperti wajahnya Linda,peneh kebencian dan iri pada Bobtang.
" Tentu saja baik,karena punya menantu sesuai impian selain itu juga sudah cantik baik dan juga bisa di andalkan selera sama " memuji Linda di depan Bintang supaya Bintang sakit hati.
" Iya dok, kami bahagia, coba kalau yang jadi menantu nya kamu mungkin bisa di pertanyakan, kamu kan katrok selera rendahan beda dengan kita, iya kan Mi " sambil senyum menghina ke Bintang.
" Kalian ya, cocok banget dech menantu dan mertua, untung dulu aku gak jadi menantu tante, dan aku masih waras " ucap Niken penuh Emosi dan bertepatan dengan Kedatangan Andra dan Bunda Linda.
" Linda dan Mami ayo pulang di tunggu Ayah di depan " Supaya mereka tidak bikin keributan dan menyakiti Bintang.
" Nanti dulu sayang, aku masih mau menghibur Bintang, kan kasihan masak setiap punya calon selalu meninggal kan kasihan sayang " semua mengeram marah dengan ucapan Linda.
" Iya benar kata-kata menantu aku sebaiknya kamu minta di Ruat katanya supaya tidak sial terus kasihan laki-laki yang dekat dengan kamu Bintang " ejek mami Andra.
" Sudah cukup kalian pergi dari sini
__ADS_1
jagan terus kalian menyakiti putriku, dan kamu harusnya kamu punya Empati pada Bintang, dia sedang berkabung seandainya itu terjadi pada kamu, apalagi kamu sedang hamil, tidak ada orang itu membawa sial, semua ketentuan dari Allah, masalah jodoh dan mati, kalau Bintang jahat sama kamu, dia pasti merebut apa yang seharusnya, tapi dia tidak akan melakukan, pasti nak Andra juga mau kalau seandainya Bintang jahat sama kamu,dan satu lagi, Bintang terlahir dari pewaris keluarga Samudera, bukan gadis yatim piatu ingat... itu kalian camkan!! " marah Berliana.
" Mom sudah ya Jagan marah marah, nanti Daddy tau malah tambah riweh loh masalahnya " Bintang menahan Momnya supaya Jagan sampai memperpanjang, bisa hancur semuanya perusahaan dll milik mereka.
" His, di jadikan anak angkat saja bangga, Kamu itu harus sadar karena nama kamu sama dengan anak mereka, merasa menjadi putri orang kaya miskin ya tetap miskin " hina Linda " yang tidak memperdulikan ancaman Mom Berliana sama sekali.
" Linda terserah apa katamu, kamu pergilah Jagan sampai membuat Mom dan keluarga Samudera marah bahaya buat kamu, Tante Om ajaklah Linda pulang ya " sambil memeluk Bunda Linda dan salim sama Ayahnya Linda, Bintang memohon supaya mereka cepat pergi.
" Iya sayang, Linda ayo pergi nak, sudah Jagan bikin malu, ya nak " ucap Bunda nya, yang merasa gagal mendidik putrinya.
" Kenapa sich Bunda selalu membela Bintang sialan ini dari dulu, memang hanya Mami yang mengerti aku, ucap Linda, Berliana sudah cukup ya sabarnya putrinya di bilang Sialan.
" Siapa kamu bilang Adikku sialan, kamulah perempuan sialan yang selalu menghalalkan segala cara, untuk tujuanmu, Kalian habisi saja suaminya, biar dia merasakan bagaimana kehilangan dan hancurkan perushaan nya cabut semua saham kita di perusahan mereka aku ingin dia menjadi gembel, biar dia merasakan bagaimana? jadi orang susah lakukan sekarang" perintah Angkasa pada semua bahawahannya.
" Kakak sudah Jagan lakukan, Aku mohon kasihan mereka Kak, Linda cepat minta maaf sama Kakakku Lin sebelum semuanya menjadi kenyataan " ucapan Bontang di angap Angin oleh Linda.
" Dek, hatimu itu terbuat dari apasih, dia sudah menyakiti kamu, selalu dan selalu tapi kenapa? kamu selalau membelanya, dia bukan sahabat kamu, dia perempuan jahat dek " Angkasa sedikit marah pada Adiknya.
" Bintang tau Kak, saat ini aku sedang berduka tolong Kak, Mom bilang Kakak Jagan melakukan " Meminta bantuan pada Momnya.
" Oke Mom setuju untuk tidak melenyapkan suaminya, tetapi Mom Setuju kalau perusahaan di hancurkan cepat laksanakan Nak Jagan menunggu " Membuat semua shok.
Tinggal menunngu Linda dan Mami Andra menjadi gembel.
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏
__ADS_1