Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
16. Kekuar dari kafe.


__ADS_3

Assalamualaikum


Selamat Siangsemua pembaca Novel ku.


Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya ๐Ÿ™๐Ÿ˜‡Amin.


Hari Ini Akan UP lagi ceritanya. Biar Author nya tambah semangat beri dukungan ya, ya dengan memberikan.


Like


Vote


Favorit


Syukur di kasih, Hadiah.


Boleh juga Komentar ya.


Terimakasih.


"MAMI........ seru Nana dan Bintang".


" Kapan Mami datang, kenapa tidak ngabarin Kita, kata Nana manja", sambil memeluk Mami nya., karena sudah sangat merindukannya.


" Kasihan Bintang Mam, ada yang mau berbuat jahat sama Bintang mam" adu Nana.


" Apa!. Siapa?.. Harus di kasih pelajaran mau nyakitin kesayangannya Mami. Bintang!.. kamu gak kangen sama Mami sayang..sini,peluk Mami,kamu juga, sini peluk Mami, bilang ke Niken" . Mereka berpelukan seperti Teletubbies.


" ehemm, Papi gak di ajak pelukan papi juga Mau. di peluk ..." goda papinya Nana.


" Dasar Papi genit, awas Mama jewer kesini" sambil mengejar papi..


" Ada apa sich kayaknya Kalian pada serius sekali. kasih tau dong Papi siapa tau Papi bisa Bantu" . tanya papi pada mereka.


" Ini loh Pa!.Rencana Bintang mau buka Kafe kecil-kecilan, Terus Nana sama Niken kasih saran sekalian yang besar, kita bisa Patungan bertiga. Biar kita juga, belajar punya usaha sendiri". jelas Nana ke papinya.


Waah Papi setuju sekali sayang, kalian masih pada Muda muda tapi sudah punya pemikiran Bisnis papi dukung" kata Papi sambil tersenyum.


" Papi sama Mami, akan Bantu sewa tempatnya ya, Jagan ada Penolakan". kata Papi ingin membantu mereka.


" Lah Papi sewa tempat. terus kita bagian apa? dong.kata Niken.


!"Kalian Bagian Mengisi nya. perabotan, dl ".Jawab Papi


"Oke Papi.. jawab mereka bertiga.


Tapi, kita Mau kafenya Ada Nama bertiga ya.. B&NN(Bintang &Nana, Niken...kata Niken.


Waah Boleh juga Kafe .


Tiga Dara Kafe.. gimana?kata Bintang memberi usulan.


" Mami setuju bagus namanya Bintang. Masalah tempat urusan Pipimu, banyak temannya kok." jawab Maminya. .


" Sekarang Bintang sayang bikin surat Pengunduran diri, ya, Mami, gak rela, ada yang jahat sama kamu nak.


Sambil Menangis memeluk Bintang. Apa Mami temenin kamu Antar surat pengunduran diri" tanya Mami.


" Ken, Jagan kaget ya itu Mami ku kalau sama Bintang memang kayak gitu, sampai Papi aja di lupakan.jelas Nana pada Niken.


"


"Iich, anak Mami cemburu ternyata, sini Mami peluk.."ucap Mami.

__ADS_1


" Iih Mami, lebay dech". karena di ciumi maminya dia melarikan diri.


"Karina,Jagan durhaka sama.. Mami ya." teriak mami mengejar Nana.


" Kalian gak ikut pulang Mami ke rumah , Mami punya banyak oleh-oleh loh ". kata Mami.


" Kenapa gak di bawa kemari saja tadi kok harus pulang segala sich, Nana,sudah pewe di sini". kata Nana.


"Aduuh sakit Mami." Mami Ayu menjewer telinga Nana. gara-gara,nolak di ajak pulang ke rumah.


"Papi mana soch Mi. Tiba-tiba,menghilang".tanya Nana.


" Tuh lagi telepon sama sahabat sahabatnya, nyari in Tempat buat Kafe Buat kalian".jelas Mami.


"Hiiiii Makasih Mami." peluk Nana.


" Makanan siap, ayo kita semua Makan, Mami,pasti rindu, masakan Bintang. Kan.!." ucap Bintang.


" Papi Mana Na???....tanya Bintang.


"Lagi telponan, Ini yang Mami mau, waooo, sup iga,...." jawab mami


" Makasih ya kesayangan- Mami....muuah sambil mencium Bintang." merasa senang.


" Nana!.cepat panggil Papi, Mami, keburu lapar.. bilang nanti di lanjut lagi..telepon" teriak mami.


" Papi, buruan di panggil Mami!!!! suruh makan dulu, nanti di lanjut lagi..." teriak Nana.


"Mantap Masakan Bintang, ini bisa Buat menu kafe, kalian loh. rasanya maknyus secepatnya Papi carikan tempat ya, puji papi" tentang masakan Bintang.


"Bintang kenapa pakai sepeda??.. bahaya loh, dan juga ini musim hujan nak, kamu di antar supir saja, selama kerja??.." ujar papi.


" Gapapa Pi, Bintang pakai Mantel kok jadi aman, lagian pakai motor, itu, bebas macet. bisa nyalip nyalip Pi" lagian bentar lagi gak kerja kok Pi" jawab Bintang.


"Mami kenyang Pi. ngantuk jadinya. Ayo pulang yuk Pi".ajak mami pada papi.


" Ma... Nana tidur di sini ya, ada kuliah pagi. lebih dekat kalau dari sini" Izin Nana.


"Oke.Sayang, yuk papi kita pulang..Nana bobo, di sini kok".Mami menarik papi di aja pulang.


Setelah Mami nya Nana pulang, aku niken dan Nana, terlelap dalam mimpi masing-masing. tanpa mencuci muka, karena kenyang dan, sangat mengantuk.


sampai pagi pun datang. semua beraktivitas masing masing.


Sampai di kafe, dilabrak sama Mbak Widi tunangan pak Arya. pagi pagi.


" Dasar cewek ganjen. pelakor, sudah tau Bos mu itu sudah punya tunangan,masih saja kamu goda in terus


sambil menarik rambut Bintang, rasain dasar cewek ganjen...". teriak Widi.


Tiba tiba ada yang memisahkan mereka,


" Widi sudah!. Kasihan Bintang,rambutnya berantakan..jagan main kekerasan aku tidak suka perempuan kasar". Hardik Arya pada Widi, supaya melepaskan rambut Bintang.


"Sudah ayo ikut , Kakak masuk yuk mendorong Widi masuk ruangannya, Bintang cepat kamu rapikan rambut dan baju kamu terus lanjut kerja ya". kata lembut Arya untuk Bintang.


"Ya Ampun Bin, rambut kamu??... jadi kayak gini, mukamu kena cakar si kunti. kata Lena.


" Iya nich!. sakit semua Len, aku hari ini terakhir ya, gak kuat aku, maaf teman teman kalau selama ini aku ada salah,selama kerja di kafe ini mohon dimaafkan",sambil mengucapkan salam perpisahan.


"Bin, Aku pasti merindukan mu ".Lena memeluk Bintang.


"Jagan khawatir, nanti pulang kafe, mampir kasku ya. ada yang perlu aku bicarakan".Kata Bintang ke Lena.

__ADS_1


"Oke Bin. nanti aku mampir kosmu." jawab Lena.


" Nunggu Mbk Widi pulang baru aku temui pak Arya, buat antar surat pengunduran diriku". ucap Bintang


Hahaha Akhirnya kamu pergi juga, salah siapa berani sama aku, rasain, jadi gelandangan kamu, Bin.


sambil tersenyum sinis ke Bintang. merasa puas, karena penghalang nya pergi, semakin mulus untuk mendapatkan pak Arya.tingal menyingkirkan si Bodoh Widi saja katanya...


Tok


tok


Masuk Saja kata Arya.


"Bintang!..Ada apa tumben tanpa di panggil kamu datang kamu kangen sama aku Bin". goda Arya pada Bintang.


" His pak Arya Jagan ngomong ngelantur, nanti ada ya v salah paham lagi". Ucap Bintang.


" Pipi kamu kenapa, sambil menyentuh pipi, Bintang, pasti sakit.. Jagan Jagan bertengkar sama Widi tadi ya.


Sini aku obati. maaf ya Bintang. " ucap Bintang.


"Gak usah pak Makasih.sambil menepis tangan Arya yang menyentuh pipinya. Saya kesini, mau antar surat pengunduran diri saya maaf selama kerja, disini, sekiranya, saya, membuat bapak tidak nyaman.


Tapi tolong Bilang sama tunangan Bapak, saya bukan pelakor" marah Bintang sambil menyerah kan suratnya.


Tiba tiba Arya, memeluk Bintang sangat erat.


" Pak tolong lepas, Jagan seperti ini. kalau ada yang lihat, di kira benar, dugaan mereka kalau aku pelakor lepas Pak". sambil meronta ronta minta di lepaskan.


"Iya aku lepas, tapi, aku tidak mengijinkan kamu keluar dari kafe ini ya, bawa kembali surat mu ".Sambil mengembalikan surat Bintang.


"Tidak pak, saya tetap izin keluar hari ini juga" kekeh Bintang menyodorkan suratnya.


"Aku tidak mengijinkan Bin. aku bisa gila kalau gak ada, kamu Bin, kamu libur sehari saja, aku stress, Bin apalagi, kamu gak ada, aku cinta sama kamu Bin".teriak Arya sambil merobek surat Bintang.


"Apaan sich pak.kenapa di robek, maksudnya apa?..


Bapak sudah punya tunangan bentar lagi mau menikah, Jagan mikirin yang aneh, aneh, fokus sama Mbak Widi. yang sangat mencintai Bapak" teriak Bintang.


"Bin, biar kamu gak keluar dari kafe, apa yang harus aku lakukan Bin. apapun yang kamu mau, aku ikuti asal kamu Jagan keluar ya" . minta Arya


Tapi, gpp sich sambil nunggu dapat tempat, kafe, aku kerja di sini dulu, sambil ngumpulin uang, asal dia, gak ganggu lagi... suara hati Bintang.


" Oke tapi satu syarat Jagan ganggu, saya ya pak, karena saya gak mau ada salah paham sama, mbak Widi lagi, akibatnya gak baik pak.dan bapak Jagan terlalu dekat sama saya,takut timbul Fitnah. ya pak". jelas Bintang.


" Berat Bin, harus jauh sama kamu Bintang, kamu terlalu sempurna , di mataku coba aku ketemu kamu lebih dulu, pasti aku udah nikah sama kamu, gak aku tunda tunda tunangan dulu". kata Arya.


" Aku udah males aslinya sama Widi, tapi bagaimana lagi, keluargaku menyukai Widi.. ". curhat Arya.


"Bin, tetap seperti biasa ya, Jagan menjauh sama aku ya Bin". permintaan Arya.


"Gak bisa pak".. jawab Bintang menolak permintaan Arya.


" Aku gak bisa, jadi pelakor, dan gak bisa dekat sama bapak. tolong Jagan paksa saya ya, saya gak nyaman."Tolak Bintang.


Tiba tiba Arya memeluk Bintang....sangat erat dan mencium ujung kepala Bintang secara paksa.


Bintang meronta tapi kalah dengan tenaga arya.


Kakak?????.....


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2