Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
40.Mencari.


__ADS_3

Di tempat Lain.


" Sial mereka gagal, dasar kalian Amatir menculik gadis saja kalian gagal, apalagi kalian ketangkap, aku tidak akan membantu kalian keluar lagi, habis habiskan uang saja, kata Bos Besar penculik itu.


📞 Hallo Anak buah saya gagal, jadi tidak perlu anda membayar kata Bos besar.


kepada orang yang menyuruh. menculik


Bintang.


📞 Dasar kalian Amatiran. tut.. telepon di tutup dengan sangat kecewa.


Berengsek siapa yang menolongnya. Aku tidak akan menyerah katanya sambil tertawa seperti seorang gila...


Sampai kantor polisi.


Irfan Langsung memberondong polisi dengan segudang pertanyaan.


"Begini tuan setelah kami meminta keterangan ke 6 pelaku penculikan sdri Bintang. menurut pelaku! korban,sudah ada yang menyelamatkan ,menurut tersangka seorang laki-laki".Penjelasan polisi. kepada semua yang ikut pencarian Bintang. mendengarkan apa ya Bapak polisi Bilang.


Yang masih di usut Apa motif penculikan, yang terjadi pada sdri Bintang. yang masih di selidiki, dan siapa yang membawa Bintang, penolong atau sama juga penculik.


" Terimakasih Bapak kita permisi kalau ada perkembangan kasus ini tolong kabari kami ", setelah berjabatan degan polisi mereka semua kembali ke Vila, kecuali Andra pamit untuk pulang ke Villanya.


Karena Andra yakin Ini semua perbuatan Linda, karena sangat membenci Bintang, karena Andra,saat bertemu Bintang lepas kendali tanpa sadar memeluk Bintang, dan Linda melihatnya.


" Andra woii kamu kenapa?.." panggil Niken Melihat Andra melamun, entah apa yang di pikirannya.


" Aku mau kembali ke Villa, aku minta Maaf kalau karena kesalahanku Bintang sampai di culik, aku yakin pasti ulah Linda, aku akan mencari Linda , supaya tidak menyakiti Bintang Ken, aku janji akan menjauh dari Bintang, walau sangat sakit". sampai meneteskan air matanya berpamitan menyeka air matanya sambil Berlalu meninggalkan Niken. di depan kantor polisi.


Niken kaget karena Di tepuk Genta. " "Hei...!.Melamun ayo kembali ke Villa". kata Genta.


" Iya Kak".kata Niken. sambil berjalan menuju mobil Genta.


Semua kembali ke Villanya Bunda may. sambil menunggu info selanjutnya. tapi semua tidak diam, semua menugaskan semua anak buahnya untuk mencari Bintang.

__ADS_1


Kalau sampai besok pagi, tidak ketemu Jagan larang Bunda kalau Bunda meminta bantuan Papi Leon dan papi Fans. kata Bunda.


"Bunda, apa Genta harus minta Bantuan? Om dan papa untuk ikut mencari Bintang". tanya Genta pada Tante mell dan Bunda May.


" Ini Bunda masih menghubungi Langit tapi tidak Bisa, Asistennya Bilang Langit sudah 2 hari yang lalu di bandung. tapi juga tidak menghubungi Bunda".


" Bunda Masih belum bisa melupakan kejadian dulu? sebaiknya Bunda belajar melupakan tante Davi sudah ikhlas kok" Tante juga sudah memaafkan Bunda".kata Gema, dan Bunda langsung meneteskan air matanya.


" Langit yang sangat tidak bisa memaafkan dirinya sampai saat ini Gema, itu kadang yang membuat Bunda selalu datang ketempat ini".kata Bunda menjelaskan, sambil sesenggukan dan di peluk oleh Mell.


" Aku yakin kalau Lang sudah menemukan orang yang dia cintai pasti bisa lupa kok Bun", kata Genta Menghibur.


" Mangkanya Bunda kalau Bintang ketemu langsung di lamar saja untuk Bang langit biar mereka aku tidak seperti Tom end Jerry". kata Senja, dan membuat Gema langsung tersedak karena dia sedang Minum.


" Sepertinya ada yang patah hati sebelum berperang ini ".kata Genta menyindir saudara kembarnya.


" Bicara Apasih kamu Genta, cuma kagum bukan suka, bukan seperti kamu suka sama Niken tapi tidak berani Nembak, " membuat Genta yang petakilan langsung diam , ucapan Gema, membuatnya sangat malu.


"Sudah.kalau Genta sama Niken kamu tinggal pilih saja Nana atau Senja kata Bunda.


'Kalau saya pribadi, semua terserah sama Bintang, karena saya tidak mau memaksa Bintang, saya tidak mau kejadian Arya adik saya terulang sama Bintang. terlalu memaksa menjodohkan akhirnya seperti itu, kami harus kehilangan dia di masa mudanya.


Tapi yang paling penting kita semua berdoa semoga Bintang secepatnya kembali sama kita". kata Irfan menghela nafas panjang.


Di Vila Langit.


Bintang masih terlelap dalam mobil.


Bintang...!".bangun, susah banget sich heran aku, cewek tidur kaya, kebo. gerutu Lang.


Terpaksa harus menggendongnya.haiss berat lagi makan apa coba badan kurus tapi berat banget. setelah melewati taman, akhirnya sampai kamarnya juga.


Kamu istirahat di kamarku saja, kamar lain masih belum di bersihkan, biar aku yang akan tidur di sofa.


Pagi pun datang.

__ADS_1


Hoam jam berapa ini Bintang berbicara sendiri sambil merentangkan tangannya, dia kaget karena menyentuh sesuatu di dalam selimut tebal.


"Aaaaaaa '.teriak Bintang dan spontan yang di dalam selimut pun terbangun.


" Ada apa sich pagi pagi, sudah teriak teriak seperti di hutan saja. kata Langit memarahi Bintang.


' Kita di mana? Apa ini bukan di hotel, seperti di tengah hutan?. tanya Bintang seperti ketakutan.


" Iya Vila ku di tengah hutan jadi susah musuh menembusnya, jadi kamu tidak usah takut, kamu aman di sini".kata Lang, melihat Bintang berkaca kaca tidak tega.


" Aku takut, aku takut, Jagan sakiti aku.....jagan...!".tiba-tiba tubuh Bintang bergetar dan keringat dingin membasahi mukanya.


" Bin, Bintang, Lihat aku Aku Abang Langit, bukan orang jahat, Lihat buka mata kamu, okay... Bintang". Perlahan-lahan Bintang membuka matanya dan Benar yang ada hanya Langit dan dirinya. Bintang langsung memeluk Langit, begitu pun Langit melakukan yang sama.


"Bang sampai kapan kita di sini, aku takut Bang", kata Bintang yang masih dalam pelukan Langit.


" Sampai semua aman kita kembali, sabar di sini enak kamu mau aku ajak jalan jalan".kata Langit, menghibur Bintang supaya tidak takut.


" Aku mau sholat, apa abang punya mukena, buat sholat tanya Bintang.


" Tunggu ya biar aku suruh anak buah ku membelikan mukenah untuk kamu. kamu tunggu di sini ya". kata Langit melangkah pergi.


" Bang Jagan lama lama perginya Bintang takut sendirian". teriak Bintang pada langit, yang semakin jauh keluar Vila.


Setelah 1 jam akhirnya yang di butuhkan Bintang pun datang. memberikannya pada Bintang.


" Ayo buruan sholatnya, aku keluar dulu mandi di kamar sebelah kata Lang sambil berlalu.


" Iya Bang". jawab Bintang.


Di Vila setelah semua sholat bersama dan sarapan bareng. Bunda mendapat telepon dari istri nya Leon bergerak setelah di bantu teman temanya, menemukan keberadaan Langit di mana? karena pengawasan Vila Langit tidak Bisa menembus sistem keamanannya, haya Papinya dan teman teman papinya yang bisa membuka Akses terbuka.


" Apa tidak mungkin Pi Langit seperti itu, kata Bunda dalam telepon, Papi kasih alamat pergilah pengawal papi yang menjaga kita, kata Bunda, mengajak semua ke Vika Langit.


Bantu Like, vote, dan komentar ya

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2