Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
18. Kedatangan super Hero.


__ADS_3

...Assalamualaikum...


...Selamat Siang semua pembaca Novel ku....


...Bagaimana, kabarnya semoga selalu di berikan kesehatan semua ya πŸ™πŸ˜‡Amin....


...Hari Ini Akan UP lagi Biar Author nya tambah semangat beri dukungan ya, dengan memberikan....


...Likes...


...Vote...


...Favorit...


...Syukur di kasih, Hadiah....


...Boleh juga Komentar ya....


...Terimakasih....


Kita Lanjut kan Membaca,


Episode ini Bintang mendapatkan pembelaan, dari orang orang yang sangat menyayanginya.


Karena mereka tidak pernah, Terima, kalau Bintang, terus, di hina, dan di rendahkan.


Kita Lanjutkan..


Masih di Area Kafe.....


Plak plak.. suara tamparan.... menggema.


acchh suara orang kesakitan akibat tertampar dialah Pak Arya,yang mendapat tamparan dan tendangan dari kedua orang tuanya. Karena telah menghina calon mantu, dan calon Besannya.


"Mami dan Papi!.Kenapa ? menampar Arya. .Sakit tau Mih.. lihat bonyok semua Pipih." Kata Arya.


" Itu pantas Buat kamu, karena mempermalukan keluarga kita.. belum lagi nanti kakakmu tau, kafenya di buat, berbuat mesum sama kalian berdua.Dan kamu Nona, tolong jauhi anak kami, dia sudah bertunangan, 2 bulan lagi mereka menikah, tolong Nona, untuk pengertian nya.


Dan tolong!. Keluarlah dari Kafe ini, sebagai orang tua, kami minta maaf kalau anak kami, mungkin pernah menjanjikan sesuatu, kami akan memberikan kompensasi, pada kamu asal tinggal kan. Arya, biar dia menikah dengan Widi..." ucapan Papi Aya memohon ke Bintang.


" Iya Pak!. Saya memang Mau keluar dari kafe ini, Tapi Pak Arya tidak mengizinkan, Merobek surat pengunduran diri. saya..Saya juga mengerti di mana tempat saya.


Saya Mohon maaf, kalau karena saya, semua jadi berantakan" Kata Bintang Tegas.


" Bin Tolong!!." Jagan keluar dari kafe, Bin..oke!.Aku akan menikah dengan Widi, asal kamu Jagan pergi dari kafe, nanti kamu kerja dimana Bin..seru Pak Arya.." Sambil terus memegang tangan Bintang,


" Sudahlah pak tolong!.Tolong!.Jagan bikin masalah tampah rumit, Saya dan pak Arya!.Tidak ada hubungan. Apa apa. Dan untuk Nona Widi yang Anda lihat semua, salah paham, tolong jagan bikin saya di sini, menjadi tersangka.Saya Bukan selingkuhan pak Arya, sekali lagi saya tegaskan.." ucap Bintang.


" Mana ada maling mau ngaku, apanya yang salah paham, jelas jelas kalian saling pelukan, dan gak tau sebelum sebelumya, makan saja, cuma Bintang yang boleh menyiapkan..banyak karyawan, juga bilang begitu.. masa mereka bohong Ma. mami juga harus percaya sama Widi..."Ucap Widi sambil marah.


" Iya Mama percaya sayang. Namanya juga perempuan, gak bener, pasti suka bohong untuk menutupi kebusukannya.. iya kan.." Kata Mama Widi.


"Sudahlah Kita bicarakan baik baik cari solusinya yang penting Arya kan sudah bersedia menikah sama Widi, jeng, sudah Jagan di perpanjang masalah ini...potong Maminya Arya," kasihan melihat Bintang karena menurutnya Bintang anak yang Baik.


Tidak Bisa dong jeng!. Mungkin Arya Bisa tapi, perempuan gak bener itu kalau gak di kasi, pelajaran, pasti nanti bikin ulah lagi. harus di bikin jera". Kata Mama Widi sambil mendorong Bintang .


"Auuuuhhhh......".


Untung ada yang nangkap....


"Papi !,, seru Bintang, sambil memeluk Papi Nana dan ternyata, ada Mami,Nana dan Niken banyak pengawal yang di bawa Nana...

__ADS_1


"Pak Agung !. ada yang Bisa saya Bantu?.kata Papi nya Arya.." kaget karena partner kerjanya menolong Bintang.


"Tidak Ada !, sambil menatap penuh kebencian saya kesini, mau menjemput putri ku, yang kalian hina, habis habisan....Dia memang anak yatim piatu, tapi perlu kalian tau, kami sangat menyayanginya tapi kalian semua, sudah merendahkan putri kesayangan kami,,," kata Papi, agung, Mami, sudah menangis, menahan emosi. putri kesayangan nya di hina...


" Papi," Sebaiknya ,batalkan saja kontrak kerja sama dengan mereka semua, yang sudah menghina putriku,,,!.


aku gak rela Pi, lihat, pipinya juga bekas tamparan...Lihatlah Pi. sambil menunjukan pipinya Bintang yang memar. sayang gak perlu kamu mengundurkan diri, biar mami yang tangung biaya, pinalti dari kontrak kerjamu..


Cepat kamu kemas kemas barang barang mu. sayang.."


kata Mami sambil berteriak.


"Nana, Niken bantuin Bintang"Di sini biar Papi yang urus ya"....Ucap Papi.


"Oh ya, untuk nyonya,, saya dengar semua penghinaan, anda pada putriku,, sungguh, mulut anda, tidak mencerminkan orang yang berpendidikan tinggi., walau Bintang, bukan lahir dari rahim ku, tapi kami sekeluarga, sangat, amat menyayanginya..


jangankan kafe, kecil seperti ini, 10 x lipat kita bisa membuatkannya.." kata Mami Nana marah ke ibunya Widi.


" Maaf Pak Agung, kami sekeluarga Minta Maaf " Papi Arya meminta maaf dengan sungguh.


"Harusnya, kalian Jagan hanya menyudutkan putriku, kalian tanya anak dan calon mantu kalian, sebenarnya apa yang terjadi," kata Papi Nana berusaha Bijak.


" Hehe kamu Anak Muda !. jadilah gentleman. katakan yang sejujurnya." hardik Papi pada Arya.


"Iya Om, disini saya memang yang salah saya yang menyukai Bintang sejak awal kerja di Kafe, Bintang anaknya baik, sopan cerdas, tidak manja,,!.


Semua itu tidak saya dapatkan dari tunangan saya, Saya selalu mengancam Bintang, kalau Bintang tidak menyiapkan kan makanan buat saya, melayani semua kebutuhan saya di kafe saya akan memecatnya sebenernya itu cuma alasan supaya saya bisa dekat dengan Bintang.Saya juga merobek surat pengunduran diri Bintang Om. saya yang memeluk Bintang, jadi Bukan Bintang, yang merayu saya.


Tetapi tolong Om, Jagan jauhkan Bintang, dari saya Om saya Mohon, sambil mendekati Papi Agung..," Sambil bersujud di kaki Papi Agung meminta maaf.


"Kalian sudah dengar sendiri kan siapa yang salah. Jagan salahkan putriku" teriak Papi Agung.


"Pak Agung. Kami selaku orang tua Arya Kami Mohon Maaf yang sebesar besarnya.. kami akan berusaha mendidik anak kami lagi, biar lebih bisa bertanggung jawab." Ucap Papi Arya penuh penyesalan, sambil menjabat tangan Papi Nana.


Sementara Widi dan kedua orang tuanya, sudah kabur duluan tanpa pamit, karena malu karena cerita, anaknya tidak sesuai apa yang terjadi..


Bintang sudah selesai pamit sama semua anak kafe dan melihat Arya babak belur, sebenarnya ada perasaan, iba tapi di tepisnya.


"Bintang!.Panggil Papi Arya aku minta Maaf, ini Tolong di terima gaji dan uang pesangon,Kamu tolong di Terima ya" Ucap Papi Arya.


" Nak Bintang tante, mohon di terima ya tante dan keluarga minta, maaf kalau keluarga calon Besan kami, tadi mempermalukan kamu. tante dan keluarga, "meminta maaf sambil tiba-tiba memeluk Bintang dan menangis.


" Saya sudah memaafkan semuanya Tante." kata Bintang. Saya mohon diri. sambil melepaskan pelukan maminya Arya. Bintang menerima, pemberian. dari keluarga Arya.karena memang Hak nya selama kerja di kafe.


" Pak Arya Aku pamit Ucap Bintang" saat melewati Arya, entah perasaan apa Bintang berat, melihat Arya berkaca - kaca melihatnya mau pergi"


"Iya jawab Arya" Sambil menahan tangisnya" di depan semua orang.


"Mami,! Papi,terimakasih." sambil memeluk mereka


"Sayang ingat ya, kamu putri kami. Pasti akan selalu ada buatmu ingat itu" ucap Mami sambil memeluk Bintang.


Mereka berpamitan dan menuju mobil di ikuti semua pengawal yang di bawanya.


Arya, langsung ambruk ke lantai sambil menangis hosteris karena kehilangan Bintang.


Saat Di mobil.


" Bin aku jadi kepo dech. apa yang di tas kamu itu... sepertinya, Arya, itu cinta banget ma kamu ya Bintang. cuma caranya aja yang salah. kedua orang tuanya juga baik kok.kelihatanya," kata Niken.


" Baik orang itu partner bisnis papi, masalah kafe saja papi tanya dia salah satunya." kata Papi.

__ADS_1


" Ini banyak banget Papi ". seru Nana sambil membuka amplop Cek 50jt.Sama gajinya Rp 10juta tunai.


" Ada suratnya tolong di Terima ya nak, ini dari tante, dan om. Kami tidak menghina kamu memberikan itu. Kami terimakasih karena kamu menyadarkan om, bawa, banyak di luar sana menantu yang baik, yang cocok dengan Arya, kalau Tuhan memberikan kesempatan om, dan tante, berdoa, semoga kalian berjodoh. isi surat yang di baca Nana. dan mereka yang mendengarkan ternyata


"πŸ™Amin."


" Ich kok semua mengamini sich. ucap Bintang sambil cemberut.


Hahahahhaha. mereka menertawakan Bintang.


Tidak Papa Nak, Terima saja. buat modal kafe kalian kata Papi.


" Tapi Papi lihat, kamu juga berat meninggalkan Arya iya kan " Goda Papi menggoda Bintang


" Iya pih Mami lihat juga kok"


Ha ha ha...


" Kamu pulang ke rumah ya, kan jadi pengangguran sekarang." Kata Papi. sambil menyetir.


" Iya Pih.." jawab Bintang.


Sampai di rumah. dan istirahat... Bintang ternyata juga memikirkan Arya.


Seminggu, telah berlalu.


Tanpa sengaja Bertemu Arya di Mall, mereka canggung, dengan perasaan masing masing.


" Bintang panggil Arya!.. Bisa kita bicara sebentar ada yang ingin aku sampaikan". Sambil mengajak Bintang duduk di kafe biar leluasa. ternyata Bintang tidak menolak.


Ada apa Pak Arya? apa ada yang penting." tanya Bintang. sambil melepaskan tangannya yang di pegang Arya.


"Aku mencintaimu Bintang" Sambil melihat Bintang penuh permintaan.


"Maaf Pak Arya, ini tidak mungkin Pak Arya sudah punya tunangan, lupakan saya ya pak, belajar terima mbak Widi ya". ucap Bintang.


" Aku tidak Bisa Bin, Aku lelah seperti ini terus, rasanya hidup ku sudah tidak ada gunanya, saat aku mencintai, tapi di tolak." ucap Arya sambil menahan semua beban.


"Aku pergi ya, Maaf", sambil melangkah pergi, menuju mobilnya.


Mereka pun pulang ke rumah masing masing.


2 Minggu berlalu setelah pertemuan dengan Arya, Bintang selalu menghindari Arya.


Saat Bintang tidur siang.


Tiba tiba, ada banyak panggilan di hpnya. banyak banget ini, pesan juga. banyak nomer asing ya.


Semoga telepon lagi. perasaan ku gak enak....


" Apa? Dimana kejadiannya... Saya ke sana pak" terimakasih infonya...


BERSAMBUNG.


"Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UPnya setiap Hari. Degan cara:


Like.


Vote


komentar

__ADS_1


Terimakasih πŸ™πŸ’•.


__ADS_2