
MOHON MAAF PARA PEMBACA KARYAKU INI.
Belum sempat Up lagi dari kemarin,karena merevisi setiap Bab. Alhamdulillah Kurang sedikit lagi selesai.
Khusus hari ini aku kasih Bonus Up up....
SELAMAT MEMBACA.
Hiks hiks hiks terus menangis dalam pelukan Abangnya.
" Dek Sudah dong Nangisnya nanti cantiknya luntur, dan ini baju Abang penuh dengan ingus kamu in ".Sambil menunjukan bajunya yang basah pada Bintang.
" Ich Abang, Mana Ada ingusnya sambil mencari di baju Abangnya kalau basah iya".Sambil malu malu, menatap Abangnya.
Hahaha....
"Ya Memang Tidak ada Abang bohong, biar kamu berhenti menangis " Ucap Irfan sambil merapikan rambut Bintang yang berantakan.
"Ayo ikut Abang ke meja, Ada Kak Reno ikut kesini juga, katanya mau ketemu ku Bin".Ucap Bang Irfan. sambil menggandeng tangannya.
Sampai meja Bintang di peluk kedua sahabatnya.
" Bintang Abang mau kenalin kamu sama teman Abang, ayo salaman " ucap Abang Irfan.
Bintang melepaskan pelukannya dengan sahabat sahabatnya, menoleh sambil menjulurkan tangannya.
"Kamu...!!!" . kompak mereka berdua, dan secara spontan menarik lagi tangannya.
"Cewek Sombong... ". Dia ingat kelakuan Bintang kapan lalu.
" Dasar penguntit.... ". Bintang tidak Terima di Bilang sombong.
" Aku gak mau Bang, dia itu penguntit". kata Bintang sambil menarik tangan Irfan.
" Siapa juga yang mau kenalan sama cewek sombong, sok kecantikan kata Genta sinis menatap Bintang.
"Bintang kamu gak kangen nich sama Kakak masak yang di peluk Bang Irfan terus, sambil mencebikkan Bibirnya " Kata Reno menengahi biar tidak ribut. sambil menarik Bintang dan memeluknya.
__ADS_1
"Maaf Kak, Abis ada dia jadi lupa tadi mau menyapa Kak Reno " Sambil membalas pelukan Reno.
Akhirnya mereka mengobrol panjang lebar Nana Niken juga ikut berkenalan dengan mereka.
Masih juga mereka berdua dengan tatapan sinis satu sama lain. Semua berpamitan Pulang tinggallah Bintang di kafe, karena membatu yang lain bersih bersih baru Bintang pulang.
" Lena. .!" Bintang Memangil nya.
" Besok tolong kamu Bikin lowongan pekerjaan buat 5 orang, cari tau yang membutuhkan tenaga bagian apa?, itu yang kamu cantumkan. pokoknya Kamu atur saja sama teman teman kamu, aku ikut saja, soalnya yang memegang dapur kan kamu." Kata Bintang sambil menyesap minumannya.
"Oke, siap Bos ku yang cantik baik hati dan tidak sombong, semua aku bereskan besok sama anak- anak. bos tinggal duduk manis saja ya". Ucap Lena sambil menemani Bosnya santai.
Setelah semua selesai beres beres kafe mereka semua pamit pulang tinggal Lena dan Bintang, yang masih memastikan semua aman baru di tinggal Kafenya,
" Ayo Len aku antar pulang sudah malam banget, nanti kamu di culik bahaya, siapa yang memegang kafe dan mengurusnya". Kata Bintang. menggoda Lena. sambil menarik Lena menuju mobilnya.
" Bu Bos. Rumahku jauh loh ujung ketemu ujung belum lagi macet". Kata Lena, saat di dalam mobil Bintang merasa merepotkan Bintang.
" Santai saja Len, aku sudah Biasa kok pulang malam, aku malah menghawatirkan kamu naik Bis malam begini cewek lagi, kamu kos saja, atau tinggal sama aku,lagian juga ada kamar kosong".kata Bintang sambil fokus menyetir dan sesekali melihat Lena.
" Terimakasih Bos, Kasihan ibu dan Adik adik aku, kalau tidak pulang, mereka pasti mencari ku, apalagi ibu selalu menunggu sampai aku pulang". jawab Lena dengan muka sendu.
" Aku tunggu di sini saja Ya Bin, kata Lena. karena sudah lelah malas keluar mobil.
"Oke dech Aku tidak lama kok.Tunggu ya".Membuka pintu mobil dan masuk ke Mart untuk belanja.
20 menit akhirnya Bintang masuk mobil, dan melihat Temannya terlelap, dia tersenyum dan melakukan mobilnya karena dia sudah di kasih sherlock jadi tidak perlu membangunkan temanya yang sudah mimpi indah.
Baru kali ini dia mengendarai mobil sangat jauh dan yang menemaninya tidur terlelap, melewati malam dan macet sendiri, hanya di temani segelas kopi.
Sampai di tempat yang di tujuan, baru Bintang membangunkan temanya.
" Len.... "
"Lena.... " Bangun sudah sampai titik. tapi rumahmu yang mana?.. Len weee". Tanya Bintang sambil mengguncang guncang bahu temanya.
" Maaf Bu Bos!. tadi ngantuk banget jadi terlelap dech. sudah sampai ternyata". Kata Lena. sambil nyengir, gak jelas campur malu, Bos nya nyetir sendiri dianya ngorok.
__ADS_1
Sambil keluar mobil, Bintang mengikuti Lena, sambil membawa dua kantung plastik yang di belanjanya tadi, sengaja buat buah tangan untuk keluarga Lena.
" Ayo silahkan masuk ke gubug riot ku, ini pun rumah sewa".ceplos ceplos Lena. sambil mengatur garuk garuk kepalanya yang tidak gatal.
Sampai Pintu di sambut ibu dan kedua adiknya yang menunggu kepulangan, padahal sudah larut tapi mereka begadang demi menunggu anak dan kakaknya pulang.
Semoga kafe ku rame dan aku bisa membantu mereka
Bintang merasa terharu, coba dia punya keluarga yang seperti mereka pasti sangat amat bahagia, tapi kenyataan dia punya keluarga Paman Bibi, tapi merasa seperti terbuang. suara hati Bintang.
"Ayo masuk Nak, kok malah melamun, beginilah rumah Lena, Jagan kapok ya mampir kesini". Kata Ibunya Lena dengan sangat ramah menyalamiku dan menyuruhku duduk.
" Terimakasih Bu, oya ini tadi mampir di Mart, sedikit oleh oleh-oleh buat adik adik dan ibu semoga berkenan". Sambil menyerahkan kedua kantong plastik yang di bawanya ke ibunya Lena.
"Merepotkan sekali Nak, tapi terimakasih ya Nak oleh-oleh nya, silahkan di minum. ibu tinggal ke belakang Menaruhnya". sambil melangkah ke dalam membawa kresek.
" Maaf Bu Bos aku tinggal mandi dan ganti baju, abisnya gerah hari, makasih ya Bu Bos belanjaannya".kata Lena.
"Sama sama" Oh ya Len Aku mau pamit tolong panggilkan Ibumu ya.Sudah hampir tengah malam ini".sambil memakai tasnya dan mengambil kunci mobilnya.
" Tidak menginap saja Nak ini sudah malam sekali, tapi ya tempatnya seperti ini kata Ibunya Lena,
"Iya Bu terimakasih tawarannya, tapi besok saya ada keperluan pagi kalau dari sini kejauhan belum lagi macet kalau pagi". Kata Bintang sambil mencium tangan ibunya lena.
keluar menuju mobilnya ,menutup pintu mobil meluncur membelah malam.
Alhamdulillah sudah tidak macet di daerah sini, tadi sore macet parah sambil berbicara sendiri.
ternyata ada yang lebih menderita dari aku, semoga aku secepatnya bisa membantumu Len, karena kamu teman terbaik di saat aku sudah. kata Bintang.
" Kok ramai ada apa ya di depan, jadi gak bisa lewat ini, harus nunggu ini pajang sekali lebih lama dari pada macet... sebaiknya aku tanya saja ya...
" Pak mau tanya Ada apa ya kok Macet sekali?... " .
"Ada kecelakaan Bu".Jawab salah satu Polisi.
" Lah itu bukanya..... Aku turun saja untuk memastikannya... ".kata Bintang sambil turun dari Mobil..
__ADS_1
Nanti InsyaAllah Up lagi....