
Aku sempatkan Up lagi.Sambil merevisi setiap Bab. Alhamdulillah Kurang sedikit lagi.
SELAMAT MEMBACA.
Andra tetap tidak mau tangung jawab, anak yang di kandung Linda.
" Dasar lelaki sialan maksudmu apa?.. ini anak kamu Andra".Teriak Linda histeris, meraung-raung.
" Kamu yang sialan perempuan sialan yang menjebak pakai obat sialan itu, kalau tidak aku tidak akan tertarik, kau perempuan brengsek sudah tau aku kekasih sahatmu tapi masih saja mengunakan cara kotor untuk mendapatkan apa yang kau inginkan, jadi!... Terima saja itu hukuman buat kamu, sampai matipun cinta ku hanya untuk Bintang". sambil menatap Bintang penuh Cinta.
"Linda sudah Nak!. Kalau memang Andra tidak mau tangung jawab Masih ada papa dan mama , kamu di sini juga salah nak".jelas mamanya sambil menangis.
" Aku mau Andra menikahi aku mah, aku mencintai Andra mah, dan aku tidak rela siapapun memilikinya ". Rengek Linda ke mamanya.
" Cukup Linda, sudah cukup Jagan bikin keluarga tambah malu.mah Ayo kita Bawa Linda rawat jalan aku sudah konfirmasi ke dokter Bisa katanya. Tegas papanya Linda malu campur marah ke Andra. karena tidak mau bertanggung Jawab.
" Kak Andra Boleh aku meminta sesuatu pada kak Andra?.Tanya Bintang tiba-tiba Bintang bersuara dan mendekati Andra.
" Apapun aku berikan Bintang sayang", sambil berusaha meraih Bintang.
"Janji ya saksinya mereka semua".kata Bintang.
" Iya sayang Aku janji apapun permintaan mu aku kabulkan aku sangat mencintaimu Bintang sambil menarik tangan Bintang, saksinya mereka semua".Jawab Andra.
"Menikahlah dengan Linda, jadilah lelaki yang bertanggung jawab. ucap Bintang dan membuat semua orang yang di ruangan itu, sangat kagum dengan kebaikan hati Bintang.
Berbeda dengan maminya Andra merasa muak, dengan Bintang tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena banyak pendukung Bintang.
" Tidak aku tidak mau sayang aku tidak mau aku hanya menikah denganmu saja".Kata Andra.
" Kamu sudah berjanji, dan aku membenci orang yang ingkar janji, tangung jawab, kasihan bayi yang tidak berdosa Jagan lihat Linda, lihatlah dia darah daging kamu Kak Andra".Kata Bintang.
__ADS_1
" Sudahlah Nak kamu Jagan memaksanya Om sama tante sudah ikhlas kalau bayi itu tanpa ayahnya, Om terimakasih dan minta maaf atas semua kelakuan Linda pada kamu Nak Bintang".ucap Papanya Linda dengan wajah yang sulit di artikan.
" Aku sudah memaafkan semuanya Om. apa yang terjadi mungkin takdir, aku dan kak Andra juga tidak bisa bersatu, atau atau tidak kejadian jadi Om dan tante tidak usah memikirkan ini semua".ucap Bintang berkaca kaca.
Linda itu seperti keluarga kaya, sebaiknya aku menyuruh Andra tangung jawab saja, sekalian kan sudah kehilangan Niken, dari pada si anak yatim itu, sebaiknya aku ikut membujuk Andra gumam Maminya Andra.
"Andra!.Sebaiknya kamu menikahi Linda, apapun yang terjadi kamu yang menghamili Linda, Jagan buat malu keluarga besar".kata Maminya seolah setuju.
" Tapi Mami, aku tidak mencintai Linda". Tolak Andra sambil Berteriak.
" Tangung jawab saja, sudah jangan munafik, dan satu lagi jauhi Bintang, karena dia sudah bahagia tanpamu, lagian kita juga sudah bukan tunangan lagi kan, jadi tangung jawabku sama Linda, bukan ke Bintang".kata Niken sambil melepas cincin tunangannya dan di berikan ke Andra.
" Bintang sayang!. ayo kita pulang, itu urusan mereka, yang penting kamu sudah ikhlas dan memaafkan mereka kata Maminya Nana.
" Iya Mami Bintang juga Mau ke kafe hari ini penerimaan pegawai baru".kata Bintang sambil berpamitan dan di ikuti juga keluarga dan keluarga Niken.
Bintang tidak menghiraukan Andra terus memanggilnya, dan sampai berteriak-teriak, memangil nama Bintang, yang tersisa hanya keluarga Linda dan keluarga Andra.
Di kamar RS, Andra akhirnya setuju menikahi Linda, tapi sampai Linda melahirkan Katanya dia mau bercerai orang tua mereka setuju, tapi Linda bertekad tidak akan pernah membiarkan Andra meninggalkan dan Anaknya.
Bintang sampai di kafe langsung mandi, sarapan langsung tidur, karena semalaman tidak tidur sama sekali, apalagi Nana dan Niken tidak ke kafe, karena juga kecapean.
Sore hari Di kafe sangat ramai, tetapi mereka tidak keteteran karena ada pegawai baru, jadi Lena tidak menganggu Bintang yang sedang terlelap di sofa.
"Mbak Bintangnya ada?.tanya salah satu dari 3 orang pengunjung". sambil celingukan mencari Bintang.
" Oh Bintang sedang istirahat jawab Lena, apa ada yang penting coba aku sampaikan".Ucap Lena.
" Bilang saja Senja mencarinya ya, aku duduk di meja pojok,Terimakasih ya Mbak".sambil mengajak kedua temanya duduk.
" Seperti nya dia baik, mengucapkan terimakasih".kata Lena sambil menuju ruangan Bintang yang sedang terlelap.
__ADS_1
" Bin. Bintang menggoyang bahu Bintang, tapi belum bangun, pipinya Bintang di tepuk tepuk dasar kalau tidur susah bangunnya".ucap Lena baru Bintang menerapkan matanya.
"Ada apa Len, kenapa membangunkan aku, aku masih ngantuk".kata Bintang dengan suara khas bangun tidur.
" Di luar ada yang mencari namanya Senja kalau tidak salah tadi mereka duduk di pojokan " kata Lena sambil mengingat Namanya Betul senja atau tidak.
" Oke aku mandi dulu ya, Oh ya aku pinjam baju pelayan ya, mereka taunya aku pelayanan kafe". kata Bintang sambil berlalu menuju kamar mandi.
" Dasar Bintang!."seru Lena sambil pergi mengambil baju Seragam kafe untuk Bintang pakai bertemu temanya.
"Bintang lama banget ya kata mereka" sambil celingukan mencari Bintang.
Sedangkan yang di cari masih mencoba seragam yang pas buat di pakai di temani Lena.
" Maaf ya menunggu lama, tadi masih istirahat", kata Bintang tiba-tiba muncul dari arah belakang mereka.
" Iya Bintang gapapa kok, enak ya tempatnya di sini, strategis loh bisa buat kumpul bareng kapan kapan. kamu gapapa menemani kami di sini Bin". tanya Senja kepada Bintang.
"Santai saja aku sudah Izin kok sama Bos nya.kalian harus mencoba menu andalan di sini ya".sambil menunjukkan buku menu yang di pemegangnya.
" Oke kita ikut saja yang menurutmu recommend dech Bin," kata Temen Senja.
Makanan mereka sudah di pesanan sama Bintang sambil mereka bercerita panjang lebar, ternyata dari tadi Senja melihat ke arah Bintang, tersenyum kagum.
Pesanan mereka pun datang Bintang membantu mereka menyiapkannya.
Mereka sangat menyukai setiap menu yang terhidang pas di lidah mereka.
" Ini enak Banget Bin, kita pecinta pedas, ini sangat pas banget besok aku ajak Mommy aku ya, dia sangat suka dengan masakan pedas" kata senja.
"Terimakasih di bantu promosi".kata Bintang sambil meminum jusnya.
__ADS_1
" Bintang!..Kita Bisa Bicara".tiba-tiba ada yang mendekati meja mereka dan menarik tangan Bintang.
Di tunggu ya Bonus Up nya.