Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
120.Menentukan Pilihan.


__ADS_3

MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU


UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.


TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN, YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.


Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£ setiap Bab.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Mereka sudah sampai di depan kediaman Mansion Bintang, Diki lalu berpamitan.


OM Diki Mengingatkan lagi kepada Bintang untuk lebih berhati-hati kepada orang baru, yang mendekat padanya kemanapun juga harus ada pengawalan dan Om Dikipun sekarang turun tangan untuk menjaga princess kecilnya.Dia tidak mau kehilangan lagi dan tidak mau membuat Berliana sedih, karena berpisah dengan putri kecilnya,


Om akan menjagamu princess kecil Om, kamu tidak usah takut, nyawa Om taruhannya sayang, aku tidak akan menghiraukan larangan Daddy Sang posesif itu, nyatanya dia lemah menjaga kalian, dan Om yang Akan menjaga kalian terutama kamu princes kesayangan Om, sebentar lagi mereka akan merasakan yang kamu rasakan sayang, penderitaan dan kesengsaraan Setelah berucap tersenyum sinis.


Sebaiknya Aku akan memakai Apartemen yang Lama, supaya si posesif tidak bisa melacakku lagi.


Om Diki ke Apartemen beserta asisten dan anak Buahnya untuk menyusun strategi selanjutnya.


" Nana dan Senja aku boleh minta tolong pada kalian berdua, soal kejadian di lembang Jagan cerita ke siapa pun termasuk orang tua kalian, dan soal Alam juga ya, rahasia kita sampai Kak Angkasa tau sendiri tentang ini " pesan Bintang pada keduanya.


" Kenapa Bin? Kalau Om ganteng Gimana Bin? "tanya Senja si kepo.


" Pokoknya Yang berhubungan dengan Lembang Jagan sampai Bocor bahaya buat semuanya, apalagi buat Nana, bisa dibterkam kakakku nanti, karena di keluarga Samudera keturunan Bucin akut buat pria " Cerita Bintang.


" Eheem, lagi ngomongin siapa dek? yang bucin atau keturunan Bucin akut heem " Sindir Angkasa pada Adik kesayangan.


" Huum, kan memang betul, Daddy Om Edoo, kakak juga, mungkin nanti Abang juga posesif Akut " Sindir Bintang sambil memanyunkan Bibirnya, yang membuat Angkasa dan Awan gemas.


" Abang tidak akan begitu sayang, Abang beda sama Daddy dan kakak kamu " Jawaban Awan membuat Angkasa, sebel dan jengah.

__ADS_1


" Kita buktikan saja nanti bagaimana nanti setelah cintamu dibtrima sama si.... " Mulut Angkasa langsung di bekap sama Awan, karena mau buka Rahasia siapa yang di Incar Awan.


" Kak Jagan main rahasia an sama aku, siapa yang di taksir sama Bang Awan Ayo Bilang " Cecar Bintang pada Kakaknya yang serba tau itu.


" Belum Dek, Jagan dengarkan kakakmu ya, nanti kalau sudah yakin hati kakak, kakak bilang sendiri, masalahnya hati kakak, belum yakin " Ucap Awan beralibi.


" Kalau tidak, mau gak papa, aku akan tanya, pasti kalian tau kan siapa Orangnya, lebih cangih dari kalian berdua " Ancam Bintang pada kedua saudara nya, ya g di ancam seperti lemas , sekarang tidak bisa mengklabui princesπŸ‘‘ nya, karena ada Om Diki di belakangnya.


" Issh kamu dek, main ancam saja " Teriak kedua saudaranya.


Ketika mereka meninggalkan para gadis yang sedang ngerumpi Angkasa mengingatkan pada Abangnya.


" Cepat Abang putuskan mau yang mana kalau yang di sini susah yang di rumah sepertinya dia suka Abang, tetapi, kalau dari penglihatanku kok abang lebih suka yang disini " Sontak membuat Awan gelagapan berusaha mengelak.


" Sok tau kamu Dek, sok jadi Cenayang kamu.


" Kalau gak di gas, keburu hilang, karena Surya, mulai mencari Celah " Sindiran Angkasa Mebuat Awan gelagapan.


Gila nich anak, seperti Cenayang saja, bisa menebak isi hatiku, aku semakin ilfil sam Embun, di depan semua orang dia berusaha jadi baik, tetap saja diluar sana dia liar, Tetapi aku tidak mungkin memberitahu keluarga, apalagi mereka baru menemukannya, kenapa aku lebih tertarik ke Senja dari dulu, aku sempat suka melihat Embun, tetapi hanya rasa kasihan Lamunan Awan buyar karena teriakan Angkasa.


" Tapi Mom suka sama Embun gimana dong dek " Akhirnya Awan buka suara.


" Gampang kalau masalah Mom,itu urusanku yang penting hati Abang saja, pendekatan saja sama calain kaka iparku ' Nasehat Angkasa.


" Serius kamu mau bantu kakak dek " Awan senang kalau Angkasa mendukungnya.


"Iya lah masa tidak buat Abang ku " ucap Angkasa.


" Kamu juga pasti tau alasan Abang tidak menyukai Embun " Tanya Awan.


" Sejak Awal Aku memang tidak suka, tetapi bagaimana kalau anag suka aku dukung" Jawab Angkasa.

__ADS_1


" Makasih ya dek, Awan bahagia, langsung meninggalkan Angkasa.


" Hiss main tinggal saja nich Orang " Teriak Angkasa.


" Abang ngantuk Dek " ucap Awan.


Sebulan berlalu, Bintang yang sudah punya pemasok tetap, sudah tidak kerepotan lagi, Selama sebulan ini Bintang di sibukkan oleh Kafenya tambah ramai dan banyak di buat acara. anak cabang pun demikian semakin ramai, Bintang sedang banyak mencari pegawai baru, karena anak lama di pindah ke kafe kafe yang baru, untuk mengajar di kafe, baru sedangkan yang pusat Bintang sendiri yang kelola, sedangkan Lena, kerjanya bolak balik kecabang dan pusat.


" Lena, bagaimana kamu sudah dapat asisten? aku kasihan sama kamu aku takut kami sakit Nanti" Ucapa Bintang pada sahabatnya.


" Sudah kok Bin, sudah seminggu ini, dan dia aku tugaskan di anak cabang, supaya aku, gak kesasana terus capek juga " ucap Lena.


" Kamu atur saja bagaimana Baikan ya, dan untuk pegawai baru sebaiknya kamu segera ya, kasiha pada keteteran Lena " kata Bintang.


" Siap Bos kuh " ucap Lena.


" His mulai dech " jawab Bintang.


" Oke aku akan membuat lowongan pekerjaan sekarang" pamit ke arah ruanganya untuk segera membuat lowongan pekerjaan.


Kenapa ya Alam tidak mau bertemu denganku,kalau aku tanya pak Budi pasti jawabnya sibuk mengurus Peternakan huft aku harus bagaiman? ngoceh sendiri.


di tempat lain.


Haduh hari ini sial banget sich, sudah di rumah kesel sama kak Embun yang merebut Mama dan papa eeh sekarang ban Bocor egala, mana batrei lowbet lagi tidak bisa menghubungi siapapun kesel... kesel, benar-benar hari tersial.Terus mengomel dan menendang ban mobilnya.


Membuat pria di ujung jalan tersenyum jail, Kesempatan Emas menurutnya, kapan lagi bisa mendekati gadis bar-bar ini.


Hayo siapa pria yang di ujung jalan Surya atau Awan, menurut kalian Senja sama Siapa? Awan atau Surya???....


Ikuti terus ya kisah Cinta Bintang.

__ADS_1


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak πŸ™


__ADS_2