
Berliana langsung menyuruh semua masuk di dalam, supaya aman, takutnya semua penjahat menyerang RS karena Banyak yang mereka incar di RS.
" Mom juga Ayo masuk bahaya Mom, dan cepat hub Daddy Mom" Omel Bintang.
" Kalian Masuklah lindungi Chandra dan Langit Daddymu sedang melindungi David di ruangannya, kalian lupa siapa Mom" Ucapan Berliana yang beda membuat mereka diam dan Langsung masuk ke ruangan Langit dan Chandra.
" Begitu kan Bagus sambil mencium Bintang" Dan mendorong Bintang ikut masuk ruangan Chandra dan Langit.
" Sebenarnya siapa ya di luar, kenapa gaduh sekali, aku tidak boleh kecolongan, harus waspada ini " Berliana pasang badan untuk melindungi semuanya.
Berliana memutuskan untuk keluar melihat situasi di luar, sebenarnya apa yang terjadi di luar, dan dia sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya.
" Ada apa ini Dad, kenapa ramai sekali, dan siapa yang sedang terluka lagi Dad " pertanyaan Mom membuat Daddy diam tidak menjawab.
"Kalian jawablah Jagan diam saja, kalian punya Mulut kan cepat! " teriak Berliana membuat semua orang gugub.
" TuanAwan...! N...nyonya " Jawabnya Terbata-bata.
" Siapa yang menembaknya, dan kalian sudah dapatkan penembaknya? ' tanya Berliana.
" Sudah nyonya" jawab Bodyguard.
" Bagus, laporan yang lengkap " Berliana meminta.
" Indra susah tertangkap tinggal 10 anak Buah dan asistenya yang masih lolos" Laporan Asisten dari Awan.
" Mereka di markas Angaksa Nyonya bersama Gema dan Genta" Laporan Asisten Awan.
" Oke aku akan kesana setelah memastikan keadaan putraku" ucap Berliana.
" Kalian tetap waspada curigai setiap anggota yang tidak kalian kenali, karena mereka bisa menyamar menjadi siapapun " ucap Berliana Waspada.
" Siap" Ucap Mereka serempak.
Berliana mau masuk dia kamar, Awan dan dia sangat lega, hanya tangan saja yang terluka, dan tidak parah.
__ADS_1
" Mom, tenanglah lukanya tidak parah setelah ini pasti jagoan kita sudah sadar " Hibur AL.
" Iya Daddy, kalau begitu kaga Awan aku akan menghukumnya dengan caraku Daddy, izinkan hati " Ucap Berliana.
" Nanti saja tunggu Awan, dia juga berhak menghukumnya apalagi Bintang " Ucapan AL ada benarnya juga.
" Oke kita semua kesana nanti " Berliana mengalah supaya tidak terjadi masalah dengan si posesif.
" Mom kenapa kok melamun, maaf ya, bukan maksud tadi berkata agak tinggi, aku cuma gak mau tangan istri yang Daddy cintai terluka biar kita saja para lelaki, dan mom Bintang lihat saja nanti.
" Iya Bie, aku gak marah, karena aku tau maksud kamu baik supaya aku tidak terluka, tapi kadang pwnyampaian kamu yang bikin kita kesel " protes Berliana pada suaminya.
" Iya Maaf Mom...! akan Daddy perbaiki ya " Sambil mengecup istri tercinta nya.
" Ehemm "
" Bisa gak sich kalian kalau bermesraan Jagan sembarangan, dan tidak pada tempatnya " Omel Awan yang Baru sadar, melihat pemandangan 21+.
" Maaf Anak Mom Sudah sadar sayang, alhamdulillah " langsung melepas rangkulan suaminya, dan ganti ke ranjang tempat Awan berbaring, Berliana dengan bahagia memeluk putra pertamannya.
" Daddy iri ya, aku di peluk Mom, tadi kan sudah Daddy, kalau aku gak sadar pasti melakukan lebih, seperti tidak punya tempat saja " omel Awan.
" Iya sayang Daddy memang mesum " Ejek Berliana.
" Kamu juga mau gitu Mom, kamu mancing-mancing tadi, biasa Dady paling tidak tahan " AL menyamgkal.
" Kalian sama, saja, Mom mana Senja aku kagen ini, " Ucap Awan.
" Dasar kamu sama Daddymu sama saja" Ucap Berliana.
" Bentar Mom kesana, dan Mom lupa, mereka Mom kunci di ruangan Langit!. Ucapan Berliana membuat pertanyaan kedua pria di depannya.
" Langit siapa Mom, Alam maksud Mom gitu? tanya Awan.
" Nanti saja saja Mom, jelaskan Mom keruangan Langit, dan bawa Senja ke mari buat jagain kamu " Ucap Berliana menuju pintu keluar, dari pada di interogasi sama ke dua pria di depannya.
__ADS_1
" Oke Mom " Jawab keduanya.
Berliana menuju kamar di mana Langit dan Chandra di rawat.
Saat melewati Lorong Berliana melihat ada yang mencurigakan larang meng Endap-endap masuk kesalah satu ruaangan.
Siapa dia aku harus ikuti, sebaiknya aku kirim pesan saja sama Bintang, untuk memanggil Bodyguard nya untuk membuka kunci dan Angkasa yang tau kode Akses.
Kalau di tinggal bahaya juga.
Karena ini juga bahaya, aku juga harus tau siapa yang tadi mencurigakan, ulahnya sangat mencurigakan, dan kenapa dia bisa lolos ke RS ini,dia masuk di ruang rawat,aku harus tau siapa yang di rawat , lihatlah sangat mencurigakan.mau masuk saja dia lihat kanan kiri pintu di kunci, Aku harus hub Lady, sebelum terlambat, sambil mengetik di WA kepada Asistenya.
" Ada apa Nona, apakah ada yang bisa saya bantu? tanya Laddy.
" Ikut aku, dan di dalam ruangan ini, ada yang mencurigakan, dan kita cari tau, kenapa bisa ada lolos penjahat bisa masuk di sini " ucap Berliana.
Jiwa mafia keduanya kini muncul, saat yang tepat, Berliana pun, sudah berganti baju, sejak tidak aman supaya dia gampang bergerak tidak sibuk dengan baju gamisnya. dan membuatnya susah bergerak.
" Sudah terbuka nona, kita bisa masuk pelan- pelan tanpa mereka tau, karena ruangan pasien di pojok, kalau masuk , kita terhalang tirai jadi Aman.
" Oke kita masuk " ucap Berliana, mereka sudah di dalam ruangan, mereka mendengar ada suara orang berbicara kalau tidak salah ada 4 orang dua wanita dan dua pria.
" Laddy rekam semua ucapan mereka dan pastikan tanpa putus " Ucap Berliana.
" Laddy langaung mengambil alat nya yang berupa seperti kelereng yang di lempar tepat di bawah kaki ranjang orang yang di rawat.
" Berliana dan Laddy bersembunyi di seberang tempat tidur dan terhalang tirai sambil mendengarkan suara yang di berikan Laddy lewat earphone untuk mendengarkan.
" Bagaimana kamu bisa ke sini, bahaya buat kamu, dan kamu akan ketahuan kalau datang kesini pergilah ucap orang yang berbaring bicarannya pun tergagap".
" Tenanglah aku aman, mereka terlalu bodoh di kelabuhi dan kalian pasti tidak menyangka kan kalau aku lebih pintar dari mereka, dan kalian harus tau mereka menempatkan, Semua di tempat aman, kalian harus tau Awan juga terluka, angkasa tidak ada di sini yang ada di sini cuma yang lemah saja. Aku akan dengan cepat menghabisi mereka , membuat aku sakit hati " ucapnya.
" Tante jagalah yang benar, mereka tidak akan tau, karena namanya sudah aku ganti, aku akan melaksanakan misi ini mumpung mereka sedang kocar kacir aku pastikan kamu kamu lenyap hari Ini Bintang dan Senja ucapannya penuh dendam.
Kalau mau tau siapa ikuti terus ya.
__ADS_1