
Hari yang mereka tunggu sudah tiba Siang nanti acara Lamaran Bintang dan Chandra akan di laksanakan di mansion Samudera itulah berita hari ini.
Bintang sudah mengundang abang dan kakak mami dan papi Arya tapi mereka sedang, menunggui kelahiran istri dari irfan yang melahirkan di Malaysia.
Mereka hanya video call mendoakan Bintang selalu bahagia mereka berpesan satu, Hati-hati sama Widi.
Membuat Bintang terkejut, karena Bang irfan adalah anggota penyidik jadi sedikit tau tentang seseorang.
Di hari bahagia Bintamg tidak pernah lupa dengan semua orang yang menolongnya pamannya pun masih di Luar negeri berobat, kakinya masih belum bisa berjalan. sang Bibi dan anaknya sudah tidak jahat lagi. mengurus paman semua biaya dari Bintang.
Mereka semua mengira hari bahagia Bintang bersama Chandra kenyataannya kebahagiaan Bintang bersama Alam.
" Waktu Menunjukan pukul 12 siang tamu undangan sudah berdatangan, dari pihak Berlian sudah ada di mansion semua, sedangkan Bintang di temani Alam di dalam kamar.
Maya dan Leon baru datang karena mereka tidak ikut dalam rencana, tapi mereka taunya garis besar saja tentang Chandra.
Tamu, iringan dari Chandra sudah mulai berdatangan, ada 15 mobil masuk di pekarangan mansion Samudera. setelah mereka masuk otomatis gerbang sudah tertutup.
Mereka keluarga Chandra sangat takjub melihat kemewahan mansion keluarga Samudera.
Dalam hati mama Chandra, dapat mantu KOGLOMERAT keluarga Chandra sekarang tidak memandang rendah Bintang.
" Silahkan,selamat datang di Mansion Samudera " Ucap AL.
" Terimakasih Tuan AL ucap Papa dari Chandra.
Mereka sudah masuk di ruang pertunangan.
Saat acara di mulai Bintang baru keluar dari dalam kamar rias.
Semua mata terpana dengan penampilan Bintang, sangat cantik natural dan elegan.
" MasaAllah cantik banget anak Bunda Maya,Bunda kangen sayang 10hari tidak bertemu kamu nak "sambil mencium kening Bintang sangat lama seperti menendam sesuatu.
__ADS_1
" Bunda kok melamun, bunda sedih ya, Bunda tidak perlu sedih karena Bintang tetap anak Bunda sampai kapanpun tidak akan terganti " Ucapan Bintang membuat ibunya Chandra sudah kepedean.
" Aduh calon mantu mama cantik sekali cocok kan sama Chandra!" Berbicara dengan saudaranya.
" Iya Dong dek Malah lebih cocok ini dari pada yang dulu berwibawa dong keponakan aku" ucapnya.
" Bun, gak usah terpancing ya sabar, sebentar lagi ada kejutan buat mereka ya Bun " Bisik Bintang pada Maya, Maya langsung mengangguk.
" Iya sayang Bunda percaya pada putri Bunda " Membelai pipi Bintang.
" Nah gitu di lepas, dia mau menjemput kebahagiaan yang, masa gadis cantik di suruh sendiri, ya pasti tidak mau dong " Sindir mama Chandra yang sudah menujukan taringnya.
" Hallo Besan saya tantenya Chandra, kita selevel loh, saya banyak banget perkebunan, peternakan masih bayak lagi " Ucapnya menyombongkan dirinya, membuat Berliana ingin menendangnya.
" Maaf ya, saya ini sedang menyapa sahabat saya, Bunda nya Bintang " Ucapan Berliana membuat tante Chandra mati kutu.
" Mb May kok diam aja sich, kenapa gak kayak dulu langsung aja di gampar " Goda Berliana.
" Ais Dek Sari ini, aku tyh5 sedih mau kehilangan Bintang, tau gitu dulu aku tidak KB supaya punya banyak anak satu anak hilang, ada pengantinya, pasti Bintang tetap jadi mantu aku " Maya menagis dalam depakan Berliana.
Pembawa acara sudah mulai, memberikan arahan pada Bintang dan Chandra untuk naik di atas panggung yang sudah di sediakan.
pembawa acar terus menyiarkan acara Lamaran Chandra untuk Bintang, sambutan-sambutan pun, silih berganti di ucapkan di panggung. Giliran acara tukar cincin di umumkan.
" Tunggu acara ini tidak bisa di teruskan karena aku masih hidup, hanya aku tunangan Bintang, hanya Langit, semua kabar meninggal nya aku itu tidak benar itu orang lain " Ucapan nya membuat murka seseorang.
" Putraku kamu Langit, papi...! kamu Langit masih hidup nak, ternyata Firasat Bintang Benar kamu masih Hidup" Ucap Bunda.
" Bunda Jagan tertipu siapa tau ini penipu menyamar Bun ucapan Chandra membuat Leon murka, ternyata benar dia salah pilih orang selama ini.
" Kamu yang diam ibu mana yang tidak mengenali anaknya, ini benaran Langit, nak apa benar di dada kamu sebelah kiri ada tanda lahir dan di pangkal bahu juga ada tahi lalat yang berbentuk sabit " ucapan Bunda membuat Berliana dan semua juga kaget karena ini penyamaran mereka bisa terbongkar.
" Haduh gimana ini kalau semua harusnya Bunda Maya tadi di ajak " Ucap Genta.
__ADS_1
" Ayo buka Bro, kalau kamu sahabatku oke aku kembalikan Bintang padamu, kalau bukan tidak akan " Ancam Chandra.
" Alam menuruti semua, karena dia memiliki tanda yang di sebutkan ibu tadi, saat ibu tadi memeluknya Alam merasa nyaman dan hangat, ooh ternyata dia ibunya Langit dan kenapa laki-laki ini terus memperhatikan aku, ach iya dia sangat mirip dengan Lagit, dia papinya Langit.
" Kemarilah Bunda aku punya yang Bunda sebutkan, Bintang langsung menangis memeluk Alam atau Langit dia tidak menghiraukan rencana tadi , Angkasa dan lainya sudah kebingungan.
" Sayang Jagan begini nanti ketahuan " Bisik Alam.
" Langit Bunda Rindu sekali sayang " Sabil memeluk Langit.
" Iya Bunda sekarang ikut Langit dulu ya, Bahaya di sini "Ucap nya.
Semua sudah bersiap para gadis Bunda dan lainya sudah di tempat Aman tetap di aula tapi, kalau ada penembakan, langsung perlindungan terbuka.
" Mbk Maya, tenangkan dirimu, semua sedang tidak Aman, Semuanya Jagan ada yang keluar dari garis Lantai mengerti, Bintang dampingi Bunda kamu Mom akan membantu Daddy " Pesan Berliana.
" Chandra kamu sahabatku, ke apa kau tidak mengenaliku, dan kamu bilang mau menjaga Bintang, kenapa kamu malah, ingin merebut dariku, sahabat macam apa kamu..! Marah Alam.
" Bro semua tidak seperti yang kamu fikirkan, aku sungguh menikahi Bintang karena, aku tidak mau, Bintang mendapatkan pria yang salah dan gila harta Bro " Sangkal Chandra.
" Iya seperti kamu yang maniak dan gila harta " Sindir Langit pada Chandra.
" Maksudnya apa Bro, aku yang menjaga perusahaan kamu loh, kamu menuduhku " Chandra Emosi.
" Kenyataan semua asetku sekarang atas nama kamu Bro, apa semuanya kalau kamu gak maniak hartaku kamu juga merebut calon istriku juga " marah Langit " pada Chandra.
" Aku tidak melakukan semua itu Bro, semua masih atas nama kamu bro, tidak berubah tanya ke Senja Bintang " Elak Chandra.
" Mana ada maling ngaku, sudahlah bro kamu akui saja " Paksa Langit pada Chandra.
" Brengsek siapa yang sudah mempermainkan aku, aku tidak pernah mengalihkan ini semua, aku memang membencimu sangat kamu selalu unggul dari ku dari segala hal, tapi aku......
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
__ADS_1
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak. 🙏💕