
MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU
UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI INi LEBIH DARI SATU BAB YA LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN, YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
KITA LANJUTKAN KISAH SENJA DAN AWAN.
SEMOGA KALIAN SUKA SEMUA.
Sudah ayo masuk Jagan menagis " sambil membukan pintu mobil buat Senja , Awan tidak membawa pulang kerumah melainkan membawanya ke
Karena Senja tertidur jadi Senja tidak tau di bawa Awan kemana! dan Saat Senja terbangun dia kaget dia berada di sebuah kamar. Senja melihat bajunya masih utuh dia lega, yang artinya tidak terjadi apa-apa.
Senja sangat penasaran dia ada di mana sekarang, kenapa ini di tepi laut, perasaan aku tadi di mobil mengumpulkan ingatanya, dia teringat dan saat itu juara dia melihat Awan.
" Bang Awan kok aku ada di sini" Tanya Senja bingung.
" Kamu sudah bangun, mandi dulu ya, setelah mandi baru makan, Senja yang baru bangun pun kebingungan tetapi dia langsung mengikuti perintah Awan untuk mandi, karena perutnya pun sudah lapar minta di isi makan.
" Bang kok kita kesini, katanya mau ke Mansion dan Hpku di mana bang aku cari gak ada dari tadi " ucap Senja panik.
" Sudah makan dulu, nanti aku kasih tau ya " ucap Awan.
Setelah selesai makan, Senja menagih janji Awan. Senja merasa takut, kenapa Awan membawanya kenari dan apa tujuanya, dia pun tidak tau di mana dia sekarang.
" Bang Ayo kasih tau, kita ada di mana? dan mana HP aku tamunya sahabat dan.... " ucapan Senja di potong Awan.
__ADS_1
"Dan kedua orang tuamu, mereka tidak akan mencarimu, mereka sedang merayakan ulang tahun Embun " Jadi kamu sementara di sini saja, kalau kamu hilang mereka mencarimu atau tidak! " penjelasan Awan.
" Jadi Abang menculikku, terus kuliahku dan sahabatku bagaiman? mereka pasti khawatir " Alasan Senja, yang sudah mulai takut.
" Masalah kuliah asistenku sudah mengurusnya, kamu tidak usah memikirkan sahabtmu, Angkasa sudah mengurusnya.
" Haah Angkasa juga tau" Senja kaget.
" Kalau Angkasa ikut campur kamu tau kan Artinya, kita tidak bisa di lacak, aku ingin tante Mell dan Om Fran tau, kalau kamu juga anak mereka, yang butuh di perhatikan, kalau mereka tidak sangup sebaiknya di berikan orang saja Mom end Dad pasti mau kok punya anak seperti kamu, atau menjadi anak menatu mereka" Setelah berucap Awan meninggalkan Senja mematung di sofa, akibat ucapan Awan.
Apa maksudnya anak menatu, aku kok gak paham, aku dimana ini, HP di sita haduh batin Senja.
" Bang maksud abang apa sich Jagan bikin aku emosi ya" marah Seja pada Awan.
"Kita nikmati saja, angap saja kita sedang bulan madu di pulau terpencil, jadi pas nikah nanti, gak usah bulan madu lagi" ucapan Awan membuat Senja melotot.
" Abang mulai ngelantur dech, ayo pulang saja bang, aku gak nyaman di sini atau berikan HP Senja ya Bang, aku mau hubungi sahabat aku dan harusnya aku datang di acara kak Embun, Abang juga harusnya di sana " sambil meneteskan air matanya, Awan melihat sisi rapuhnya Senja, kalau orang tidak tau pasti, di kira Senja gadis yang tidak punya sisi rapuh, hari ini Awan melihat yang sebenarnya tentang Seja.
" Cup cup Jagan menagis, sudah gede dan sebentar lagi mau menikah " ucap Awan. sambil memeluk tubuh Senja dan mencium ujung kepala Senja.
" Menangislah sepuasnya ya, supaya beban yang kamu tangung hilang " terus mengusap punggung Senja, supaya lebihlebih tenang.
" Mangkanya dengerin Abang ya, sementara kamu di sini, kita lihat mama sama papa reaksinya bagaimana? dan apa mereka mencari atau panik atau biasa saja, nieh kita lihat di kamar mau? " tanya Awan, kepada Senja.
" Abang, ini pasti kerjaan dari kak Angkasa kan " tebak Senja melihat acara ultah Embun di LCD yang tersambung CCTV di rumahnya.
" Mereka belum menyadari kamu tidak ada sayang " Ucapan Awan membuat Senja mengangga.
Maksud Bang Awan apa yang semua kata-kata dan perbuatanya Aneh sekarang manggil aku sayang ya Allah Jagan buat aku baper, sebaiknya aku fokus melihat mereka saja batin Senja.
"Sekarang kita mulai acara Inti, ayo hadirin mohon untuk berdiri, nona Embun dan keluarga silahkan menuju panggung. Embun bersiap mau tiup Lilin, tetapi dia tidak jadi membisikan sesuatu pada mamanya.
__ADS_1
" Apakah dia mencari Senja, atau mencari orang lain " ucap Mom pada Putrinya " Ke empat sahabatnya mengeleng.
" Kalau aku rasa mencari Abang dech " jawab Bintang.
" Mom tidak menyangka saja, aku kira pengaruh sifat dari ibu angkatnya hilang, ach ternyata masih ada " untuk Awan pintar, dan mencari kebenaranya " ucap Mom
" Iya Mom, kalau Bukan Kakak, aku juga gak tau, aku yakin Abang bisa menjaganya di sana, dan aku ingin lihat bagaimana reaksi tante Mell dan Om Frans, atas hilangnya Senja.
"Maaf permintaan dari Putriku dia mau tiup lilin bersa nak Awan.
" Mom dengar sendiri kan, mereka, tidak mwnggingat Senja " ucap Bintang pada momnya.
Setelah di bujuk pada akhirnya Embun mau meniup lilinnya tanpa kehadiran Awan,
" Ma kamu lihat Senja, dari tadi aku tidak melihat nya, ucap Frans.
" Sudah dong kan sudah ada embun, gk usak mikirin Senja yang tidak tau Diri Aku ultah sengaja pergi " ucap Embun sinis.
" Mama dan papa, aku mau sma bang Awan, apakah dia tidak di undang ke acara ultahku " tanya Embun.
"Ayo kita tanya Mom berliana ya " ucap Mell menenangkan putrinya.
" Ayo Mom aku tidak sabar bertemu bang Awan, karena mereka taunya Bang Awan calon suami aku mama " Cerita Embun membuat Mell melotot
" Sayang Jagan seperti itu, Awan saja belum mengungkap dia memilih kamu atau tidak sayang, Jagan terlalu agresif ya nak malu " ucap. mell.
" Dia tidak menyangka Embun, seperti itu, tetapi dia tidak akan memarahi Embun, karena dia tidak menyngka menemukan Embun.
" Apakah mereka nerasa kehilangan Seja Atau tidak??
Ikuti terus ya kisah Cinta Bintang.
__ADS_1
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏.