Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
28. Kebenaran.


__ADS_3

" Pak Mohon maaf yang kecelakaan tadi di bawa ke RS mana?. sepertinya saya kenal seperti teman saya Pak" kata Bintang, mencari tau apa benar tadi Kak Andra dan Linda.


" RS sejahtera" . kata Bapak Polisi.


" Terimakasih Infonya Pak. Saya permisi". ucap Bintang sambil menuju mobilnya dan langsung ke RS sejahtera.


Sesampainya di RS sejahtera Bintang, bertanya ke Resepsionis tentang pasien yang kecelakaan tadi di bawa ke mana?.. Dan memastikan apa benar namanya Andra dan Linda.


" Iya Benar Bu, sekarang di bawa di UGD dan kami sudah menghubungi keluarganya". kata mbak resepsionis.


"Terimakasih Mbak saya akan ke UGD. kata Bintang.


Aku harus menghubungi Nana dan Niken, RS ini juga tidak jauh dari rumah mereka.kata Bintang. sambil memencet nomer mereka.


Bintang menghubungi mereka dan mereka sudah Otw dan mengajak kedua orang tua mereka masing-masing karena sudah malam.


Setelah mereka semua sampai, Bintang menceritakan semua yang di lihatnya, dan yang di dapat dari polisi ke keluarga Linda, Nana dan keluarga Niken, tapi keluarga Andra belum datang katanya Masih di jalan menuju RS.


" Bintang panggil ibunya Niken!".Bintang menoleh, ke arah Ibunya Niken.


" Iya Tante Ada apa? Bagaimana mana kabar tante".Sambil sambil mencium tangan kedua orang tua Niken.


"Alhamdulillah kami baik Nak, kata papanya Niken. sambil mengelus kepala Bintang.


" Kami sudah tau nak, maafkan Om dan tante ya, yang memaksakan kehendak kami menjodohkan Andra dan Niken, kamu harus mengalah putus dengan Andra nak maafkan kami ya, Niken sudah cerita semuanya. kata kedua orang tua Niken".dengan perasaan menyesal.


Tiba-tiba Orang tua Andra datang, dan langsung melihat Bintang, langsung emosi. ke Bintang.


" Pasti itu semua gara-gara kamu dasar perempuan pembawa sial selalu saja menganggu Andra".teriak maminya Andra marah ke Bintang dan mendorong Bintang.


Untung Papinya Nana menangkap Bintang dan maminya Nana langsung tidak Terima putrinya di salahkan.

__ADS_1


" Nyonya sudah cukup ya, sudah bosan saya mendengar anak saya cerita kalau anda. selalu menghina Bintang.


perlu kamu tau ya, Bintang bukan pembawa sial, Bintang itu pembawa kebahagiaan di keluarga kami". camkam itu. sambil melotot dan berkacak pinggang di depan maminya Andra. dan menjelaskan yang dia tau, biar tidak terus menghina Bintang.


Keluarga Andra terdiam karena di bungkam oleh perkataan Mami dan ternyata Mamanya Niken pun membenarkan.


Dokter keluar dari ruangan UGD, semuanya menoleh dan menuju ke UGD menunggu yang akan di sampaikan oleh dokter, dan di sana bun Ada 2 polisi karena ini kasus kecelakaan tunggal. menurut penjelasan polisi.


" Selamat pagi..".Kata Dokter menyapa kami semua.


Kami menyampaikan bahwa Pasien Linda dan Andra sudah melewati masa kritisnya.


"Untuk pasien Linda, alhamdulillah janin yang di kandungnya juga selamat. kata Dokter. Kami permisi selamat pagi."... Sambil berjalan dan di ikuti ke dua susternya.


" Apa teriak mereka bersama" Mamanya Linda pingsan mendengar kabar itu. Bintang Niken tidak kaget karena mereka sudah menduganya.


Karena Bintang pun sekarang sudah tidak ada perasaan sama Andra jadi dia biasa saja, cuma kecewa saja yang di pikirkan Bintang, orang yang sangat menjaganya, tanpa menyentuhnya di hadapkan kenyataan dia menghamili sahabatnya. dan menghindari tunangannya.


Mamanya Niken dan mamanya Nana juga kaget mereka berdua melihat Anaknya penuh pertanyaan.


jawaban Niken, membuat Maminya Andra mendatanginya.


" Niken sayang pasti perempuan itu yang menggoda Andra, kata maminya Andra, seolah menyalahkan Linda menggoda Anaknya.


Membuat Papa nya Linda murka.


"Tolong di jaga ucapan anda Nyoya, Jagan menyalahkan sepihak kita tunggu mereka bangun, baru kita tanyakan".ucap Papanya Linda Bijak sambil memangku istrinya yang masih pingsan.


" Iya Betul Jagan emosi dulu kita tunggu mereka bangun". ucap papinya Niken yang dari tadi diam melihat kondisi memanas.


Kebetulan Hari ini hari Minggu jadi bebas. mereka sengaja menunggu tidak ada yang pulang.

__ADS_1


Setelah jam 7 pagi kata Suster pasien akan di pindahkan keruangan rawat inap dan mereka di tempatkan satu kamar sambil mengintrogasi mereka tentang kehamilan Linda. kata suster tadi sudah masuk 3 bulan.


" Ayo semua kita ke kamar mereka". kata Niken dan di ikuti yang lainya.


" Oke Interogasi mereka semoga tidak ada yang mengelak seru Nana". Sambil melihat kedua orang tua Andra penuh kebencian.


Saat mereka Masuk Andra melihat mereka semua yang masuk dan matanya menemukan wanita yang sangat dia cintai ikut masuk juga.


" Bintang kamu datang menjengukku sayang", sambil terus menatap Bintang. mata yang penuh kerinduan.


" Sudah menghamili anak orang juga masih berani menyebut nama sahabatku dengan mulut kotor mu". marah Niken pada Andra.


" Niken sayang sudah tidak usah marah nak, Kita sudah putuskan membatalkan pertunangan kalian". Kata mamanya Niken memegang tangannya supaya tidak melanjutkan kemarahannya.


" Linda kenapa Nak, kamu tidak jujur pada kami orang tuamu, Apa benar nak Andra yang menghamili kamu Lin". tanya mamanya sambil terisak antara percaya dan tidak percaya yang di lakukan putrinya.


" Iya Ma ini Anak Andra, Dia tidak mau tangung jawab mangkanya kita bertengkar di mobil dan terjadilah kecelakaan itu". jelas Linda tanpa rasa bersalah.


" Dasar perempuan iblis lu Lin, pacar sahabat sendiri seperti saudara kamu ambil, hati kamu terbuat dari apa sih hah tega teganya ya kamu berkhianat i persahabatan kita".kata Niken penuh emosi.


" Munafik Lo Ken, bukanya kamu juga tunangan sama Andra, lebih munafik mana coba?. Hah".eyel Linda membela diri.


" Perlu kamu tau Aku tunangan sama Andra itu dapat izin dari Bintang dan perlu kamu dengar ya buat kalian berdua pasangan penghianat aku menerima perjodohan itu memang sengaja, biar kalian tidak akan pernah bersama, biar kamu hamil tanpa suami. Tapi apa Bintang selalu saja menyuruhku mencari lo... kasihan sama lo sambil menunjuk Linda penuh emosi", Maminya langsung memang tangan Niken yang di sulut emosi.


Nana pun tak Terima, maju mendekat Linda dan Andra,


" Hebat ya kalian, seolah-olah kalian ini setia tapi kenyataan kalian merengsek, untung Bintang sudah move on dari Andra, jadi dia tidak terluka, Bintang juga bukan lagi gadis Miskin lagi karena dia sudah berhasil mempunyai kafe yang cukup besar 3 Dara itulah kafe Bintang. dan kamu Linda sudah bukan teman kami sampai di sini pertemanan kita ". kata Nana tegas, dan mengambil cicin yang ada di jari Linda, cincin pertemanan mereka.


" Kamu Andra rasakan sendiri ulah mu, Nikah tuh cewek pilihanmu Jagan sok cinta sama Bintang, munafik tau gak kata Nana.


Sedangkan Bintang hanya diam, entah kecewa atau apa yang di rasakan saat ini.

__ADS_1


"Aku tidak mau, semua itu hanya kecelakaan, dan sampai kapanpun hanya Bintang yang akan aku nikahi", tolak Andra untuk menikahi Linda.


Sudah ya Bonus Up nya besok di sambung lagi.


__ADS_2