Takdir Cinta Bintang

Takdir Cinta Bintang
81. Kritis.


__ADS_3

Hallo semua pembaca setia karya Novelku,semoga setiap hari bisa Up Dua Bab, supaya pembaca bersemangat dan senang.


" Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tingalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


" Bintang Habis makan kita ke RS ya ajak Mom Berliana pada Bintang.


" Kenapa Mom Apa adikku sakit " tanya Awan posesif.


" Bukan tetapi yang menolong Bintang " jawab Mom Berliana, membuat Bintang kaget.


" Bagaimana keadanya Mom apakah baik baik saja" tanya Bintang penuh tanda tanya.


" Siapa? sayang yang menolong kamu sayang, kamu kenal aku ikut ya aku mau berterimakasih padanya sudah menyelamatkan kamu yank apakah aku kenal " kata Langit.. yang penasaran siapa? yang menyelamatkan Bintang.


" Kamu tidak kenal Bang " jawab Bintang berusaha menyembunyikan.


" Dia kritis sayang dia kepingin ketemu kamu mungkin, kata dokter mili Dia menyebut nama Bintang terus. " Cerita Berliana kepada Bintang.


" Dia kenal kamu yank kok nyebut nama kamu terus " tanya Langit semakin penasaran.


" Dasar Bucin " mungkin teman sekolah Bintang atau teman kuliah iya kan adikku sayang " Bela Angkasa yang sudah tau siapa yang menolong Bintang.


" Sudahkah lah Bro Biar itu jadi urusan Bintang dll, kamu fokus pegang perusahaan baru, tunjukan pada Dad " ucap Awan.


Gimana ini kalau Bang Langit ikut nanti dia cemburu aku harus bikin alasan apa ya supaya dia tidak ikut ke RS haduh bantin Bintang. nampak gelisah dan reaksi Bintang di tangkap oleh sahabat sahabatnya.


" Abang ke Kantor saja kita yang Akan menemani Bintang, sama Mom Ber dan Bunda Maya " kata Senja, sedangkan yang lain sudah pada kerumah masing Masing.


Bunda Maya, mendapat WA dari Nan a langsung paham, langsung membuka suara.


" Lang sudah Bintang aman sama kita kamu Fokus mengurus perusahaan baru kalian Jagan kecewakan Daddy, kamu,Jagan sampai restu kamu di tarik untuk meminang putri kesayangan nya, karena kamu tidak profesional " Kata kata Bunda Membuat Lang diam seribu bahasa.


Huuuuuft Langit mengambil Nafas panjang.


" Okelah Aku kekantor, kalau ada apa-apa hub aku langsung ya sayang dan salam buat yang nolongin kamu " Sambil mengelus rambut panjang Bintang.

__ADS_1


" Iya Abang yang semangat kerjany, yang rajin nanti buat masa depan anak anak kita " ucap Bintang sambil tersipu malu di lihatin oleh semuanya.


" Ciiiiieehh Romantis " Celetuk Lena.


" Aku jadi kepingin dech punya Calon " kata Nana.


" Sana Marid Nana minta buruan di lamar sama ehem ehem " membuat Angkasa tersedak....


" Hati hati anak Mom makannya kok bisa tersedak sich " Sambil menepuk nepuk punggung putra keduanya.


*Nana sudh punya kekasih, kok ku gak tau ya, aku harus menyelidikinya lagi, masa aku keduluan orang gimana ini Batin Angkasa, tanpa sadar dari tadi melihat Nana tanpa kedip.


Kenapa sich Angkasa lihatin aku kyak gini, haduh jadi deg deg deg gini ya, masasih aku suka sama si tengik ini, dia jahil resek haduh... matanya bikin aku meleleh gini ya..... batin Nana bergejolak*.


" Ehemm..." deheman Senja membuyarkan lamunan keduanya dan salting.


" Mom sepertinya ada yang akan menyusul Bang Lagit dan Bintang "


" Masasich siapa? waah seneng Mom dengernya apa kamu Senja? tanya Mom Berliana.


" Bukan dong, nanti kalau mereka sudah gak malu malu pasti juga tau Mom" Sindi Senja pada sahabatnya.


" Oke kalian berangkat lah ke kantor ya semangat kerjanya, Mom akan ke RS menemani Bintang " perintah Berliana pada Anak dan kedua ponakannya.


" Siap Mom " jawab Mereka.


Iring iringan Mobil memasuki parkiran Mobil RS.


Karena AL tidak ingin kecolongan lagi keluarganya di sakiti orang apalagi istri dan anaknya, penjagaan du perketat. bodyguard sekolitar 20 orang kalah pengawal menteri.


Setelah mereka sampai di sambut dokter Mili.


Tetapi ada kejadian tak terduga dan plak sebuah tamparan mendarat di pipi cantik Bintang.


" Aduuch ... Mom " teriak Bintang. Membuat Berliana murka dan membalas nya lebih sadis 2x tamparan pada orang di depannya.


" Berani ya kamu menampar putriku, mau kamu aku hancurkan oooh belum jera ternyata kamu ya memelintir tangannya" Ancam Berliana pada orang tua yang tak tau diri di depannya.

__ADS_1


" Lepaskan kurang ajar Ibu sama anak sama saja kurang ajar " itulah Maminya Andra masih belum menyadari kesalahannya selama ini.


" Masih berani ya kamu, kamu kira suamiku main main mau menghancurkan keluargamu hah, kalau tidak ingat putra menyelamatkan putriku sudah aku habisi kalian semua " tatapan membunuh Berliana, yang melihat bergidik ngeri.


" Mom lepaskan saja ya kasihan, mungkin dia depresi karena kak Andra seperti itu, ya lepasin saja kasih 1 kesempatan ya Mom " rengek Bintang akhirnya di lepaskan oleh Bodyguard nya Berliana.


" Terimakasih nyonya Samudera, saya akan berusaha menyadarkan istri saya ucap Papi Andra.


" Ajari istrimu menghargai orang lain, bagiku kalian itu rebdahan " sindir Berliana yang di rundung emosi.


" Oke Mom lepaskan demi kamu sayang, hatimu terbuat dari apa? sayang kamu terlalu baik " ucap Berliana pada putrinya.


" Sebaiknya nanti kita tanya Daddy yang buat Daddy sama Mom hahah " tawa Bintang mengoda Momnya mendapatkan cubitan di pipi Bintang pelakunya adalah Momnya sendiri.


" Mbk Maya!.....Punya 3 anak semua beda karakter 1.Pendiam kayak monas 2 pecicikan 3 hatinya selembut sutra " curhat Berliana pada putrinya.


" Mungkin benar dia lagi depresi kita langsung ke Andra saja ya " ucap Bunda Maya. dan di ikuti oleh semuanya ke arah kamar Andra.


" Bin... ! masih ada 1 mak Lampir lagi waspada tiba-tiba nyerang kamu lagi loh " peringatan Niken pada Bintang.


" Iya terimkash ya kalian terbaik " jawab Bintang sambil tersenyum manis.


Belum sampai pintu sudah di hadang Linda dengan berkacak pinggang dengan penampilan sungguh bukan Linda yang terkenal modis dan cantik, saat ini terlihat amburadul dan sangat memperihatinkan.


" Masih berani ya kamu muncul,apalagi hah yang kamu mau Bintang..... teriak Linda marah marah...


" Aku mau jenguk Kak Andra " jawab Bintang penuh penekanan.


" Hahahaha😂😂😂😂 Kamu kira kamu siapa? kamu siapa?" sambil mendekat kearah Bintang haha Tawa Linda mengejek Bintang.


Linda semakin mendekat ke Bintang lalu dengan cepat mendorong Bintang untung di tangkap sahabatnya jadi tidak terjatuh.


Membuat semuanya gusar saat akan membantu Bintang mminta semuanya untuk tidak ikut campur dan biar masalah ini selesai tidak berlarut-larut.


" Apa selanjutnya yang terjadi perdamaian atau semakin Linda membenci Bintang. ikuti terus ya.... "


Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.

__ADS_1


Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏💕


__ADS_2