
SELAMAT MALAM.
MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU
UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Assalamualaikum "ucapan salam dari luar rumah sederhana itu. yang di dalam sudah tidak sabar menunggunya.
" Waalaikumsalam " jawaban serentak dari dalam rumah.
Saat pemuda itu masuk semua mata tertuju padanya. antara percaya dan tidak mereka spontan berteriak.
" Abang Langiiiit " seru Senja Hanya Bintang yang terdiam melihat kekasihnya di depan mata tapi tidak mengenali nya.
Senja langsung berlari menuju arah Langit. langsung memeluk dan menangis.
" Abang, ya Allah aku benar tidak mimpi kan heem, abang masih hidup tapi kenapa abang tidak pulang kenapa? disini apa sebenarnya yang terjadi bang,? " pertanyaan Senja Sepertinya laki-laki yang di peluknya tidak nyaman.
" Maaf Nona saya bukan laki-laki yang kamu maksud, namaku ALam, bukan Langit saya kan sudah bilang padamu namaku Alam ,sekarang kamu ajak teman kamu kesini untuk apa?" tanya Langit pada Bintang yang hanya bisa menangis Sakit banget hati aku, tetapi aku yakin kamu adalah Langit ku batin Bintang terus menatap mata Langit.
" Abang ini Bintang, apa benar abang tidak mengingat atau hanya pura-pura atau Amnesia bang " cecar Senja.
" Ibu bapak Apa benar abang ini anak ibu yang melahirkan ibu " tanya Nana.
" I.. ya Non ini Alam anak ibu, yang mau ibu jodohkan ke Non Bintang " ujar Si Ibu.
__ADS_1
" Sudah jelas bukan aku bukan Langit, aku Alam jadi Jagan menganggu aku pergilah kalian " ucap Alam. sedangkan yang di usir diam saja.
" Kamu kira kami bohong, ini foto bang Langit sama persis hanya saja Abang ku lebih rapi tetapi semuanya sama,dan aku akan mengajak bunda mu yang lebih mengenalmu aku yakin kamu tidak bisa mengelak atau bapak sama ibu yang mau ikut ke kota " ucap Nana tegas.
" Sudahlah kalian Jagan memaksa, kalau memang dia bukan Langit, dan tidak mengingatku, tidak apa-apa ayo kita pergi,Ibu bapak kamu permisi ya " Bintang langsung pergi dan kecewa karena dia yakin , kalau dia Langit.
" ini kartu nama Bintang kalau semisal ada waktu main saja di kafenya Bintang Abang kami permisi ucap Senja. setelah menyerah kan kartu nama Bintang.
" Kita juga menginap di Villa yang berjajar " ucap Nana. juga pergi meninggalkan rumah p Budi.
Setelah kepergian mereka, Alam terus menatap ke arah Pintu, seperti rasa apa Alam pun tak tau, atau rasa kasihan.
"Alam ada apa nak? kamu kenal mereka atau kamu pernah bertemu? " Cecar Ibu merasa ada yang aneh dengan dengan anaknya.
" Gak ada kok Bu, cuma kasihan saja, gara-gara aku mirip dengan orang yang mereka kenal saja " jawab ALam.
" Bintang, sebaiknya kamu Jagan marah, baiknya kamu dekati saja, pastikan itu Abang atau tidak, apalagi emaknya suka ma kamu, gimana ideku Bin? " ucap Senja.
" Oke kalau begitu besok ku ke peternakan, pastikan bodyguard tidak mengikuti aku, Jagan sampai yang lain tau tentang ini, dia Alam atau bang Langit di rahasiakan dulu ya, aku takut terjadi insiden lagi " Pesan Bintang pada kedua sahabatnya.
" Oke Bintang kita jaga rahasia "
" Senja Jagan kasih tau ke Bunda dulu, sekarang mereka dekat dengan Chandra aku tidak suka " cerita Bintang.
" Oke " jawab Senja karena dia juga tidak suka sama Chandra.
" Aku akan menjalankan, yang kalian sarankan ya, tetapi aku harus menyamar supaya mereka tidak tau, saat dekat dengannya baru aku buka penyamaran " kata Bintang.
Bintang langsung menuju peternakan dengan bantuan kedua sahabatnya, Bintang bisa lolos, tetapi Bintang harus berhati-hati, takutnya ada musuh yang mengintai.
Sesampainya di peternakan Bintang tidak menemukan Alam, tetapi dia bertemu ibunya Alam dan Lilis.
__ADS_1
" Neng Bintang sapa ibunya Alam, Neng Bintang mau kemana? kok sendirian ini sudah mau magrib pamali neng, ayo ke rumah Ibu dulu nanti kamu nyasar " ajak Ibunya Alam yang dari awal menyukai Bintang. Bintang sangat senang rencana berjalan lebih mulus dengan bantuan ibunya Alam.
" Iya Bu maaf merepotkan tadi saya mau balik ke villa terpisah sama teman saya saat membeli ini " sambil menunjukan tentengannya pada mereka.
" Alah pasti kamu alasan kan, mau deketin Ibu dan Kang Alam ya kan, munafik " cecar si Lilis yang sangat tidak suka dengan Bintang.
" Maaf ya mbak kalau kedatangan ku menganggu sungguh aku terpisah dengan mereka dan hp ku mati, kalau tidak boleh juga tidak apa biar saya lanjut jalan saja siapa tau ada orang baik mau membantu mengantar saya " sandiwara Bintang mengundang simpati ibunya Alam.
" Apaan sih kamu Lilis, kenapa? kok kamu jutek begitu sama orang, wong Ibu yang nawari neng Bintang, ayo sudah ikut Ibu, nanti kamu di culik orang, mending Ibu yang culik, Ibu jadikan mantu " Ibu tidak menghiraukan Lilis yang cemberut.
Lilis kesal dengan Bibinya lalu pulang kerumahnya dan cerita pada kedua orang tuanya, dan membuat orang tuanya marah akibat mendengar cerita Lilis.
" Nanti kita ke rumah Alam, apa? maksudnya seperti itu, kamu yang membantu mereka, mau milih mantu dari luar, apa kurangnya anakku" omel ibunya Lilis menjadi jadi.
" Sabar Bu Jagan marah-marah dulu, kita ke tempat kang Budi dulu minta penjelasan" tutur bapak Lilis.
" Ayo neng masuk, apa mau mandi dulu, nanti kamu di antar Alam ke Villanya " kata Ibu, membuat Bintang sangat senang.
" Tidak usah Bu nanti saya mandi di Villa saja, Bintang juga tidak bawa baju ganti kok, ini makanan buat Ibu sama bapak saja , mungkin mereka semua sudah pada makan ucap Bintang.
" Wah nasi goreng ini kesukaan Bapak dan Alam " ucap Ibu, sambil menerima nasi goreng, Ibu langsung ambil piring dan menata makanan yang di beli Bintang.
" Bu..! Bintang mau numpang cas HP apa punya? "tanya Bintang pada Ibu.
" Kalau Ibu tidak punya, mungkin Alam punya nak, sebentar Ibu cari di kamarnya ya" pergi masuk kamar Alam.
" Iya Bu maaf merepotkan " Kata Bintang.
" Ngapain kamu kesini lagi, pergilah tolong Jagan ganggu aku, aku bukan laki-laki yang kamu cari " ucapan Alam membuat Bintang kecewa sakit hati.
Tetapi tekat Bintang kuat, untuk mencari kebenaran tentang Laki-laki di depannya.
__ADS_1
IKUTI TERUS YA. JAGAN LUPA YA KASIH LIKE KOMEN VOTE.