
MAAF KALAU KALIAAN SEDANG MENUNGGU KEMIRIN, SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TAPI HARI INI SUDAH UP LAGI. DAN
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI DUA BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.
"Oke kita tunggu Om Diki, apakah akan ada peperangan atau terjadi perdamaian ' ucap Awan.
Ternyata putri dan putraku sudah tau semunya, aku harus mengambil tindakan supaya semua ini berakhir, aku yang memulai aku juga yang mengakhiri, semua harus selesai hari ini, dan aku pasrah keputusan mereka apa.
"Maaf kalau semua masalah timbulnya dari aku maafkan Daddy ya, sekarang Daddy pasrah apapun keputusan kalian, karena semua memang salah Daddy " AL semua orang melihat seorang J. ALiandro Kean Samudera pasrah dan Minta maaf.
" Minta maaflah pada orang yang kamu hina dan kamu sakiti, baru ke kita itu proses minta maaf ya g benar " ucap Angkasa yang masih belum bisa membendung emosi. ternyata saat hamil dia dan Bintang sampai dia di lahirkan Mommy menderita.
Tatapan sinis Angkasa di tunjukan pada sang Daddy, membuat AL sungguh sedih melihat semuanya sakit hatinya tidak di anggap oleh semua yang ada di ruangan ini.
" Maaf kami terlambat datang Princess Queen Salam Hormat!! " teriak mereka semua hormat dari semua, anggota Diki.
" Di mana pimpinan kalian " ucap Datar Bintang.
" Beliau masih dalam perjalanan " ucap salah satu pengawal.
" Oke aku tunggu tidak kurang dari 45 menit kalau tidak ancamku tidak bisa di hentikan Ancam Bintang.
" Ucapan Princess sudah saya kirim ke ketua " Membuat Berliana shock putri manisnya bisa lebih kejam darinya.
" Oke aku Terima salam kalian berdirilah " ucap Berliana.
__ADS_1
" Princess kami adalah orang yang markas paing dekat, saat ada tanda peringatan kami yang paling dulu hadir" ucap salah satu pengawal.
30 menit berlalu, para pengawal, menjadi gelisah karena Diki dan lainnya juga belum muncul di hadapan mereka, padahal waktu susah 30 menit lebih belum ada tanda-tanda, dia harus baimana dia pun tidak tau, harus bagaimana?
Tepat di Angka 49 menit, twrdengar riuh di depan kamar Langit, senyum berliana dan Bintang menembang orang yang di tunggu sudah datang.
" Salam hormat Queen Prince end princess " ucap mereka termasuk 10 itu.
" Bangunlah kalian " ucap Berliana lagi.
" Kami belum terlambat Princess jam masih menunjukkan 50 menit ya " ucap Diki, karena melihat Bintang, melirik jam tangannya.
" Oke kalian lolos,Tetapi ada hal yang ingin aku tanyakan pada Om Diki, yang lain silahkan tunggu di luar, aku engap terlalu banyak orang " ucap Bintang mengusir seseorang.
" Ok baiklah, kalian semua keluarlah, tidk mungkin princess menyakiti Aku " Ucap Diki pada semua pengawalnya di situ ada Abigail ada laddy dan 8 lagi orang kuat Diki.
" Aku langsung saja ya, duduklah Om, Om harus bertangung jawab atas apa yang om perbuat dan yang om ucapkan kemarin. " kata Bintang tegas dan sangat berwibawa.
" Pertama kamu bicara apa pada Daddy ku kemarin, kedua semua akibat dari pembicaraan Om Diki membuat pertengkaran.
" Jadi tolong Om Diki, ralat dan jelaskan juga! kepada kami dan juga semua orang yang ada di sini.
" Aku tidak menyebutkan siapa yang memberitahukan, tapi yang aku bahas, tolong jelaskan apa maksud dan tujuan Om Diki berbicara seperti itu " ucap Bintang.
" Iya princess, akan aku jelaskan permasalahan semuanya, Om juga sudah tidak akan ikut campur lagi setelah semua anak buah Indra tertangkap Om akan berdiam lagi di tempat yang semestinya tapi kamu harus berjanji untuk bisa menjaga diri " ucapan Diki membuat Bintang sesak.
" Maksudnya bukan seperti itu Om, aku tidak pernah melarang Om Diki membantu kami,tapi ...... Aku mohon akhiri lah pertengkaran kalian dan berdamailah dengan Daddy ku kalian bisa menjadi sahabat dan saudara, karena kalian lebih cocok menjadi sahabat dan pertahanan kita akan lebih kuat dari apapun " ucap Bintang.
" Saya setuju itu, benar apa yang di inginkan Adikku itu juga ke ingin aku Om dari dulu, hanya ingin kalian berdamai saya selalu pimpinan yang baru kalian! meminta dan memutuskan untuk perdamaian dan kalian tidak ada yang bisa mensntang keputusan ini " ucap Angkasa dengan tegas.
__ADS_1
" Saya selalu pimpinan yang baru memutuskan untuk menerima, permintaan perdamaian, jadi untuk para Anggota berkewajiban tidak menentang " Dengan Lantang Awan berteriak supaya Daddy nya terbangun dari lamunanya.
" Aku sebagai psnasehat dari kelompok kalian menyetujui perdamaian ini Lakukan prosesnya ucap Bintang.
" Maaf saya Langit dari dari Teratai putih ikut melihat proses psrdaiman dan menjadi saksi " ucap Langit.
Semua orang tidak menyangka kalau Teratai putih sekarang adalah Langit pemegangnya. Pantas saja dari kemarin-kemarin ada anggota lain yang menyusup ternyata itu alasanaya gumam Diki.
" Saat menjadi Alam Aku ambil alih Teratai Putih, karena permintaan mereka kata mereka aku adalah calon pemimpin mereka yang hilang, dan aku di wajibkan untuk menggantikan Guruku yang sudah meninggal ucap Alam pada semuanya.
" Semua sudah berkumpul cepat lakukan prosesi ini " ucap Angkasa.
" Siap laksanakan mulai dari siapa terserah kalian " ucap Awan memulai berbicara.
" Saya yang akan melakukan terlebih dahulu " Ucapan AL membuat semua kaget begitupun Diki, karena seorang AL meminta Maaf, apalagi padanya adalah Hal mubazir, atau karena dia takut di tinggal Queen, tapi dari tatapan matanya tulus tidak seperti biasanya kalau kamu tulus oke aku akan menerima dengan senang hati, karena aku ingin melihat princess da Queen bahagia. " ucap Diki dalam hati.
" Lakukanlah dengan hati yang bersih dan iklas semua akan baik hasilnya " Ucap Leon menepuk punggung sahabatnya, yang sudah dia Angkab saudara itu.
" Terimakasih Bro, insyaallah " ucap AL kepada Leon.
" Mr Diki Dengan segala kerendahan hati tulus iklas saya AL Kainan Putra Samudera. Meminta Maaf atas semua kesalahan saya selama ini, banyak menuduh, menghina dan membenci Anda sekarang saya benar-benar di titik terendah di dalam keluarga saya karena kesombongan dan ke angkatan saya tidak penah merasa salah dan saya selalu mengangap , apa yang saya lakukan adalah kebenaran, tapi memahami dan mengerti perasaan orang lain.
Kita Lanjutkan permintaan Maaf di Bab selanjutnya.
Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UP nya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
__ADS_1
komentar
Terimakasih 🙏💕.