
MAAF KALAU SEDANG MENUNGGU
UP HARI INI SEPERTI BIASA KESIBUKAN DUNIA NYATA.
TETAP AKU USAHAKAN SETIAP HARI SATU BAB KALAU LEBIH SISANYA BONUS BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA MEMBACA NOVELKU DAN SUKA DENGAN ISI CERITANYA.
Kalau Author senang nya sich! kalau banjir Like, komentar Vote, dan hadiah ya hehehe dan Jagan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣 setiap Bab.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Mereka mengikuti acara kampus samapai selesai besok hari bebas untuk semuanya, mereka selesai acara lansung masuk kamar masing-masing supaya bisa bangun pagi.
Pagi pun menyapa mereka, mereka menghirup udara pagi yang segar ada yang ke arah air terjun, ada yang ke peternakan ada yang ke kebun, ada yang kepasar mencari oleh oleh, sedangkan Bintang dan kawan-kawan ke pusat oleh-oleh belanja kebutuhan sehari-hari di ikuti para Bodyguard nya, membantu membawa belanjakan mereka semua.
Selesai mereka berbelanja yang mereka inginkan, mereka bergegas menuju rumah Alam. untuk berpamitan sekaligus memberikan bingkisan.
Sesampainya di rumah Alam, Bintang kaget kenapa ada ramai-ramai di rumah Alam, dan ternyata.
" Aku memecat kalian tinggalkan perternakan ini dan Jagan pernah kembali lagi, karena anakmu sudah kurang ajar, berani melawanku, melukai anak buah ku " teriak kepala perkebunan.
" Dan gagal menculik seorang gadis, untuk di lecehkan, kenapa tidak diteruskan " ucapan Bintang Lantang membuat semua orang kaget.
" Kalian... kembali lagi "juragan kaget, ternyata mangsa nya datang sendiri menemuinya " waah tambah cantik saja, bukan cuma satu tapi tambah dua lagi, seger banget batin kepala peternakan atau sering di sebut juragan.
" Haha iya kita kembali tua bangka tidak tau diri, sudah tua gak insaf makin gak tau diri " ucapan Senja membuat sang juragan semakin murka.
" Sudah cukup ya, banyak korban istrimu sudah banyak belum lagi yang gak kamu nikahi, stop ya kamu kira gampang menyentuh nona muda kami tuh lihat " tunjuk Nana pada kelima Bodyguard Bintang. Nana tidak takut karena mereka ada yang melindungi.
" Kalian salah masuk kandang Nona, kalian masuk di daerah kekuasaan ku Jagan lupa itu " teriaknya dan tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
Kepala Bodyguard Bintang tidak bodoh, sejak Bintang berkata dia sudah menghubungi Angkasa dan Awan, mereka sudah mengirimkan seratus pengawal yang sudah otw dan sebentar lagi sampai.
" Ibu sama bapak tidak apa-apa kan, maaf Bintang datang telat sedikit " ucap Bintang membuat ibu bapak Alam senang.
" Non sebaiknya cepat pergi dari sini, sebelum juragan menyakiti mu nak" kata Ibunya Alam khawatirkan Bintang.
" Ibu tenang saja, hari ini mereka yang akan tinggal nama" ucapan Bintang membuat juragan semakin murka dia menghubungi markas tetapi tidak ada jawaban. yang di peternkan cuma 20 orang.
Juragan tidak tau, kalau Angkasa sudah merentas jaringan yang ada di peternakan, dan siapa sangka kalau peternkan adalah punya Om Diki.
Angkasa menghubungi om Diki, memintanya datang ke peternkan, karena Bintang mendapat masalah, karena Angkasa tidak bisa datang karena ada urusan yang tidak bisa di wakilkan.
Om Diki langsung berangkat tanpa menunggu, karena dia tidak mau princess nya dari bayi dia jaga, kecolongan hilang, baru bertemu dia tidak mau kehilangannya lagi.
" Oke Om sudah di jalan semoga Bintang basih bisa bertahan, akan aku jadikan mereka santapan peliharaan ku " ucapnDiki sinis, jiwa mafianya bangkit lagi, dan harus bertarung di usahanya yang tidak muda lagi, tetapi masih tetap gagah dan berwibawa.
Rombongan Diki menuju Peternkan nya yang di pasrahkan pada sahabatnya.
" Okeh " jawab Bintang singkat.
" Kamu itu, membuat kang Alam dalam masalah saja, Jagan sok jagoan, kamu Terima saja juragan lumayan, di jadikan istri ke 9 enak juga kan mayan " ucap Lilis memprovokasi semuanya.
" Iya betul kata si Lilis neng, neng pasti jadi kesyangan jurangan " ucap ibu-ibu.
" Enak saja Non Bintang mau aku jadikan menantu istri Alam " teriak Ibu, Kata-kata ibu membuat sangn juragan semakin Marah.
Dengan kasar dia mendorong ibu, utung dengan sigap Bintang melompat dan menolong ibu , ibu tidak sempat ibu terjatuh.
" Ibu tidak sakit kan? Bu " Tanya Bintang pada ibunya Alam penuh khawatir.
__ADS_1
" Tii.. dak Non, ibu Baik baik saja" menjawab terbatah batah.
Ibu kaget melihat Bintang dengan sigap meloncat dan menangkapnya tidak sampai jatuh.
" Hei tua bangka Jagan beraninya sama perempuan saja ya, ibu ini sudah tua dasar bandot tua " Amarah Senja sudah meledak-ledak.
" Waaoo kamu semakin cantik aku siap menjadikan kalian Istriku, kalian bertiga sunguh mengarahkan " ucap Juragan tersenyum mesum. Dia sangat kaget saat mendapat tendangan yang membuat dia terhuyung.
" Itu baru permulaan bandot tua " teriak Senja, sedikit menantang.
" Hoooh kalian ya,semakin liar, semakin aku suka, pasti kalian liar di ranjang, lumpuhkan mereka bawa kesini aku akan menikmatinya di depan kalian semuanya " Sobong Juragan dia tidak tau mau sudah menantinya.
" Insaflah Wahai bapak tua, sebelum maut menjemputmu, sepak terjangmu sudah waktunya berakhir " teriak Bintang, karena sudah mendapat kode dari Nana semua sudah Aman, cuma Bintang, hanya ingin main main dengan mereka.
Perkelahian tidak dapat di hindarkan lagi, Bintang Nana Senja dengan ke ahlian bela dirinya berhasil meguasai pertarungan, sedangkan para pekerja peternkan terpana, melihat ketiga gadis cantik berkelahi sangat kagum kecuali Lilis dan ibunya tidak suka.
Juragan memerintahkan anak buahnya lagi untuk mengeroyok Bintang dan sahabatnya, kalia ini para Bodyguard tidak Terima dan akhirnya mereka ikut turun tangan.
" Bodyguard Bintang banyak yang tumbang karena juragan mengeluarkan senapanya dan dia menembak 10 bodyguard Bintang dari jauh, mereka tampa persiapan.
" Hahaha bagaimana kamu kalah? kan Jagan sok jadi jagoan Nona lihatlah pengawal kalian kalah, mungkin sebentar lagi mereka mampus..! teriak juragan dengan bangganya.
" Huft Jagan halu, dulu juragan ya memang kita kalah sekarang, tunggu 10menit lagi akan hancur jadi debu kalian teriak Nana.
Mereka mendekat ke arah Bintang Senja dan Nana dan ingin mengeroyok Bintang Nana dan Senja tiba tiba dari atas terdengar suara bergemuruh angin kencang, Suara bergemuruh dan di atas langit daun daun berterbangan suara itu semakin kencang. Semuanya melihat ke atas ada apa?lagi apa yang terjadi? setelah ini mereka semua semakin ketakutan.
Ikuti terus ya kisah Cinta Bintang.
Bantu Vote, Rete, Like, Favorit, dan Bisa komentar ya biar semakin akrab.... juga menambah semangat Author menulis.
__ADS_1
Buat yang selalu menyemangati Author dengan Like dan komentar nya terimakasih banyak 🙏