
Hari terus berlalu, acara pernikahan antara Aliya dan Alex juga sudah di tentukan. Satu minggu yang akan datang, acara bahagia itu akan di laksanakan. Tentunya, berita ini sudah benar benar menghebohkan media sosial Indonesia. Pasalnya, Aliya yang notabenenya artis yang selalu terlibat skandal itu kini di kabarkan telah bertunangan, bahkan akan segera melangsungkan pernikahan.
Tentunya para pencari berita sedikit bertanya tanya, apakah calon sumi Aliya tidak tahu tentang berita berita yang menyangkut nama tuangannya tersebut, sehingga membuatnya menjatuhkan pilihan pada Aliya. Hari ini, adalah hari yang tepat untuk para awak media menanyakan itu, sebab saat ini terlihat Aliya dan seorang laki laki yang di kabarkan merupakan tunangan Aliya itu keluar dari sebuah boutique ternama di Ibukota. Mereka menebak jika sepasang calon pengantin itu pasti melakukan fitting baju pengantin
"Mba Aliya bisa meminta waktunya sebentar, apakah benar kabar yang beredar saat ini, apakah laki laki yang bersama anda ini adalah tunangan anda, atau ini hanya sebuah gimmic untuk menaikkan popularitas anda?" salah satu wartawan mulai mengajukan pertanyaan
"Maaf..." Aliya mengatupkan tangan di depan dada, pertanda ia tidak ingin menjawab
"Mba Aliya, mohon waktunya sebentar saja"
"Mba, apakah ini adalah trik anda untuk trending lagi?"
Aliya masuk ke dalam mobil, dan menurunkan kaca mobilnya "Akan ada undangan khusus untuk awak media di pernikahanku nanti, semoga itu bisa menjawab pertanyaan kalian, permisi" Aliya kembali menutup kaca mobil setelah mengatakan itu
__ADS_1
Huh
Aliya menghela napas lega setelah berhasil menghindari kepungan wartawan tadi. Sedangkan Alex, ia fokus pada kemudinya. Walaupun kadang kadang ia juga mencuri pandang pada Aliya yang beberapa kali menghela napas
"Kau tidak bosan berhadapan dengan orang ramai setiap waktu?" tanya Alex
"Tidak"
"Kenapa?"
Alex hanya mengangguk mendengar jawaban Aliya. Sebab ia tidak tahu dimana letak serunya jika harus di kelilingi oleh para wartawan setiap hari, bahkan nyaris setiap waktu. Ya, beberapa hari pergi bersama Aliya, Alex selalu merasa was was, sebab dimana mereka berada maka akan ada kamera wartawan yang memotret, entah secara diam diam ataupun secara terang terangan
"Apa selama ini kau sengaja membuat skandal hanya untuk menaikkan popularitas?" tanya Alex, sebab ia sempat melihat beberapa berita yang memuat nama Aliya, dan menurutnya semua berita itu sedikit tidak masuk akal
__ADS_1
"Begitulah"
"Kenapa? Bukankah kau bisa meraih popularitas yang lebih dari ini, tanpa harus menjadi bahan pembicaraan orang lain? Bahkan beberapa artis yang aku kenal, mereka tidak pernah membuat skandal apapun, tapi karier mereka tetap melejit, dan populer" ucap Alex
"Tapi perjalanan karier mereka tidak seru. Masa hanya datar datar saja. Mending seperti aku, sesekali membuat onar agar di kenal orang" Aliya terkikik sendiri dengan ucapannya
"Jadi kau memang suka membuat huru hara?"
"Kurang lebihnya begitu"
"Apa kabar kedekatanmu dengan pengusaha tua yang waktu itu juga hanya sebuah settingan?"
"Katakanlah begitu"
__ADS_1
"Kenapa kau hobi sekali membuat skandal aneh seperti itu? Kau tahu, namamu akan jelek dengan skandal skandal yang tersebar di media sosial"
"Dunia entertainment dan dunia bisnis itu berbeda Lex. Jika di dunia bisnis kau harus selalu serius, karena itu adalah tuntutan pekerjaanmu. Sedangkan di dunia entertainment, maka kau harus membuat huru hara untuk menghibur diri. Lagipula, jelek di mata manusia itu tidak apa apa. Yang jangan itu, jelek di mata Allah"