
"Smith Erlangga, apa kau mengenalnya?" tanya Afifa
Ingatan Aliya melayang pada satu bulan sebelum ia di jodohkan dengan Alex. Saat itu, ia masih berada dalam puncak pencarian di media sosial karena di kabarkan terlibat hubungan dengan pengusaha terkenal itu. Itu juga alasannya meminta Afifa untuk bertukar posisi saat itu, karena Smith selalu mengikutinya dan memintanya secara terus menerus untuk menerima cinta laki laki itu. Namun Aliya yang memang sedari awal hanya berniat bermain main, akhirnya menolak Smith dengan tegas. Setelah kabar pernikahan antara Aliya dan Alex terdengar di media, Smith tidak lagi menghubunginya sekalipun, bahkan laki laki itu seperti hilang ditelan bumi
"Dari mana kau tahu tentang Smith?" tanya Aliya heran, sebab saat ia meminta Afifa untuk bertukar posisi saat itu, Afifa menolak dengan tegas, dan ia 'pun tidak menceritakan apa apa mengenai Smith
"Udo Aksa yang memberitahu kami tentang semua ini. Smith adalah dalang di balik apa yang Rosa lakukan pada rumah tanggamu" ucap Afifa
"Fa katakan dengan jelas" ucap Aliya saat dirinya masih belum bisa menangkap arti ucapan Afifa dengan baik
"Smith menginginkan kehancuran hubunganmu dan Alex, karena ia masih menginginkanmu, dia terobsesi padamu, dan ingin mendapatkanmu seutuhnya. Dia bahkan meminta bantuan Rosa dengan dalih kerja sama, dan Rosa menerima ajakan kerja sama itu karena Smith menjanjikan sebuah popularitas padanya" jelas Afifa
__ADS_1
"Lalu bagaimana, bagaimana dengan Smith sekarang?" tanya Aliya, ia takut kalau Smith akan berbuat nekat dan mencelakai dirinya ataupun Alex
"Ayah, Udo, Bara dan Bram sudah menutup akses kerja sama dengan perusahaan Smith, dan dari kabar terakhir yang aku dengar dari Bram, saat ini perusahaan Smith mengalami kerugian besar, dan berada di ambang kehancuran. Aku rasa, setelah ini dia tidak akan berani untuk macam macam lagi"
"Syukurlah" ucap Aliya lega. Ia lantas kembali melirik Afifa "Itu artinya, Alex tidak melakukan hubungan gelap dengan Rosa?" tanya Aliya memastikan
"Tanyakan pada hatimu, apakah menurutmu suamimu akan tega melakukannya?" balas Afifa
Aliya menghela napas kasar. Ia menggeleng lemah, dengan pandangan menerawang "Aku tidak tahu Fa, aku tidak bisa meyakinkan apa-apa pada hatiku. Karena sampai sekarang, Alex masih belum mencintaiku"
Aliya melihat Afifa, dan ikut tersenyum. Namun dengan senyuman yang berbeda. Jika Afifa tersenyum tulus dengan penuh keyakinan, maka Aliya tersenyum sinis dengan balutan kekecewaan
__ADS_1
"Menurutmu, bagaimana dia bisa mencintaiku jika dia masih berada dalam lingkaran masa lalunya?" tanya Aliya
"Maksudmu?"
"Tidak perlu menutupi lagi Fa, aku tahu bahwa dia mencintaimu, dan mungkin perasaan itu masih dia simpan hingga kini. Lalu menurutmu, bagaimana dia bisa mencintai aku sedangkan dalam bayangannya hanya ada dirimu"
"Al..." Afifa terkejut karena Aliya ternyata mengetahui hal yang coba ia sembunyikan selama ini
"Aku tidak marah padamu Fa, karena ini adalah perkara hati, dan pada kenyataannya, aku tidak akan pernah bisa menggantikanmu dalam hatinya sampai kapanpun"
"Al, kau salah paham, aku sama sekali tidak mencintai Alex, sungguh"
__ADS_1
"Aku percaya padamu, tapi aku tidak bisa percaya pada Alex"
Ya, ia percaya kalau Afifa tidak mencintai Alex, karena ia bisa melihat sendiri bagaimana Afifa dan Bram yang menjalani rumah tangga harmonis, dan terlihat saling mencintai. Tapi untuk Alex, Aliya sudah memutuskan untuk melepas laki laki itu, ia tidak mau lagi berusaha meluluhkan hatinya, karena ia sudab berusaha, tapi hanya berakhir sia-sia. Katakanlah Aliya pecundang karena baru berjuang setengah, tapi langsung mundur. Tapi inilah kenyataannya, Aliya tidak akan bisa hidup dengan seseorang yang masih menyimpan cerita masa lalunya pada wanita lain, apalagi wanita itu adalah saudara kembarnya sendiri