Takdir Cinta Twins D

Takdir Cinta Twins D
Bab 98


__ADS_3

Sejak pertemuan antara Alex dan Aliya beberapa kali di tempat yang sama. Kali ini, semuanya kembali terulang. Dimana Aliya mengidam Soto Betawi, dan kembali melibatkan Afifa dan Bara untuk mengantarnya mencari soto betawi sesuai keinginannya. Jangan tanyakan dimana Alex, karena Alex dan Bram juga berada ditempat yang sama, sesuai lokasi yang dikabarkan Afifa sebelumnya


"Al, kita bertemu lagi" ucap Alex


Aliya hanya melirik sekilas, lalu beralih mendekati penjual soto "Pak, soto betawinya satu, nasinya dipisah" ucap Aliya


"Sotonya habis Mba, terakhir dipesan Mas ini" tunjuknya pada Alex


Aliya terlihat sangat kecewa karena keinginannya untuk makan soto idamannya tidak terwujud. Padahal ia benar benar ingin memakan soto sekarang. Dengan lesu, Aliya membalik tubuhnya hendak kembali ke mobil, tapi tangan Alex menghadang langkahnya


"Kita bisa berbagi soto ini kalau kau mau" ujar Alex


"Tidak perlu"


"Ayolah Al, atau kau mau anak kita ngiler karena ngidamnya tidak terpenuhi?"

__ADS_1


Aliya sedikit menimbang, dan ingin menerima tawaran Alex. Namun ia merasa gengsi untuk berbagi bersama Alex "Kalau kau memberikannya untukku, maka aku akan memakannya" ucap Aliya


"Sayangnya aku ingin makan ini juga Al"


"Ya sudah kalau begitu, kau makan saja sendiri" Aliya kembali melanjutkan langkahnya, tapi lagi lagi Alex menghalangi


"Kalau kau mau, kita bisa memakan satu porsi ini bersama sama" usul Alex


"Tidak mau, kau makan saja sendiri"


Alex duduk di salah satu kursi yang tersedia, dan mulai menyantap soto miliknya. Membuat Aliya merengut kesal melihatnya. Bagaimana tidak kesal, kalau Alex terlihat menikmati soto itu seorang diri, dengan seruputan seruputan nikmat yang terdengar jelas. Tanpa kata, Aliya kembali mendekati Alex, dan duduk di depan laki laki itu, lalu segera menarik mangkok soto tersebut mendekat padanya


"Dasar tidak peka" gerutu Aliya sembari mengaduk aduk soto di depannya, dan langsung memakannya begitu saja. Alex yang melihat itu hanya tersenyum tipis, karena akhirnya pancingannya berhasil


Alex segera menggeser kursinya mendekati Aliya. Hingga membuat ia dan Aliya duduk berdampingan. Tanpa sungkan, Alex mengambil sendok bekas makan Aliya, dan menyuapkan soto tersebut kedalam mulutnya dengan sendok yang sama, membuat Aliya sedikit dibuat terkejut

__ADS_1


Sedangkan di meja lain. Terlihat Afifa yang begitu telaten menyuapi Bram memakan soto. Ya, entah memang hanya sebuah kebetulan atau bagaimana. Tapi yang pasti, Bram selalu ngidam dengan hal yang sama seperti apa yang diidamkan Aliya dan Alex. Seperti soto ini, tadi saat Afifa mengabari Bram bahwa mereka akan mengunjungi penjual soto terdekat, Bram tiba tiba juga menginginkannya, dan berakhir dengan ikut membeli. Itulah mengapa, Aliya bisa sampai tidak kebagian soto, karena Bram sudah memesan lebih dulu


"Sayang, kau tidak ingin mencobanya?" tanya Bram disela sela kunyahannya


"Tidak, kau saja" jawab Afifa "Ayo buka mulut lagi" ucap Afifa dan langsung di turuti oleh suaminya


"tampaknya, Alex berhasil lagi" ujar Bram, menunjuk pada meja tempat Aliya dan Alex berada.


"Iya, aku senang kalau mereka seperti itu" ucap Afifa menimpali


"Jadi kau mau juga? Ayo kemari, biar aku suapi" Bram mengambil alih sendok dari tangan istrinya, dan balik menyuapi istrinya tersebut "Bagaimana rasanya, enak bukan?"


"Enak" jawab Afifa sembari terus mengunyah makanan dalam mulutnya.


"Baiklah kalau begitu kita juga saling menyuapi saja, biar romantis" ujar Bram, dan langsung saja kembali memberi suapan pada istrinya. Hingga akhirnya, malam itu seakan terjadi double date tanpa kesengajaan antara mereka ber-empat

__ADS_1


__ADS_2