Takdir Cinta Twins D

Takdir Cinta Twins D
Bab 55


__ADS_3

"Al, aku berangkat" Alex bangkit dari kursinya sesaat setelah menyelesaikan sarapan


"Lex, aku ikut ke kantormu ya" ucap Aliya


"Untuk apa?"


"Tidak, aku hanya bosan saja di rumah seharian. Bagaimana, boleh ya"


Aliya mengerjab lucu demi mendapatkan izin dari suaminya untuk ikut ke kantor. Karena tadi malam, ia telah menyusun rencana dengan matang, untuk membuat perhitungan pada sekretaris suaminya yang sudah berniat menggoda sang suami tadi malam. Ya, Aliya yakin jika Sekretaris bernama Ivy itu pasti hanya berpura pura di hadang preman, lalu nanti ia akan menjebak Alex agar tidur dengannya, setelah itu ia akan mengatakan bahwa dirinya telah hamil anak Alex. Setelah itu apalagi yang akan terjadi jika bukan pernikahan. Ya, wanita bernama Ivy itu pasti berniat menggoda suaminya untuk mendapatkan kedudukan sebagai Nyonya Wijaya, dan Aliya tidak akan membiarkan itu terjadi. Karena segala yang sudah menjadi miliknya, tidak akan pernah bisa di rampas oleh orang lain


"Sudahlah Lex, bawa saja istrimu. Lagipula dia tidak akan mungkin merepotkanmu juga 'kan?" ucap Nyonya Rengganis


"Ya sudah, ayo"


Mobil yang membawa Alex dan Aliya telah melaju menuju gedung perusahaan Wijaya. Begitu tiba di kantor, keduanya berjalan bergandengan menuju ruangan Alex. Selama di perjalanan menuju ruangan Alex, Aliya tidak pernah melepas rangkulannya dari lengan suaminya. Membuat semua orang yang melihatnya menjadi iri. Sebab, bagi mereka, Aliya dan Alex adalah pasangan yang sangat serasi

__ADS_1


Begitu tiba di dalam ruangan Alex, Aliya baru melepas rangkulannya. Ia berjalan menuju jendela, dan menyingkap gorden, membuat cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan mereka. Setelah itu, Aliya mengambil ponselnya dari tas, dan duduk di depan meja kerja suaminya yang tampak mulai membuka laptop


"Lex..." panggil Aliya


"Hm?" Alex masih terlihat fokus pada layar di depannya, dan hanya menjawab dengan deheman ringan


"Sekretarismu tidak membacakan jadwal untukmu hari ini?" tanya Aliya, sebab seingatnya, saat ia mengunjungi Afifa di kantor saat pagi hari, maka ia akan sering bertemu dengan sekretaris Findi, sebab sekretaris adik kembarnya itu selalu membacakan agenda yang akan di lalui adiknya hari itu


"Seharusnya iya, mungkin sebentar lagi. Dia sekretaris baru, mungkin dia belum terbiasa" jawab Alex


Aliya bangkit dari kursinya, lalu mengitari meja kerja Alex, hingga kini ia berada di depan Alex. Secara sengaja, Aliya meraih cangkir kopi Alex, dan menumpahkannya di kemeja yang Alex kenakan. Namun bukannya merasa bersalah, Aliya justru terlihat menutup mulutnya seakan apa yang ia lakukan adalah sebuah ketidaksengajaan


"Alex, maaf..." Aliya mengipaskan tangannya di depan dada Alex "Biar aku bersihkan" ucap Aliya, ia membuka kancing kemeja Alex yang paling atas, lalu meraih tissue, dan mengelap bekas kopi tersebut


"Al tidak perlu, aku bisa sendiri" cegah Alex

__ADS_1


"Tidak, biar aku bantu"


"Tapi Al"


"Selamat pagi Pak..." wanita yang tak lain adalah sekretaris Findi itu tampak mematung ketika melihat adegan di depannya. Dimana, saat ini ada seorang wanita yang duduk di pangkuan atasannya dengan tangan mengusap dada atasannya. Alex yang melihat kedatangan sekretarisnya, dengan segera mendorong Aliya dengan pelan, sebab ia takut jika istrinya terjatuh


"Sayang..." rengek Aliya manja


"Ada sekretaris Ivy" bisik Alex, membuat Aliya membalik tubuhnya dan menatap wanita yang masih berdiri mematung di dekat pintu sana. Melihat tatapan sekretaris dari suminya, membuat Aliya menyunggingkan senyum sinis yang bahkan tidak terlihat oleh lawannya


"Sekretaris Ivy, bisakah anda kembali lagi nanti, aku harus menyelesaikan ini dulu bersama suamiku" ujar Aliya


"Aa.. I-iya, baiklah" sekretaris Ivy segera membuka pintu dan keluar


Melihat sekretaris suaminya yang sudah kembali keluar, membuat senyum di wajah Aliya kian terlihat. Ia kemudian kembali menormalkan ekspresi wajahnya, dan membalik tubuh untuk kembali membersihkan baju suaminya "Sepertinya kemeja-mu sangat kotor, ayo kita ganti saja" ajak Aliya

__ADS_1


__ADS_2