
Hari ini adalah hari yang di nantikan oleh keluarga Dirgantara dan Wijaya. Ya, hari ini adalah hari pernikahan antara Alex dan Aliya di laksanakan. Semua orang tampak sudah siap dengan pakaian masing masing. Begitupun dengan kedua mempelai yang sudah tampak sangat serasi di depan sana
"Bagaimana Tuan, apakah sudah bisa di mulai?" tanya penghulu pada Tuan Daffa
"Bisa Pak"
"Baiklah, kalau begitu silahkan jabat tangan pengantin laki laki" ujar penghulu, dan langsung di lakukan oleh Tuan Daffa "Silahkan di mulai Tuan"
Ehem...
"Bismillahirrahmanirrahim, ananda Alexander Wijaya bin Alan Wijaya, saya nikahkan engkau dengan putriku Aliya Andini Dirgantara dengan maskawin dua gram emas, sepuluh gram logam mulia, dan uang senilai dua ribu dua puluh tiga rupiah di bayar tunai"
"Saya terima nikahnya Aliya Andini Dirgantara bin Daffa Alfano Dirgantara dengan maskawin tersebut di bayar tunai"
"Bagaimana saksi, sah?" tanya penghulu pada dua orang saksi
"Sah"
__ADS_1
"Alhamdulillah"
*
"Cek... oke, malam ini, di malam spesial, kita juga akan melihat penampilan spesial dari trio Dirgantara, kita sambut dengan meriah, ini dia Aliya, Afifa dan Bara..." suara MC bergema
Bara berada di tengah tengah antara dua kakak kembarnya. Mereka terlihat sangat serasi, dan membuat semua yang melihat menjadi terpana. Sebab, Aliya dan Afifa yang tampil begitu cantik, di sandingkan dengan Bara yang juga terlihat sangat tampan.
Ketiganya lantas berjalan bersama menuju panggung, dan mengambil posisi masing masing. Bara mengambil gitar, dan mulai memetiknya sekilas. Sedangkan Aliya dan Afifa, kedua wanita itu sama sama memegang microphone
"Oke, kali ini penampilan spesial dari kami semua" ucap Aliya, ia kemudian melirik Afifa dan Bara, melihat kesiapan dari mereka berdua, keduanya yang mengerti arti tatapan Aliya, lantas mengangguk "Baiklah, satu tembang lagu untuk anda semua yang berjudul Surga Dunia"
Mereka bertiga tampak begitu menghayati lagu yang mereka bawakan. Para penonton yang melihat juga tak kalah antusias, mereka ikut bergoyang, dan mengabadikan moment tersebut melalui kamera mereka. Bahkan kilatan blitz kamera wartawan juga tak henti hentinya terlihat mengabadikan moment bersejarah tersebut.
"Terima kasih..." ketiganya menunduk, dan turun bersamaan dari panggung
Bara kembali memberikan lengannya untuk kembali menggandeng kedua kakaknya. Begitu turun, Aliya langsung di ambil alih oleh Alex, dan Afifa tentu saja bersama Bram. Sedangkan Bara, ia hanya menekuk wajah kesal karena kini ia hanya sendiri
__ADS_1
"Aku jomblo lagi"
Pesta masih berlanjut, tamu tamu penting dari kalangan pengusaha, artis dan model masih mengisi ruangan mewah tersebut. Aliya dan Alex tampak masih berdiri di pelaminan dan menyambut tamu tamu yang datang memberi selamat. Beberapa kali Aliya tampak menghela napas karena lelah, menyadari hal itu, Alex segera mendudukkan Aliya di kursi pelaminan
"Kau lelah?" tebak Alex
"Sedikit"
"Istirahat saja kalau begitu"
"Tapi tamu tamu masih banyak"
"Tidak apa apa, biar aku yang menyambutnya" Alex menyingkap gaun yang di kenakan Aliya, dan meraih kaki Aliya, kemudian melepas heels yang di kenakan wanita itu "Apa tidak pegal menggunakan ini seharian?" tanya Alex, sembari mengusap kaki Aliya yang sedikit memerah
"Tidak, aku sudah terbiasa. Hanya lelah saja kalau terlalu lama menggunakannya" ucap Aliya sembari memejamkan matanya singkat. Namun di detik berikutnya ia terlonjak kaget saat Alex berlutut di depannya dan memijat kakinya "Alex, apa yang kau lakukan?"
"Kau bilang lelah, aku hanya memijatmu agar baikan" jawab Alex santai
__ADS_1
"Tapi ini berlebihan Lex" Aliya melirik beberapa tamu yang memperhatikan mereka
"Sudah, tidak apa apa. Setelah ini aku jamin kakimu akan lebih baik"