Takdir Cinta Twins D

Takdir Cinta Twins D
Bab 70


__ADS_3

Bara telah kembali ke rumah setelah sebelumnya pergi ke apotek atas permintaan Bundanya. Begitu tiba, ia segera menyerahkan pesanan Kakaknya, dan langsung melenggang pergi. Menghindar jika ternyata ada perintah berat lagi untuknya. Begitu Bara pergi, Bunda Sekar segera mengeluarkan alat tes kehamilan tersebut, dan memberikannya kepada Afifa


"Kakak cek saja di kamar belakang. Ikuti saja petunjuknya" ucap Bunda Sekar sembari menyerahkan tiga buah test pack


Afifa meraih alat yang di serahkan sang Bunda, lalu segera berjalan menuju kamar belakang. Begitu masuk, ia membaca petunjuk penggunaan pada alat tersebut, dan langsung melakukan seperti petunjuknya. Ia menaruh test pack tersebut pada wastafel, sedangkan dirinya mundur beberapa langkah dan bersandar di tembok. Setelah sepuluh detik berlalu, Afifa kembli mendekati wastafel dan meraih alat tes yang sudah ia gunakan. Bibirnya tersenyum dengan mata berbinar, ketika melihat dua garis yang begitu jelas pada ke-tiga test pack tersebut


"Bunda..." Afifa segera membuka pintu kamar mandi, dan mendapati Bundanya yang memang menunggu di depan


"Bagaimana Kak?" tanya Bunda antusias


"Positif Bun" Afifa menunjukkan alat tersebut kepada sang Bunda. Bunda Sekar yang melihat hasilnya positif, langsung memeluk putrinya dengan erat


"Selamat Sayang"

__ADS_1


*


Setelah memberitahu anggota keluarga yang lain tentang kabar bahagianya. Kini Afifa telah berada di kamar. Ia naik ke atas kasur dimana suaminya masih terlelap. Di usapnya wajah sang suami dengan senyum berbinar dan dada berdebar. Ia lantas mendekatkan mulutnya pada telinga suaminya dan meniupnya pelan


"Sayang, sebentar lagi" ucap Bram


"Bangun Papa..." bisik Afifa lagi, kali ini ia ikut membawa tangan Bram untuk menyentuh perutnya


Bram membuka matanya, dan langsung tersenyum begitu mendapati wajah sang istri di depannya "Kenapa senang sekali menggangguku hm?"


"A-anak? Sayang, apakah..."


Afifa mengangguk membenarkan tebakan suaminya. Ia lantas mengeluarkan test pack dari belakang tubuhnya dan menyerahknnya pada sang suami. Bram menerima benda tersebut, dan melihat hasilnya. Ia memang bukan orang yang pintar dalam hal ini, tapi ia jelas tahu jika alat itu menunjukkan garis dua maka itu berarti positif. Itu artinya istrinya tengah hamil

__ADS_1


"Terima kasih Tuhan, terima kasih..."


Bram bersujud di depan istrinya dengan tangis yang luruh begitu saja. Ia lantas bangkit dari sujudnya dan memeluk istrinya, dengan bahu dan punggung yang bergetar. Ya, Bram tengah menangis saat ini. Ia tidak tahu bagaimana meluapkan perasaan bahagianya, hingga ia menangis begitu saja dalam pelukan sang istri


Afifa mengusap punggung suaminya dan ikuy5 menangis. Ia tidak menyangka jika respon suaminya akan sebaik ini. Apalagi saat ini ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, suaminya tengah menangis dan berkali kali mengucap syukur.


"Terima kasih, Sayang" Bram mengecup setiap inci wajah istrinya dengan perasaan membuncah. Kemudian, ia kembali membawa sang istri ke dalam pelukan.


*


Pulau Sumba adalah sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Keindahan Pulau Sumba terletak pada pulaunya yang eksotis, dan wisatanya yang terkenal. Seperti saat ini, Aliya dan Alex baru tiba di Nihiwatu Hotel, sebuah hotel yang akan mereka tempati selama berada di sini. Sebuah hotel yang menyajikan pemandangan laut, dan keindahan alam yang begitu luar biasa.


Aliya dan Alex masuk ke kamar mereka. Sebuah kamar indah, yang mengarah langsung pada keindahan pantai. Deburan ombak, serta orang orang berkuda, terlihat langsung dari kamar yang mereka tempati, dan itu menambah nilai keindahan pantai ini. Aliya melihat ke arah luar, dimana terdapat sebuah bathube yang mengarah langsung pada keindahan pantai, tanpa menunggu lama, ia lantas mendekati bathube tersebut, dan berendam di dalamnya sembari memejamkan mata

__ADS_1


Melihat sang istri keluar, Alex juga ikut keluar dari kamar. Begitu keluar, ia mendapati istrinya yang telah berendam nyaman di bathube. Entah apa yang Alex pikirkan, hingga laki laki itu tanpa segan mengambil gambar istrinya yang tengah berendam, lalu menyimpannya di ponsel


__ADS_2