
"Alex melakukan itu juga karna terpaksa, Ma. Apa yang harus Alex lakukan saat melihat wanita itu berduaan di dalam kamar bersama dengan pria lain. Apa iya Alex harus diam saja?" Alex mulai menjalankan rencananya. Pria itu memasang wajah seolah paling tersakiti.
Namaun bukan Isma namanya jika gampang percaya begitu saja dengan apa yang di katakan oleh anaknya yang satu ini. Karna Isma sudah tau betul bagaimana kelakuan anaknya. Apalagi setelah penolakan perjodohannya dengan Farah beberapa tahun yang lalu.
"Aku tidak yakin dengan apa yang di katakan oleh Alex. Sepertinya ada yang tidak beres. Aku tau bagaimana menantuku, Dia sangat tertutup terhadap pria lain. Mana mungkin dia berduaan dengan pria lain, Di dalam kamar pula" batin Isma sambil menatap Alex
"Siapa laki-laki yang sudah menjadi selingkuhan Farah? Katakan sama mama" tanya Isma yang mencoba berpura-pura percaya dengan apa yang di katakan oleh anaknya.
Alex masih berusaha mengingat sosok dokter yang kala itu bersama dengan Farah di rumah sakit selepas kepergiannya. Saat itu, Alex memang tak langsung pergi, Alex masih menatap Farah dari dalam mobilnya.
"Pria itu adalah dokter di rumah sakit AKL hospital. Namanya dokter Alan" terang Alex pada sang mama.
Isma yang mendengar nama dokter Alan tentu saja langsung mengerutkan keningnya. Karna dia tau siala dokter Alan. Dokter Alan adalah anak dari salah satu teman suaminya.
"Dokter Alan. Itu kan anaknya mas Budi. Pemilik rumah sakit AKL. Alex-alex. Apa yang sebenarnya dia lakukan. Kenapa aku merasa semua ceritanya hanyalah karangan saja. Aku harus menyuruh seseorang untuk mencari tau semua ini" batin Isma lagi.
"Kenapa mama diam saja. Gak mau kasih komentar sedikitpun dengan apa yang aku alami?" tanya Alex pada sang mama yang hanya diam saja.
"Entahlah. Mama pusing harus berkomentar apa. Mama kecewa, Alex"
Setelah mengatakan hal itu, Isma berlalu meninggalkan Alex yang sudah mulai dengan drama nya. Isma masuk ke dalam kamarnya. Setelah sampai di dalam kamar, Isma langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. Orang kepercayaannya selama ini. Sosok yang selalu dia utus untuk menjaga Nadira, Tapi entah kenapa beberapa hari ini orang itu tidak ada kabar sama sekali.
"Ini Johan tumben sekali tidak memberikan kabar apa-apa. Biasanya setiap jam dia akan selalu update tentang Farah dan juga Alex" gumamnya sambil menekan tombol panggil di sana.
__ADS_1
Tak berselang lama, Orang si ujung telpon sudah menjawab panggilannya..
📱:Halo selamat pagi, Nyonya
📱:Pagi. Kemana saja kamu, Johan. Kenapa beberapa hari ini kamu tidak pernah update tentang Farah dan juga Alex.
📱:Saya minta maaf, Nyonya. Saya lupa mengabarkan jika beberapa hari yang lalu istri saya melahirkan. Makanya saya tidak bisa memata-matai mereka dalam beberapa hari kemaren. Saya minta maaf, Nyonya.
📱:Ya sudah tidak masalah kalau memang alasannya karna istri kamu melahirkan. Tapi hari ini kamu bisa bantu saya tidak?
📱:Bantu apa, Nyonya? Insyaallah saya sudah bisa kembali melakukan tugas saya, Nyonya.
📱:Tolong kamu cari tau di mana keberadaan Farah menantu saya. Bukan hanya itu, Kamu cari kebenaran kenapa Alex dan Farah berpisah
📱:Iya. Dan saya mau kamu mencari semua kebenarannya. Temukan juga di mana Farah saat ini
Setelah itu, Isma langsung memutuskan sambungan telponnya. Isma mengambil nafas dalam lalu membuangnya kasar.
"Apa kurangnya Farah, Alex. Kenapa kamu harus menceraikannya. Jangan bilang semua ini ada hubungannya dengan Vanya"
Teringat akan Vanya membuatnya mengepalkan kuat kedua tangannya. Sebenarnya alasan Isma tidak merestui hubungan Alex dengan Vanya karna sesuatu hal yang Isma tau beberapa tahun yang lalu. Ada alasan kuat kenapa Isma memutuskan untuk menjodohkan Alex dengan Farah kala itu. Bukan kah setiap orang tua akan selalu melakukan yang terbaik untuk anaknya, Begitulah yang di lakukan oleh Isma. Wanita itu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak semata wayangnya. Namun ternyata di mata Alex pilihannya salah.
Di Luar
__ADS_1
Alex mengangkat kedua sudut bibirnya saat mengingat akan ekspresi wajah sang mama saat mendengar apa yang dia katakan.
"Tepat seperti yang aku harapkan. Sepertinya mama percaya dengan cerita bohong yang sudah aku karang dengan sedemikian rupa" ucap Alex sambil menatap layar ponselnya.
"I coming, Baby. Aku akan mewujudkan semua impian kita yang sempat tertunda. Tunggu aku datang ke apartemen mu" gumam Alex sambil mencium layar ponselnya.
Selama ini, Alex dan Vanya memang masih sering bertemu tanpa sepengetahuan mamanya serta Farah. Pria itu memutuskan untuk memberikan sebuah kejutan untuk wanita yang amat di cintainya. Wanita yang menurut Alex yang terbaik, Wanita yang akan selalu membuatnya bahagia. Wanita yang tak kan pernah membuatnya kecewa. Tapi siapa sangka, Jika apa yang Alex pikirkan tak sejalan dengan kenyataan. Karna Vanya tak sebaik yang dia pikirkan. Ada sebuah rahasia besar yang tidak pernah Alex tau selama ini.
30 Menit kemudian, Alex sudah siap dengan baju outfit kesukaannya. Celana hitam, Baju putih serta hoodie hitam. Dan tak lupa juga kacamata hitam yang selalu menjadi pelengkap.
"Kamu memang selalu terlihat tampan, Alex." ucap Alex yang memuji dirinya sendiri.
Alex melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah kedua orang tuanya. Jantung nya berdebar karna tak sabar ingin mengatakan secara langsung pada Vanya jika saat ini dirinya sudah berpisah dengan Farah. Sosok yang selama ini Alex pikir adalah sebuah penghalang untuk kebahagiaan nya dengan Vanya.
35 menit kemudian, Mobil Alex sudah sampai di depan sebuah gedung apartemen milik Vanya. Jantungnya semakin berdegup kencang, Membayangkan bagaimana reaksi Vanya saat mendengar apa yang akan dia katakan.
Alex keluar dari dalam mobilnya masuk dengan langkah lebar ke dalam gedung itu, Masuk ke dalam lift untuk mengantarnya ke lantai 7. Dimana letak unit apartemen milik Vanya. Alex yang sudah tak sabar ingin memberikan sebuah kejutan langsung menekan tombol sandi yang dia tau. Beruntung sandinya masih sama, Vanya ternyata masih belum mengubah password pintu apartemen yang Alex berikan beberapa tahun yang lalu.
Namun saat sudah sampai di dalam apartemen, Bukan Alex yang memberikan kejutan pada Alex, Melainkan Alex yang mendapatkan kejutan tak terduga dari wanita yang amat dia cintai.
Alex tertegun saat saat pintu kamar itu terbuka. Di sana ternyata Vanya sedang bersama dengan seorang pria dengan kondisi sama-sama tidak menggunakan pakaian sehelai pun.
"Apa-apaan ini!" sentak Alex yang merasa begitu terkejut.
__ADS_1
Mendengar suara itu membuat Vanya menoleh kearah pintu, Vanya menutupi tubuh polosnya dengan selimut di sana"Alex" ucapnya terkejut