
"Asha!" panggil Tuan Riol ketika Putrinya telah dibawa Usan menuju kamar. Raut wajahnya terlihat begitu besar kekhawatiran kepada Asha Sang Putri.
"Tidak apa-apa, Riol. Usan tidak akan menyakiti Asha," bujuk Mommy Ziva memberikan sedikit ketenangan pada Besannya, Tuan Riol.
Sedangkan Arra masih memanyunkan bibirnya, kala tak terima dengan Simone yang langsung melepaskannya begitu saja, membiarkan Usan dan Asha menang dengan begitu mudah.
"Yang kalah bagaiamana, Mommy?" tanya Arra ketus.
"Karena malam ini adalah pertama kalinya bagimu, maka Mommy akan sedikit menjelaskannya kepadamu. Ayo ikut Mommy ke kamarmu," ajak Mommy Ziva langsung menyeret Putrinya menuju kamar.
Sementara Simone masih berdiri di hadapan Daddy Lolan, Tuan Riol dan juga Lorix. Melihat Simone yang tampak gugup, Daddy Lolan langsung meminta ketiga pria itu untuk duduk di sofa bersamanya.
"Malam ini kamu temani kita minum saja, tapi kamu jangan minum," imbuh Daddy Lolan membuat Simone mengangguk mengerti, mengerti karena Daddy Lolan tak ingin terjadi sesuatu yang buruk di malam pertama Putrinya tercinta.
Dengan sopan, Simone mulai menuangkan anggur ke cawan Daddy Lolan, Tuan Riol, kemudian Lorix.
"Ini Daddy," Simone mengulurkan cawan anggur pada Daddy Lolan, dan Daddy Lolan menerimanya, lalu langsung meneguknya sampai habis.
"Daddy tahu, malam ini bukan hanya akan menjadi malam pertama Arra. Tapi, juga malam pertama bagimu," ujar Daddy Lolan memulai perbincangan.
"Jadi, Daddy mohon jangan sakiti Arra," pinta Daddy Lolan yang tampak bingung mengungkapkan kekhawatirannya.
__ADS_1
"Baik, Daddy. Aku pasti tidak akan menyakiti Arra, aku juga tidak akan melakukannya bila Arra belum siap," jawab Simone lantang.
"Kalau belum siap tidak mungkin, dia se aktif itu. Arra itu sangat polos, dia tidak tahu akan sakit di malam pertama. Astaga, kenapa aku sangat mengkhawatirkannya," terang Daddy Lolan frustasi.
"Rileks saja, Lolan. Bukankah Istrimu akan membantu dan memberikan sedikit pembelajaran. Aku yakin Simone dapat dipercaya dengan baik. Tapi, Putramu Usan. Astaga rekornya sangat mengerikan," keluh Tuan Riol yang mengetahui rekor Usan sebanyak sembilan kali.
"Jangan percaya dengan gosip, Riol. Itu semua tidak benar, mana mungkin Usan bisa lebih kuat dariku," balas Daddy Lolan tak ingin dikalahkan dalam urusan ranjangan.
"Kau saja yang tidak tahu seberapa buas Singa kelaparan seperti Putramu," sahut Tuan Riol. Sedangkan pria berdarah Amerika Jepang yaitu Lorix, hanya diam seraya menghela napas kala mendengar perdebatan antara besan yang saling mengkhawatirkan Putri mereka masing-masing.
***
Seperti bisa, Arra hanya butuh waktu sekitar lima belas menit untuk membersihkan seluruh tubuhnya. Hal itu terjadi karena Arra memiliki kulit putih bersih alami tanpa ditumbuhi rambut-rambut halus. Karenanya, Arra merasa tak butuh waktu lama baginya untuk membersihkan diri. Bahkan, terkadang Mommy Ziva sendiri merasa iri melihat kecantikan kulit Putrinya. Padahal, Arra adalah perempuan yang jarang merawat kulitnya.
Lima belas menit kemudian, Arra keluar dari kamar mandi dengan menggunakan lingerie yang mengekspos seluruh bagian tubuhnya yang sempurna.
"Pakai ini dulu, Sayang. Ketika Simone masuk nanti baru kamu lepas," tutur Mommy Ziva segera melilitkan jubah mandi ke tubuh Arra. Sementara Arra yang polos hanya mengikuti setiap arahan yang Mommy-nya katakan.
"Mommy, kenapa tidak langsung saja? Kenapa harus diajari segala? Lagian Kak Simone kan laki-laki, dia pasti sudah pernah melakukannya. Kenapa tidak langsung saja Mommy?" tanya Arra tak sabaran.
"Aw! Sakit, Mommy," ringis Arra kala mendapatkan cubitan dari Sang Mommy tercinta.
__ADS_1
"Simone bukan pria seperti Kakakmu, Usan!" bentak Mommy Ziva, Arra hanya mengelus perutnya yang masih terasa perih.
"Mommy, aku pernah nonton videonya. Jadi, aku sudah mengerti cara mainnya. Tinggal berbaring, lalu nikmati." bisik Arra di telinga Mommy Ziva dengan ekspresi centil ala dirinya.
"Aaarraa!
*
*
*
Guys, belum saatnya ternyata ππππ
Setuju nggk, Guys? kalau dia Lorixs Lore βοΈπ
Cucoklah, ya, kan dia keturunan jepang Amerika π. Siapa dia sebenarnya? Next Novel ....π
__ADS_1