Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi

Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi
Bab 73 ~ Pesta


__ADS_3

"Tuan Usan sudah datang, ayo kita wawancarai!" seru beberapa juru berita yang siap akan menyerbu kedatangan CEO TB Grup Dusan Atlemose. Namun, langkah kaki mereka seketika berhenti kala Usan keluar dari mobil dengan aurannya yang siap membunuh seseorang hanya dengan tatapan mata tajamnya. Hanya dengan tatapan tajamnya, Usan berhasil membuat para juru berita perlahan mundur dan mengurungkan diri untuk mewawancarainya.


Usan hanya tersenyum smirk, kemudian melanjutkan perjalanan masuk ke dalam Mansion keluarga Jonason, di mana acara pesta ulang tahun Xean dilakukan di sana. "Mana kekasihmu? Kenapa datang sendirian?" tanya Xean menertawakan sahabatnya, Usan.


"Tertawa sekali lagi, tagihan Lamborghinimu akan aku kirimkan kepada Daddy Adit," ancam Usan sukses membuat raut wajah Xean pucat seketika. Bisa-bisa dirinya di bantai oleh Sang Daddy kalau ketahuan membeli mobil, karena jelas dia baru saja membeli mobil dua hari lalu.


"Kau tidak ikhlas memberiku hadiah?" ketus Xean.


"Makanya jangan macam-macam denganku," balas Usan memangku kedua tangan dengan raut wajah arogannya.


"Lihat itu, kekasihmu sudah datang!" tunjuk Xean ke depan sana. Di mana seorang wanita cantik seksi berambut pendek tengah dikerumuni banyak juru berita.



"Nona Lulu, benarkah Nona dikirimkan buket bunga oleh Tuan Dusan Atlemose?" tanya seorang juru berita mendesak.

__ADS_1


"Bukankah kalian sudah melihat postinganku. Bahkan, kalian sudah membuat beritanya. Lalu, kenapa masih bertanya?" balas Lulu tersenyum manis.


"Kalau benar Tuan Dusan Atlemose mengirimkan Nona buket bunga, lalu kenapa tidak datang bersama sebagai pasangan?" kembali seorang juru berita melempar pertanyaan kepada Lulu.


"Itu karena ... karena ...."


"Karena kita sama-sama sibuk, ayo ikutlah denganku," ajak Usan langsung menarik Lulu hingga masuk ke dalam Mansion Jonason. Sedangkan Asistennya mengekor di belakang. Usan langsung melepaskan pergelangan tangan Lulu ketika sudah berada di kursi khusus yang dipersiapkan untuk Usan.


"Terima kasih banyak karena sudah membantu saya menghindari para wartawan," tutur Lulu dengan suara lembutnya yang mendayu-dayu.


"Ternyata dia memang hanya memanfaatkan aku. Cih! Lihat saja bagaimana caraku juga memanfaatkanmu, Dusan Atlemose." batin Lulu dengan segala rencana liciknya untuk menjerat Usan. Usan, Lulu serta tamu undangan lainnya mulai duduk dengan tenang ketika acara akan segera dimulai.


Daddy Adit, Mommy Xena dan Putra sulung mereka yaitu, Alxean pastinya, sudah berdiri di atas panggung sana tepat di sebelah kue ulang tahun elegan berwarna hitam dengan taburan butiran emas yang dapat dikonsumsi.


Daddy Adit dan Mommy Xena memberikan kata sambutan kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir. Setelah selesai dengan kata sambutan keduanya, Mommy Xena pun bertanya kepada Putranya tentang hadiah apa yang Xean inginkan.

__ADS_1


"Aku ingin seorang Adik," jawab Xean membuat semua orang berteriak serta bertepuk tangan. Sementara Daddy Adit hanya mampu menepuk jidat, frustasi.


"Bagaiamana mungkin Mommy bisa memberikanmu seorang Adik, Sayang. Daddy-mu keluarnya di perut, bukan di dalam." jawab Mommy Xena polos, membuat semua orang tertawa terbahak-bahak akan jawabannya yang terlalu jujur. Bahkan, ada yang berteriak meminta Daddy Adit untuk mengeluarkan di dalam. Sementara Daddy Adit hanya menghela napas, kala melihat tingkah Istri dan anaknya yang sama-sama kurang se-ons.


Tawa semua orang yang sebelumnya menggelegar, tiba-tiba berhenti mendadak ketika melihat pasangan yang berjalan masuk dengan penuh keanggunan di sepanjang red carpet yang mengarah ke arah panggung.


Susana seketika lenggang, semua mata tertuju kepada dua sosok sempurna yang terlihat begitu serasi. Perempuan cantik, seksi dengan senyumannya yang memabukkan dan seorang pria bertubuh kekar, raut wajah rupawan dengan tatapan matanya yang mematikan. Kedua sejoli itu dapat membuat semua orang terhipnotis dengan keberadaanya.


Kedua pasangan menarik perhatian itu menghentikan langkah kaki mereka ketika sudah naik ke atas panggung tepat di hadapan Xean yang masih tercengang akan kecantikan Asha malam itu. Xean langsung tersadar ketika dicubit oleh Mommy Xena.


"Se-selamat datang Nona .....


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2