Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi

Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi
SEASON 2 ~ Bab 33


__ADS_3

"Syaratnya ialah Lewis harus dilatih olehmu sesuai kurikulum dari Lorehot, karena ketika dewasa nanti Lewis tetap akan menggantikan posisiku untuk menjadi ketua Gangster Lorehot," terang Lorix membuat suasana seketika menegang. Bukan apa-apa, bila menjadi ketus seperti Gangster Mose milik Usan mungkin tidak terlalu masalah.


Karena Gangster Usan adalan Gangster yang tugasnya tidak terlalu berpusat pada kejahatan. Berbeda dengan Gangster Lorehot yang semua kegiatannya adalah hal-hal yang ilegal. Bahkan, mereka dapat membunuh seseorang yang tidak bersalah sekali pun.


"Bukankah sekarang Lewis sudah ada bersama kita, kita tidak perlu khawatir. Kita bersama pasti bisa melawan Gangster itu," balas Mommy Ziva yang belum mengenal seberapa berkuasanya Gangster Lorehot.


"Tidak bisa begitu, Mommy. Lorehot adalah Gangster yang ditakuti di seluruh dunia. Kak Usan maupun Kak Lorix tidak akan sanggup menentang keinginan mereka," terang Arra yang tahu banyak tentang Gangster legenda itu.


"Astaga, kenapa kamu bisa terjerat dengan mereka, Sayang?" sahut Mommy Ziva menatap sedih Asha. Entah bagaimana sulitnya Asha saat itu. Memikirkannya seketika Mommy Ziva bergidik ngeri hanya karena mendengar cerita dari Arra. Apa kabar Asha yang tinggal dan bahkan melewati berbagai macam pelatihan yang terkadang hampir merengut nyawanya.


"Aku tidak bisa menyalahkan Nenek Lore, Mommy. Bagaimana pun dialah yang menyelamatkan aku. Kalau tidak, maka tidak akan ada aku dan Lewis saat ini. Aku tidak punya harta apa pun, aku sudah memberikan Lewis kepada Nenek Lore sejak Lewis masih dalam kandunganku." terang Asha tetap menahan diri untuk tak menangis sedikit pun.

__ADS_1


"Sayang, maafin Mommy, ya," Mommy Ziva memeluk Asha erat kala merasa bersalah.


Setelahnya, semuanya pun kembali ke kamar masing-masing karena sudah terlalu larut malam, sedangkan Lorix memilih untuk kembali pulang ke Mansionnya sendiri.


Usan membiarkan Asha kembali ke kamar lebih dulu. Sementara dirinya memantau Lewis apakah benar sudah beristirahat atau belum. Usan membuka pintu perlahan, dan tampaklah Lewis yang tidur begitu lelap. Setelah memastikan Lewis aman, barulah Usan kembali menuju kamarnya yang terletak di lantai tiga.


Ketika tiba di kamar, tidak ada Asha di mana pun. Setelah mendengar kucuran air dari kamar mandi barulah Usan merasa lega, Karena itu artinya Sang Istri ada di dalam sana. Seketika Usan ingat kalau Asha sudah mandi sebelum berangkat ke sini, lalu untuk apa Asha mandi lagi. Apakah untuk ... Jangan-jangan ....


Usan juga menaikkan suhu ac di kamarnya karena merasa semakin gerah. Hanya dengan membayangkan lekukan indah tubuh Asha, Usan merasa gila bagaikan mengonsumsi suatu obat.


Tubuh seksi Asha bak mengandung banyak magnet yang dapat menariknya. Membuat fantasinya semakin liar. Beruntung status Asha kini adalah Istri sahnya. Hingga Usan tak lagi harus menahan hasratnya yang terus membuncah. Juga Lewis telah hadir di tengah-tengah mereka, tak akan ada lagi alasan untuk Asha menolak keinginannya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, pintu kamar mandi berderit. Tampaklah seorang bidadari berwajah cantik dan bertubuh seksi keluar dari kamar mandi dengan mengenakan jubah mandi yang memperlihatkan dua gundukan menyembul serta betis dan paha mulus yang jenjang.


Usan meneguk kasar salivanya yang tercekat, mengerjabkan mata, kemudian berjalan mendekat pada Asha yang kini juga mendekat padanya. "Air panasnya sudah aku siapkan, mandilah dulu," titah Asha.


"Setelah mandi?"


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2