Terpaksa Menikahi Tuan Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Kejam
Rasanya dicintai.


__ADS_3

Episode 123 : Rasanya dicintai.


***


Di kantor polisi,


Karena Deffan Yu menyadari jika kasus ini bukanlah kasus sembarangan, tidak boleh terburu-buru, membuatnya tak bisa melakukan apapun.


Karena dia juga sedang kesal sekali kepada Marian, karena menambah bensin diatas bara api, yaitu menambah masalah diatas masalah yang masih memanas.


Membuat Deffan Yu langsung pulang begitu saja, dia hanya meminta suruhannya untuk menjumpai Marian dan akan mengeluarkan Marian esok atau lusa, agar Marian bisa merenungi kesalahannya.


***


Di sisi lain di kediaman Gama Yu.


Gama sudah membaringkan istrinya diatas ranjang, dia menatap nya sedikit lama, setiap ia melihat istrinya tiada hentinya dia mengucapkan rasa syukur di hati karena wanita ini telah hadir di kehidupan nya dan menjadi istrinya.


Gama merasa keberuntungan terbesar dan satu-satunya dalam hidupnya adalah bertemu dengan Rani dan menikah dengannya.


Gama kemudian mengecup dahi Rani lembut sekali, dia meraih selimut dan menutupi tubuh istrinya, memastikan istrinya tidur dengan nyenyak.


Dia masih belum ingin tidur, masih banyak hal yang harus ia lakukan, walau sekarang sudah tengah malam.


Dia kemudian melangkah ke ruangan kerjanya, esok hari dia akan mempersiapkan pembalasan nya, akan tetapi pembalasan kali ini bukanlah pembalasan berdarah-darah yang awalnya ia rencanakan.

__ADS_1


Ya, rencananya awal Gama sebelum bertemu dengan Rani adalah melakukan pembalasan dengan cara membuat ayahnya bangkrut, membuat John dan Marian menderita sampai mati seperti ibunya.


Tetapi sekarang berbeda, Gama yakin ada hukuman yang lebih baik, ibunya juga pasti tidak akan bahagia jika Gama melakukan pembalasan keji seperti yang dilakukan ayah dan ibu tirinya.


Jika Gama membalas dengan brutal seperti itu, maka dia tidak akan jauh berbeda dari ayah dan ibu tirinya.


Tetapi sebelum itu dia sangat penasaran dengan aksi heroik istrinya selama dia tidak ada sejak pagi.


Dia sudah mendapatkan videonya dari Bi Mendi dan sedang fokus melihat nya sekarang.


Tiada hentinya Gama tersenyum melihat tingkah istrinya yang terlihat seperti seorang ketua geng yang meniru sikapnya.


Semakin ia perhatikan maka semakin menggemaskan tingkah istrinya itu.


"Ah, kenapa dia lucu sekali sih? kenapa aku semakin dan semakin menyukai nya," seru Gama melihat betapa menggemaskan nya istrinya.


Hati kosong dan rasa sakitnya perlahan-lahan tanpa disadari oleh Gama, telah disembuhkan oleh Rani, rasa ingin dicintai, diutamakan, dibela dan diinginkan, Rani memberikan semuanya.


Semua yang hilang dari hidup Gama, kesepian yang menemani nya selama ini, rasa sakit yang selama ini menemaninya, semuanya lambat laun hilang.


Rani seperti ingin menunjukkan, jika sekarang ini dia bisa memberikan segalanya, semua yang hilang dan hatinya yang hancur, dia bisa memperbaiki nya.


Wanita berbadan mungil itu, walau awalnya hanya bisa menolak dan begitu kerasa kepala, tetapi sekarang begitu menyayangi dan memberikan segalanya kepadanya.


"Ah, beginilah rasanya dicintai, eh tunggu dulu, tapi kan dia tidak pernah bilang mencintai aku? kenapa aku begitu percaya diri sih? aku harus bertanya padanya setelah semua ini selesai!" geram Gama dengan wajah cemberut nya.

__ADS_1


Menatap ekspresi konyol Rani yang ada di layar komputernya.


"Eh tapi tunggu dulu ..." Gama berpikir lagi.


"Aku kan juga belum pernah mengatakan dengan sungguh-sungguh kalau aku mencintai dia, ah, kenapa aku jadi malu malu begini sih," Gama tersipu-sipu malu sambil senyum-senyum tidak jelas di depan layar komputer nya.


Pipinya sedang memerah dan hatinya seperti sedang bermekaran, baru saja dia juga sadar jika ini adalah cinta pertamanya.


Cinta pertama seorang lelaki yang hatinya pernah hancur dan hidupnya penuh dendam, cinta dan kasih sayang yang tidak ia kenali dan benci, sekarang dia sedang merasakan nya dan rasanya sangat menyenangkan dan membahagiakan.


"Plak!"


Gama yang tersenyum merona itu, menepuk pipi nya untuk menyadarkan dirinya, dia harus mempersiapkan segalanya esok hari, dia tidak akan menunda hal ini lagi.


Kebencian dan dendamnya harus usai, dia harus lebih fokus ke kehidupan nya bersama istrinya mulai dari sekarang.


Setelah itu Gama mengerjakan semua yang penting, menghubungi media dan juga assiten pribadinya, di malam itu semuanya ia persiapkan, tetapi sekarang berbeda dengan yang sebelumnya.


Saat mempersiapkan segalanya, hatinya tidak marah lagi, hatinya lebih bebas dan lepas, mungkin inilah yang dinamakan memaafkan diri sendiri, bukan karena keegoisan ingin bebas akan tetapi karena keinginan untuk melanjutkan hidup bersama keluarga kecilnya.


Gama menyelesaikan segalanya hanya dalam waktu satu jam, dia meregangkan tubuhnya dan tak sabar beranjak ke kamar pribadi untuk memeluk sang istri.


Sungguh, Rani benar-benar sudah menjadi candu baginya, Gama tidak akan bisa tidur tanpa adanya Rani, dia tidak akan bisa tidur jika dia tidak memeluk wanita menggemaskan itu.


***

__ADS_1



__ADS_2