
Episode 97 : Pesta lelang (Part II)
Di kapal pesiar pelelangan,
***
Saat John menyebutkan harga yang terlalu berlebihan itu, Rani sedikit terhentak, dia tahu suara siapa suara yang sedang menawarkan lukisan terakhir ini.
"John ..." gumam Rani segera menggelengkan kepalanya.
"Sayang, kalau kau berani menoleh ke kiri dimana bajingan itu ada, aku akan menghabisi mu!" geram Gama langsung sadar akan perubahan istrinya yang langsung terhentak, saat sadar jika mantan kekasihnya berada di ruangan yang sama dengannya.
Rani yang sadar jika emosi suaminya tidak akan pernah stabil langsung menatap kearah Gama, dia tersenyum dan matanya seperti berbicara.
Lalu Rani membisikkan sesuatu yang membuat dunia seolah penuh dengan kembang api sekarang.
Nafas Gama menjadi berat, matanya berbinar dan baru kali ini dia merasakan kebahagiaan yang tak terhingga, seperti biasa kemarahan dalam hatinya hilang lagi, dia bahkan tidak mendengar apapun sekarang, di keramaian dimana mata tertuju kepada mereka, yang ada di mata Gama hanyalah Rani.
Sedangkan Rani, yang baru membisik kan kata itu langsung panik sendiri, wajahnya memerah dan tak menyangka dia bisa mengatakannya dengan sendirinya.
"Apakah aku gila?" hanya itu pertanyaan dalam hatinya sekarang ini.
Disisi lain, saat John sudah mengatakan tawaran nya, harga lukisan hampir saja jatuh ke tangan John Yu, akan tetapi sebelum ketikan ketiga Gama segera menyadarkan dirinya.
"Dasar wanita penggoda ulung, kau bahkan mengalihkan perhatian ku disaat aku sedang serius!" geram Gama menggenggam tangan istrinya semakin kuat.
Bagaimana pun pertahanan nya sudah runtuh, adik kecilnya sudah bangun menegak sejak tadi, dia ingin segera mengakhiri lelang ini dan menghabisi istrinya yang membuat nya hampir gila.
__ADS_1
"2 Miliar dollar!"
Gama akhirnya mengatakan harga yang ia tawarkan, membuat semua orang semakin mengaga, bukan hanya orang-orang yang mengaga, Rani yang tadi sedang malu karena mulutnya bergerak sendiri saat mengatakan bisikan nya syok berat.
"Du ... dua mi ... miliar dollar? hah? apakah aku terlalu memuji kekayaan orang yang lain yang ada di gedung ini sedangkan suamiku sendiri memiliki kekayaan yang bahkan tidak bisa kubayangkan, tapi dua miliar dollar bukankah terlalu .... TERLALU BESAR!"
Wajah Rani tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya, ternyata dari semua monster dalam lelang hari ini, suaminya sendiri lah yang paling mengerikan.
Tetapi John juga tidak mau kalah, dia menambahkan nominalnya.
"2.5 Miliar dollar!" seru John Yu menatap tajam kearah Gama.
Gama menyeringai lalu mengambil angka yang akan mustahil di tawar lagi.
"5 Miliar dollar!" seru Gama membuat Deffan dan John Yu mencengkeram tangannya.
Budget mereka tidak sebanyak itu, dan jika mengeluarkan uang sebanyak itu maka tidak akan seimbang dengan benefit yang akan mereka dapatkan dari acara lelang ini.
Sedangkan Rani yang sudah gemetaran dengan sangat hebat bahkan tidak bisa berbicara dengan lancar lagi, dia penasaran sebenarnya sebanyak apa uang suaminya ini, mengatakan 5 Miliar dollar seperti membeli permen.
"Su ... sudah jangan ditawar lagi, kenapa harganya besar sekali, aku bahkan sampai takut saking mahalnya," bisik Rani menekan suaminya, dia tidak tahu kenapa tetapi rasanya sangat tidak worth it jika membeli dengan harga semahal itu.
"Ck! sayang diamlah, jangan bersuara dan bernafas dekat-dekat di telinga ku, apakah kau tidak tahu jika kau telah membangkitkan sesuatu dalam diriku? dasar wanita nakal, membuat ku sampai seperti ini!" bisik Gama menggeram dan bahkan tidak lagi melihat wajah Rani.
Jika dia melihat wajah istrinya sekarang ini maka dia sungguh tidak akan bisa menahan dirinya lagi.
Rani yang mendengar itu tentu saja menjaga jarak.
__ADS_1
"Glek!"
Dia menelan salivanya dan menjauhi telinga suaminya.
"Pasti karena ucapan spontan ku tadi, ais, Rani ... Rani, kau menggali kuburan mu sendiri!" geram Rani menyalahkan dirinya sendiri.
Entah apa yang dibisikkan oleh Rani sebenarnya, akan tetapi hal itu benar-benar mengambil alih semua kesadaran Gama Yu.
Kembali ke acara lelang,
"Baiklah 5 Miliar dolar!!! WOW WOW! Apakah sudah tidak ada yang bisa menawarkan lebih tinggi?" presenter itu bersemangat sekali.
Selama ia memimpin sebuah lelang, baru kali ini dia melihat seorang menawarkan dengan harga yang di luar nalar.
"Akan di hitung mundur, jika tidak ada maka lukisan ini akan menjadi milik Gama Yu ...." teriak presenter itu lagi.
"Satu ...."
"Dua ...."
"Ti ...." tetapi sebelum palu diketuk, terdengar suara keributan dan teriakan yang menggema.
Ada sesuatu telah terjadi di luar, dan ada sesuatu terlihat di layar membuat semua orang syok tidak terkecuali, bahkan Gama Yu terdiam melihat apa yang ada di layar depan mereka.
***
Author : Tebak-tebakan yuk, menurut kalian si Rani bisikan apa ke Gama? sampai Gama seperti lupa diri gitu.. wkwkwk
__ADS_1
Orang lain pada pamer harta, Gama dan Rani tetap ya pamer kebucinan. huh 🌚
Btw jangan lupa di like dan komen ya guys. 🤍