Terpaksa Menikahi Tuan Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Kejam
Wanita suka kemegahan.


__ADS_3

Episode 62 : Wanita suka kemegahan.


***


Menerima pelukan yang datang secara tiba-tiba membuat Rani terkejut akan tetapi dia tidak ingin menunjukkan penolakan yang berlebihan, mungkin Gama memang hanya merasa sedih saja dan membutuhkan pelukan.


Jadi Rani mengusap pundak bidang suaminya, dan menepuk-nepuk nya sesekali.


Gama terlihat tenang dalam pelukan istrinya, wanita ini membuatnya tenang, dan hatinya yang tadi diselimuti kesedihan, penyesalan dan kemarahannya lambat laun menjadi tenang.


Setelah beberapa saat ....


Gama membawa istrinya pulang, hari ini dia tidak ingin melakukan apapun, dia ingin menikmati harinya saja dan meliburkan diri dari segala pekerjaan.


Gama merangkul istrinya, seolah tidak mau melepaskan diri sedetikpun darinya.


Bagi Gama, arah hidupnya seolah mulai berubah, ada sesuatu yang ingin ia lakukan lagi, setelah semua kebencian nya lunas, dia ingin hidup bersama seseorang yang ia pilih ini.


Mungkin terlalu awal baginya menyimpulkan akan tetapi hal yang pertama ia harus lakukan adalah menyingkirkan John dari dalam hati Rani.


Mengingat hubungan John dan Rani sudah berjalan selama tujuh tahun pastinya membuat Rani dan John pasti akan selalu terikat, Gama akan memutuskan ikatan itu dan dia akan menjadikan Rani miliknya seorang.


Hanya dia yang bisa memiliki Rani.

__ADS_1


***


Setelah mengunjungi makam, Gama membawa Rani lagi ke suatu tempat,


Gama memang ingin melakukan sesuatu yang disukai wanita kebanyakan, Gama memang tidak mengerti bagaimana caranya mengambil hati wanita karena selama ini wanita lah yang berlomba-lomba untuk mendekati nya.


Akan tetapi Gama akan lakukan dengan caranya sendiri.


Gama membawa Rani ke sebuah restoran paling mewah berada di puncak menara dimana langit berbintang adalah atapnya, yang sepertinya sudah kosong karena sudah di booking oleh Gama.


Rani yang memang kurang suka kemegahan seperti ini tidak mau terlalu menunjukkan ketidaksukaan nya, dia ingin hidup tenang dan setelah beberapa saat bersama Gama, Rani yakin betul jika lelaki ini sangat membenci penolakan.


Mereka akhirnya makan dengan tenang, Gama juga kelihatan santai dan terlihat biasa, setelah selesai makan dilayani oleh para pelayan, Gama mengajak Rani untuk melihat pemandangan kota dari lantai yang tinggi itu.


Tetapi setelah beberapa saat memandangi pemandangan kota yang megah,


Setelahnya banyak kembang api yang bermekaran di langit, mata Rani berbinar melihat kembang api itu, belum pernah pemandangan menakjubkan seperti ini ia lihat dengan mata kepalanya sendiri.


Dan saat Rani hendak berbalik kearah Gama, di sekitaran Gama sudah ada banyak perempuan yang terlihat seperti seorang karyawan perhiasan sedang membawa box besar yang berisikan berbagai jenis berlian, perhiasan dan hal-hal yang biasanya gadis sukai.


“Sayang, aku tahu ini telat, tapi ini adalah hadiah pernikahan kita,” Gama berbicara dengan percaya diri pada Rani sembari memeluk istrinya itu.


Gama yakin dengan semua kejutan yang sudah ia persiapkan saat ini, Rani pastinya sudah luluh sama seperti wanita yang lainnya, menyukai kemegahan dan kejutan.

__ADS_1


“Semua perhiasan itu adalah kadoku untukmu,” bisik Gama mengecup tengkuk istrinya penuh kelembutan.


Semua kemegahan dan kado mahal itu sama sekali tidak membuat Rani senang, malah kebalikannya, Rani sekarang merasa terbebani, semua yang diberikan oleh Gama ini terlalu mahal dan besar, semua pemberian ini seolah menjadi tekanan bagi Rani.


Gama memang tidak tahu, jika istrinya bukankah seorang wanita yang menyukai kemewahan seperti ini, Rani hanya ingin kebebasan.


Melihat jika istrinya hanya diam terpaku memberi kekhawatiran pada Gama.


“Sayang, apakah kado ini kurang? Apakah kau tidak menyukai semua ini? aku bisa belikan semua padamu, kau hanya perlu meminta,” sahut Gama sudah memegang dengan lembut pipi istrinya.


“Ti ... tidak, aku suka,” jawab Rani sedikit gagap sembari tertunduk, dia sedang berbohong tapi demi keselamatan hidup, dia harus berpura-pura jika dia sedang bahagia sekarang.


“Bagus, aku sudah yakin jika wanita menyukai kemegahan seperti ini, kau hanya perlu menjadi gadis yang baik untukku, jangan menentang ku dan tetaplah di sisiku, maka semuanya akan kuberikan padamu,” perkataan yang terdengar halus dari Gama itu sesungguhnya menekankan perintah yang mendominasi.


Sesuatu yang lagi-lagi Rani tidak sukai, seolah Rani sama sekali tidak memiliki kebebasan, hanya boleh menjadi gadis baik dan melayani Gama seumur hidup.


***


Guys mulai besok aku akan crazy up 3 episode per hari yaa, aku kebetulan di undang oleh Noveltoon untuk ikut crazy up 3 episode per hati dengan kata 1000 per episode.


Jadi tolong di nantikan yaa.. jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen.


Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2